Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Kepala Daerah Abal-Abal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
  • print Cetak

Amir Hamdani Nasution

*Coretan Ramadan : AMIR HAMDANI NASUTION
Aktivis Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia

 

Sekitar empat tahun silam, ada catatan kecil perihal kepala daerah hasil pilkada serentak 2015 yang masih rapi tersimpan dalam jejak digital pribadi.

Intinya begini, bahwa kerap terjadi dalam bentangan fakta pasca pilkada di berbagai daerah: rakyat ditinggalkan secara perlahan-lahan oleh pasangan kepala daerah (KDH)/wakil kepala daerah yang sudah menduduki kursi jabatan orang nomor satu di daerah masing-masing. Tembok pemisah itu perlahan-lahan didesain, utamanya melalui jalur birokrasi.

Lebih parahnya, apalagi KDH tersebut sudah termasuk golongan incumbent yang diduga mengidap potensi “impoten” dalam mengelola pemerintahan daerah sebagaimana harapan rakyat, sehingga layak disematkan gelar KDH abal-abal.

Lalu, seperti apa ciri-ciri KDH abal-abal versi tulisan ini? Pertama, apabila potensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ternyata bisa mencukupi kebutuhan untuk melakukan program-program yang pro rakyat, namun alokasi anggaran tersebut kebanyakan untuk belanja pegawai, “wara-wiri pejabat”, kegiatan fiktif dan perjalanan dinas selama 360 hari dalam masa anggaran tahun berjalan.

Kedua, hal ini bisa dicek melalui grafik peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) per tahun dari daerah tersebut. Apabila indeks tersebut “nyaman” berada di jajaran paling bawah atau kita sebutlah berada di rangking bawah dibandingkan dengan kab/kota lain dalam provinsi tersebut. Tak lain dan tak bukan, alamat sesat mindset KDH tersebut.

Ketiga, masih ada gak isu suap dan korupsi dalam proses pelelangan jabatan/mutasi jabatan? Jika ada, tentu penyakit ini merupakan salah satu indikator yang sangat menentukan kadar integritas KDH yang bersangkutan. Kesejahteraan masyarakat akan menjadi sesuatu yang mustahil, apabila pemimpinnya masih bergelimang dalam kolam kotor yang berisi uang haram, uang suap jabatan dan uang suap proyek. Tipe pemimpin seperti ini biasanya lebih dominan “menjilat yang katanya atasannya” daripada mengabdi untuk atasannya sendiri yakni demos.

Keempat, mari cek grafik penilaian audit keuangan pemerintahan daerah versi BPK. Apabila opini BPK tersebut masih wajar dengan pengecualian (WDP) atau disclaimer (tidak memberikan pendapat) dari tahun ke tahun. Indikasi nyatanya ada masalah yang didiamkan tanpa dicari solusi. Didiamkan bertahun-tahun. Tanpa penyelesaian yang serius.

Menjelang puasa Ramadhan ini, semoga kita terhindar dari KDH abal-abal yang hanya mementingkan nafsu politiknya, selera kelompoknya dan kepentingan elitnya. ***

*Coretan kecil sebelum Ramadhan 1440 H

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026. PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam. Mengusung tema “Harmoni […]

  • Festival Mandailing Sukses di Perak, Malaysia

    Festival Mandailing Sukses di Perak, Malaysia

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NEGERI PERAK, MALAYSIA (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Malaysia menggelar Festival Mandailing di Kampung Sungai Bil, Slim River, Negeri Perak, Malaysia, Rabu (19/7/2017). Festival sehari itu dilaksanakan atas gagasan kerajaan negeri Perak dan dibantu oleh Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI). Sekitar 300 masyarakat Mandailing turut menghadiri festival itu. Festival Mandailing ini diresmikan Menteri Besar […]

  • Cara Hilangkan Dendam

    Cara Hilangkan Dendam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Syafiul Anam JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu […]

  • Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      GOWA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo segera mewujudkan optimalisasi peran penyuluh kecamatan. Untuk memuluskan optimalisasi itu, pemerintah membentuk Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) dalam 100 hari pertama. Itu diungkap Syahrul di Rumah Kayu Gowa, Minggu (27/10) seusai mengikuti Car Free Day. Seluruh aktivitas level lapangan, pengendalian dan operasionalnya dipusatkan di kecamatan-kecamatan. […]

  • DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta Pemkab Madina menunda pembayaran ekskalasi harga kepada rekanan pekerjaan lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur sebelum ada upaya hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Karena dana yang diperintahkan pangadilan yang harus dibayar oleh Pemkab Madina tak tanggung-tanggung, yakni […]

  • Dahlan Iskan Turun Tangan Atasi Krisis Listrik di Sumut

    Dahlan Iskan Turun Tangan Atasi Krisis Listrik di Sumut

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah menginstruksikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menanggani krisis pasokan listrik di Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya. Menurutnya, masalah listrik di Sumut sudah darurat sehingga perlu penanganan yang serius. “Saya sudah perintahkan PLN untuk membuat langkah darurat yang selama ini PLN enggak berani mengambil langkah […]

expand_less