Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

CPNS: Pukul 01.30 Lulus, Pukul 07.00 Kalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak

Medan, Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (DPRD) Kota Medan menuai konflik. Lima peserta yang dinyatakan lulus melalui situs www.pcpns.pemkomedan.go.id, namun tidak tercantum di berbagai media yang ada pengumuman CPNSD Kota Medan, mendatangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Kamis (23/12), untuk mengungkapkan kekesalan mereka dan berharap wakil rakyat bisa menindaklanjuti.

Kelima peserta tersebut, Basana Lestari alumni dari Akbid Pemko Tebing Tinggi dengan kualifikasi pendidikan D-III Kebidanan dan nomor ujian 3152020448, Inri Andata Sitepu alumni dari STMIK Triguna Dharma dengan kualifikasi pendidikan D-III Ilmu Komputer dengan nomor ujian, 3283081171, Sabrina lulusan dari Ekonomi Akuntansi UISU dengan nomor ujian 2213011782, Dosmalasnirda alumni perawat dan mengikuti kuailikasi D-III Akper dengan nomor 3132010148 dan Dedi Prayuda sembiring.

Menurut Dedi Prayuda, ia heran dengan pengumuman seleksi penerimaan CPNS di Pemko Medan. Pasalnya namanya sewaktu dilihat (22/12) sekitar pukul 01.30 Wib masih dinyatakan lulus, namun sekitar pukul 07.00 Wib, namanya sudah dinyatakan tidak lulus. “Merasa tidak percaya, saya membuka situs pcpns.pemkomedan.go.id dan membuka forum tanya jawab. Saya menuliskan kenapa nama saya tiba-tiba tidak lulus padahal sekitar pukul 01.30 Wib nama saya masih dinyatakan lulus. Terus diforum tanya jawab membalasnya dengan kata-kata minta maaf, dan mengatakan itu merupakan kesalahan teknis,” katanya.

Setelah mendengarkan kelima peserta yang dirugikan, Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Landen Marbun didampingi Sekretaris Komisi A, Ilhamsyah, mengatakan pihaknya akan melihat hasil ranking dari USU. Karena pihaknya menilai, USU masih bisa dipercaya. Jadi sesegera mungkin pihaknya akan melihat hasil dari USU dan membandingkannya dengan milik Pemko Medan.

“Data yang obyektif itu ada di USU, karena USU yang mengoreksi dan menetukan ranking untuk penerimaan CPNSD Kota Medan. Setelah kita melihat hasil dari USU, kita akan kita bandingkan dengan Pemko Medan,” katanya lagi.

Sementara itu, Walikota Medan, Rahudman Harahap dalam konfrensi persnya mengatakan, Admin mengirimkan file data pelamar CPNS yang lulus dan mengirimkan halaman website pengumuman CPNS ke server. Kesalahan terjadi pada script login website, bukan pada data pelamar CPNS yang lulus. “Data yang diterima admin dari BKD adalah data yang sama diterima oleh masyarakat,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala BKD Kota Medan, Lahum Lubis mengatakan, untuk konfirmasi perbedaan data pengumuman CPNS dari website www.pcpns.pemkomedan.go.id, silahkan mengecek secara langsung ke website www.usu.ac.id/cpns2010.(AKB/MBB)
Sumber : Starberita

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PARATA NA MALOS: MENYIRAM KEMBALI JIWA YANG MULAI LAYU

    PARATA NA MALOS: MENYIRAM KEMBALI JIWA YANG MULAI LAYU

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Moehctar Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution    … Arti Sederhana dengan Kedalaman Makna Bagi siapapun yang lahir dan dibesarkan di atas hamparan tanah Mandailing, istilah “Parata na malos” sebenarnya menempati ruang ingatan yang teramat bersahaja. Di kampung halaman, kalimat ini semula hanyalah sebuah representasi dari aktivitas harian yang biasa kita saksikan di pelataran rumah. Ia merujuk pada sebuah […]

  • Figur Sofwat Nasution di Mata Perantau

    Figur Sofwat Nasution di Mata Perantau

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Jenderal Sofwat ini saya kenal baik dalam bersikap, kerap kali ia rela mengorbankan kebahagiaan dirinya demi meraih kebahagiaan bersama terutama demi menjaga kebahagiaan orang-orang sekelilingnya yang beliau sayangi”. “Saya saksi mata betapa gelombang perjuangan yang dilalui jenderal ini penuh lika liku hidup dan cobaan yang luar biasa ia lalui dengan tabah setiap masalah dihadapinya”. Dua […]

  • Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    Banjir Madina : 11.467 Orang Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 11.467 orang saat ini dipengungsian akibat banjir yang menerjang sejumlah kawasan di Mandailing Natal. Demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina). Dalam keterangan pers, Kepala BPBD Madina, Subuki Nasution di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten di Panyabungan, Selasa (21/12/2021). total yang dihantam banjir sebanyak 74 desa/kelurahan di […]

  • KPK Kembali Periksa Sutan Sebagai Tersangka

    KPK Kembali Periksa Sutan Sebagai Tersangka

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa mantan Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pembahasan APBN-Perubahan tahun 2013 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. “Diperiksa sebagai tersangka,” kata Sutan saat tiba di gedung KPK Jakarta, Senin. Sutan sudah pernah beberapa kali diperiksa sebagai tersangka dalam […]

  • Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen. tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini. Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  […]

  • 17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan. Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes […]

expand_less