Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
  • print Cetak

 

Satu mahasiswa berorasi dalam unjukrasa Aliansi Mahasiswa Revolusioner Tabagsel di Dinas Kesehatan Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi Mahasiswa melakukan unjukrasa di Dinas Kesehatan Madina terkait dugaan terjadinya korupsi.

Unjukrasa berlangsung Kamis (11/4/2019) di halaman Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) oleh sekitar 20 orang tergabung dalam Mahasiswa Revolusioner (AMR) Tapanuli Bagian Selatan.

Pengunjukrasa juga membacakan surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani unsur-unsur AMR, yakni Ketua Umum DPP HAM Tabagsel Marhaninuddin; Ketua Umum PB IMPRI, Arfan Ardi Lubis; Ketua Umum Gemar Bersatu Tabagsel, Muchtadin Ahmad.

Di dalam surat pernyataan disebutkan sebanyak 7 poin mata anggaran di Dinas Kesehatan itu yang diduga menjadi ajang korupsi.

Arfan Ardi Lubis selaku Ketua Umum PB IMPRI menjawab Mandailing Online mengungkapkan, belanja ATK sebesar Rp.223.364.250 untuk kegiatan Pendampingan Akreditasi Puskesmas diduga tumpang tindih dengan ATK sebesar Rp.66.570.000 untuk kegiatan Survey Akreditasi Puskesmas.

Sementara anggaran Kegiatan Hari Kesehatan Nasional juga diduga ada kejanggalan dana. Dimana biaya untuk menyewa soundsistem sebesar Rp.15.000.000.

Poin-poin anggaran kegiatan lainnya yang diungkap dalam surat Pernyataan Sikap itu meliputi Penyebaran Tenaga Kesehatan di Desa (Bidan PTT Daerah) beranggaran biaya Rp.2.692.800.000.

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) berdana Rp.15.014.333.000. Kemudian, program Jaminan Persalinan (Jampersal) berdana Rp.5.335.983.000. Pelayanan Penduduk Miskin di Puskesmas dan Jaringannya berdana Rp.2.260.526.000.

“Setelah mengkaji dan menganalisa poin-poin di atas,kami menilai bahwasanya ada unsur penipuan dan pemborosan besar-besaran atas penggunaan uang negara,” tertulis di Pernyataan Sikap itu.

Oleh karena itu, mahasiswa di Pernyataan Sikap itu meminta Dinas Kesehatan Madina untuk memberikan penjelasan.

Mendesak bupati Madina mengevaluasi kinerja kepala Dinas Kesehatan Madina. Mendesak Kejari Madina mengusut dugaan korupsi itu. Mahasiswa juga meminta DPRD Madina lebih selektif dalam membahas anggaran R-APBD Madina.

Pengunjukrasa gagal bertemu Kepala Dinas Kesehatan Madina, Dr. Syarifuddin Nasution, karena tak berada di kantornya saat unjukrasa berlangsung.

Sejumlah Satpol PP Madina berjaga-jaga di pintu masuk kantor dinas itu.

Kasubbag Kepegawaian Dinas Kesehatan Madina, Sarjan sempat hendak menemui pengunjukrasa, tetapi pengunjukrasa menolak karena mereka menilai Sarjan tidak memenuhi kriteria memberikan penjelasan secara luas.

Mandailing Online belum berhasil mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Madina, Dr. Syarifuddin Nasution untuk kejelasan temuan mahasiswa itu.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lembaga pemikir atau think tanks berdiri di Mandaling Natal. Lembaga ini bernama Gerep Institute. Lembaga ini akan bekerja melakukan kajian-kajian strategis di berbagai sektor : politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Hasil kajian bisa dimanfaatkan sebagai reperensi bagi semua pihak yang membutuhkan, termasuk pemerintah. Pendirian Gerep Institute beranjak dari […]

  • Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

    Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rilis
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rapat itu sebagai upaya sinkronisasi penanganan manakala kejadian menonjol dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (2/3/2026), […]

  • Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina meminta Camat Panyabungan menyampaikan keterangan bagi kebutuhan penanganan lanjutan kasus Desa Gunungtua Jae. Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online membenarkannya. “Itu benar, saya hadir di Polres tadi petang,” katanya, Rabu (18/8/2021). Dia menyatakan, kehadirannya di polres memenuhi permintaan Reskrim Polres Madina untuk menyampaikan keterangan dan dokumen yang diperlukan […]

  • SBY salah membuat kebijakan

    SBY salah membuat kebijakan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengevaluasi periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). JK menilai, Presiden SBY telah membuat kebijakan yang tidak tepat membentuk sekretariat gabungan (setgab) parpol koalisi. “Sekarang ini pemerintah dengan sadar membuat oposisi, dengan sadar, karena membikin Setgab. Setgab itu ya partai pemerintah, di luar Setgab ialah oposisi,” […]

  • Kembalilah Kepada Sang Pencipta

    Kembalilah Kepada Sang Pencipta

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah, S. Pd Ketika kemaksiatan merajalela. Keangkuhan tampak di mana mana. Hampir di setiap penjuru dunia kemungkaran menjadi hal yang biasa. Di saat alam sudah mulai muak. Namun Allah SWT yang Maha Kasih yang Maha Sayang, memberi peringatan melalui mahluk kecilnya yang bernama corona. Virus ini telah menyebar di 198 negara. Di China, […]

  • MEMBASMI KORUPSI LEBIH MUDAH DENGAN HUKUM SYARIAH

    MEMBASMI KORUPSI LEBIH MUDAH DENGAN HUKUM SYARIAH

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kalangan menilai upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air mengalami kemunduran. Memasuki tahun 2020 publik dikagetkan dengan kasus korupsi Jiwasraya, suap (risywah) Komisioner KPU oleh kader parpol, dan Garuda. Juga masih ada dugaan tindak pidana korupsi yang belum tuntas seperti di Kemenperindag dan Kementerian Agama. Kerugian yang dialami negara mencapai triliunan rupiah. Padahal penindakan terhadap […]

expand_less