Selasa, 1 Sep 2026
light_mode

Natal Batahan Sebaiknya Diajukan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
  • print Cetak

Irwan H Daulay

 

MEDAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal sebaiknya mengajukan Natal Batahan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Itu dicuatkan mantan Calon Bupati Madina, Irwan H Daulay di laman Facebook-nya, Jum’at (2/6/2017).

Disebitkannnya, kawasan Natal dan Batahan memiliki prospek menjadi kawasan ekonomi khusus, terutama di sektor industri, mengingat melimpahnya sumber daya alam di kawasan Madina, Tapanuli Bagian Selatan dan Sumatera Barat.

KEK Natal Batahan juga akan membuka keterisolasian kawasan pantai barat Sumatera dari aktivitas perekonomian nasional dan antar bangsa.

“Natal Batahan itu sangat strategis bagi perdagangan internasional khususnya bagi kawasan Asia Selatan, Timur Tengah, Australia dan Afrika,” katanya.

Irwan mengatakan, mewujudkan KEK Natal Batahan ini membutuhkan komitmen yang kuat dan visi yang jauh untuk mencapainya.

“Langkah pertamanya, Bupati perlu mengundang pemikir-pemikir yang memilki perhatian serius bagi kemajuan Madina,” imbuhnya.

Gagasan ini dicuatkan Irwan Daulay menanggapi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang telah melakukan pembahasan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe.

Pembahasan dilakukan bersama konsorsium KEK Arun Lhokseumawe di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Pada pembahasan tersebut menjadi ajang laporan bagi konsorsium kepada pemerintah mengenai percepatan pembangunan KEK Arun Lhokseumawe.

 

Fakta Sejarah

Sementara itu, berdasar penelitian yang dilakukan Sejarahwan Alm. Basyral Hamidi Harahap dalam buku Madina Madani (2014) menunjukkan fakta-fakta bahwa Natal merupakan kawasan penting sebagai simpul jaringan perdagangan untuk kawasan Aceh, Riau dan Sumbar.

“Jika ditinjau dari fakta sejarah dan fakta terkini, Natal telah menjadi pusat perdagangan di kawasan Pantai Barat sejak berabad-abad lalu,” tulis Basyral.

Natal adalah kota pelabuhan penting di muara Batang (Sungai) Natal, tempat berlabuh kapal-kapal besar. Gambaran itu dikisahkan William Marsden yang pernah tinggal di sana beberapa tahun, dalam bukunya The History of Sumatera yang terbit di London tahun 1788.

Marsden bertutur, Natal adalah basis yang nyaman untuk berdagang dengan Aceh, Riau, dan Minangkabau. Semua itu membuat Natal jadi kota yang padat dan makmur.

Kawasan ini bukan saja menjadi pusat perdagangan semasa colonial Belanda, tetapi jauh sebelumnya juga telah menjadi perhatian Portugis.

Sumber Tambahan : Basyral Hamidi Harahap/Madina Madani (2004)  

Editor : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Gegara Tender Proyek, Kaban BPJB Madina Zainal Sitepu Dibebastugaskan dan Dilakukan Riksus

    Diduga Gegara Tender Proyek, Kaban BPJB Madina Zainal Sitepu Dibebastugaskan dan Dilakukan Riksus

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa ( BPJB ) Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) Zainal Sitepu dibebastugaskan Bupati Saipullah Nasution  dari jabatan. Pembebastugasan Zainal Sitepu ini pun menjadi bahan perbincangan dikalangan pejabat pemkab madina karena mendadak. Kabar yang didapat Mandailing Online pembebastugasan Zainal Sitepu berkaitan dengan proses tender sejumlah […]

  • Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berdemo di depan mako Polres Madina Puluhan Mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa meminta polisi mengamankan pelaku ilegal mining di Madina, pasalnya akan merugikan masyarakat sekitar. “Kami mendesak agar pihak Polres Madina segera menertipkan segala aktivitas pertambangan emas ilegal yang dilakukan oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab di Muara Batang […]

  • Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

    Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ukuran diameter pipa pengeboran geothermal hanya sekitar 75 cm. Itu tercuat dalam acara diskusi proyek panas bumi, kegiatan pengeboran, keselamatan kerja dan dampak proyek yang dilaksanakan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) dihadiri masyarakat  dari 3 desa, yakni Desa Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi di […]

  • JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

    JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANG NATAL ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emas ilegal atau lebih kren kata penambang istilah PETI ( pertambanan emas tanpa izin) diwilayah Hukum Polsek Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal terus beraktifitas disejumlah titik. Dari keterangan warga sedikitnya ada 36 alat berat jenis excavator yang beroperasi melakukan penambangan terbuka di kawasan Kecamatan Batang Natal. 36 […]

  • Jalur Jembatan Merah-Muara Soma Hancur, Pemprovsu Dituding Pilih Kasih

    Jalur Jembatan Merah-Muara Soma Hancur, Pemprovsu Dituding Pilih Kasih

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Jalan jalur Jembatan Merah-Muara Soma, Mandailing Natal (Madina) dari tahun ke tahun selalu porak poranda. Warga pun akhirnya menuding Pemprovsu sebagai penanggungjawab pemeliharaan jalan ini dituding pilih kasih. Selain kucuran dana yang dinilai minim dalam pemeliharaan jalan, Pemprovsu melalui Dinas Perhubungan Sumut juga dinilai tak becus mengontrol truk-truk bermuatan […]

  • Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): sudah seperti tradisi, setiap jelang hari hari besar agama, harga sejumlah kebutuhan pokok pun mulai naik di pasar pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ). Jelang Idul Adha 1444 H Saat ini harga kebutuhan pokok yang naik yakni jenis bawang. Di pusat pasar baru panyabungan terpantau, harga bawang merah saat ini […]

expand_less