Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Oknum DPRD Tapsel Diduga Tilep Rp12 Juta Uang TI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Tapsel,

Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan diminta melaksanakan tugas fungsi dan kewenangannya terkait dugaan pelanggaran etika oknum anggota DPRD Robinton Simanjuntak yang ketahuan menerima dana tukar informasi ke Bogor namun tidak turut pada kegiatan Komisi II tersebut.

Sesuai informasi dan data yang diperoleh wartawan, Komisi II DPRD Tapanuli Selatan melaksanakan Tukar Informasi dari tanggal 14 s/d 17 Maret 2011 di Bogor, Provinsi Jawa Barat, namun pada tanggal 16 Maret 2011 Robinton Simanjuntak ternyata berada di Muara Upu dan kesandung kasus kriminal yang saat ini tengah ditangani Polres Tapsel.

Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Pembaharuan itu dilaporkan Saprin Batubara warga Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Erwin Panggabean warga Sibolga sebagai korban kasus pemukulan oknum anggota dewan tersebut pada Rabu (16/03/2011) sekitar pukul 15.30 WIB di Muara Upu, Kecamatan Muara Batangtoru yang selanjutnya dilaporkan ke Polres Tapsel sesuai dengan LP/59/III/2011/SU/ Tapsel.

Adanya kejadian itu merupakan bukti bahwa Robinton Simanjuntak tidak melaksanakan tugas selaku anggota DPRD (Komisi II) yang pada tanggal yang sama mengkuti Tukar Informasi di Bogor Jawa Barat.

Walau tidak menghadiri kegiatan tersebut namun oknum RS dikabarkan telah menerima dana dari anggaran Tukar Informasi DPRD yang direncanakan pada Tahun 2011 sebesar Rp1.099.350.000 atau sekitar Rp12.215.000 per anggota dewan untuk dua kali tukar informasi.

Berkenaan dengan hal tersebut, aktifis LSM Mandiri S Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Jumat (25/03/2011) mengatakan bahwa tindakan oknum anggota DPRD tersebut terindikasi perbuatan pelanggaran etika karena tidak melaksanakan tugas sebagai anggota Komisi II DPRD dan terindikasi korupsi karena menerima uang tukar informasi tetapi tidak mengikuti kegiatan tersebut.

“Badan kehormatan DPRD harusnya melakukan tindakan sesuai fungsi kewenangannya terhadap perbuatan oknum RS yang dinilai melanggar etika dan merusak citra DPRD sebagai lembaga yang terhormat. Sedangkan terkait indikasi korupsi atas dana tukar informasi itu merupakan kewengan yudikatif untuk melakukan penyidikan,” ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Tapsel Sawal Pane ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa oknum RS tidak mengkuti kegiatan tukar informasi tersebut.

“Pak Robinton sampai di Medan pada tanggal 14 Maret tapi pulang ke Muara Batangtoru dengan alasan ada keluarga yang kurang sehat sehingga uang perjalanannya akan dikembalikan ke Kas Daerah,” ujarnya melalui SMS.

Sementara itu Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Julianto ketika dikonfirmasi wartawan via HP tidak membantah bahwa uang tukar informasi yang sempat diterima oknum RS tersebut harus dikembalikan tetapi ketika ditanya apakah sudah dikembalikan, Julianto mengatakan belum.

“Belum, orangnya saja belum ketemu,” jawabnya melalui SMS. (BS-029)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    gambar grafis logo tut wuri handayani PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Tunjangan guru non sertifikasi belum semuanya dicairkan oleh pihak Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran. Parahnya, selain tahun ini, sebanyak 6 bulan tahun 2012 juga belum diterima guru, meski LKPJ bupati tahun anggaran 2012 sudah dipertanggungjawabjan di gedung DPRD […]

  • Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios. Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua […]

  • Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madina Jaya FC Mandailing Natal saat ini tengah seirus mempersiapkan timnya untuk berlaga di Liga Nusantara yang akan digelar pada akhir April. Ketua Madina Jaya FC, Mukhtar Hanafi Rangkuti menjawab Mandailing Online, Kamis (15/4) Selain menjalani latihan rutin di stadion Pemkab Madina, Sarak Matua, mental para pemain kesebelasan club dari […]

  • Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Tokoh muda Linggabayu Denni Zulfikar Nasution mengapresiasi kinerja Polres Madina yang berhasil menangkap AS (31 tahun), bandar narkoba yang sering beroperasi di Desa Lobung, Kecamatan Linggabayu pada Senin (4/10) lalu. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Kapolres Madina, Pak Kapolsek Linggabayu serta seluruh jajaran, Plt. Kades dan seluruh lapisan masyarakat yang telah […]

  • Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu. Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor […]

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

expand_less