Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Proyek Dek Sungai Rantopuran, UPT dan Kontrakror Beda Pendapat 

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • print Cetak

Pekerja sedang mengaduk material untuk pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran. foto : Mandailing Online / Henri Husein

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak kontraktor beda pendapat dengan pihak UPT SDA Batang Gadis tentang material yang digunakan untuk pembangunan  dek penahan banjir Sungai Rantopuran di titik Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pasalnya, pihak kontraktor memakai pasir uruk untuk campuran semen. Sedangkan pihak UPT SDA Batang Gadis-Batang Natal selaku perpanjangan tangan Pemprov Sumatera Utara membantah menggunakan pasir uruk, harusnya pasir spilit.

Proyek itu bertajuk Rehabilitasi/Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur Pengandaian Banjir dan Pengamanan Sungai/Pantai pada Sungai Aek Rantopuran di titik Desa Manyabar. TA 2019 dengan dana 2 milyar lebih bersumber dari APBD Sumut 2019.

Qualiti Control CV Denny Utama, Irpan Syuhdi Pulungan menjawab Mandailing Online, Minggu (20/10/2019) di lokasi, menyatakan pasir yang dipakai jenis pasir uruk.

Pasir uruk itu diambil dar badan sungai lokasi proyek.

Dan menurut Irpan, jenis pasir yang dipakai itu sudah sesuai dengan kontarak kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan ini.

Ketika ditanya, apakah bisa pasir uruk untuk material pembuatan beton itu? Irpan mengatakan “jangankan di sini, pembuatan dermaga di Kuala Tanjung kita juga penanggungjawabnya, tidak ada masalah,” katanya.

Dikatakannya, pemakaian pasir uruk sudah sesuai dengan standar beton K 175.

Tentang pembesian yang yang berjarak 30 cm, Irpan menjelaskan bahwa memang 30 cm sesuai dengan bestek. Hanya saja Irpan tak bisa menunjukkan dokumen bestek proyek tersebut karena tak membawanya.

 

Tulang besi dek di pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran TA 2019. foto : Mandailing Online/Henri Husein

Sementara itu, PPTK Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Aek Rantopuran, Sugiono ketika dikonfirmasi Mandailing Online di kantornya, Panyabungan, Senin (21/10/2019) menjelaskan dan membenarkan bahwasanya material yang dipakai pada proyek Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Rantopuran diambil dari lokasi proyek.

Ketika ditanya tentang campuran beton berstandar K 175, Sugino menjelaskan bahwa campuran beton proyek Rehabilitasi Pengendalian Banjir Sungai Rantopuran itu adalah semen, pasir dan siplit.

Sugiono membantah jika pasir yang dipakai untuk beton Rantopuran itu pasir jenis uruk.

“Sesuai pengawasan kami, tidak ada dipakai pasir uruk. Yang dipakai adalah pasir siplit,” katanya.

Ketika Mandailing Online memperlihatkan foto-foto kegiatan pengadukan material oleh karyawan yang memakai pasir uruk, Sugiono terdiam. Dan ketika Mandailing Online minta diperlihatkan dokumen bestek dan RAB,  Sugiono mengatakan bestek masih di Medan.

 

Peliput : Henri Husein

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis Anak-anak merupakan aset suatu bangsa. Mereka adalah insan hebat yang akan melanjutkan estafet perubahan bangsa. Maka, seharusnya pertumbuhan dan perkembangan mereka wajib dikawal ketat agar tercipta generasi cemerlang nan gemilang. Namun apa jadinya, jika kesehatan mereka pun berada dalam lingkaran bahaya. Penyakit diabetes melitus yang biasanya menyerang orangtua, kini telah […]

  • Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor
    Tak Berkategori

    Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (Mandailingonline) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 8 September 2013 mendatang, dua artis ibu kota turut meramaikan bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bogor. Mereka adalah Muhammad Akri Falak atau yang akrab disapa Akri Patrio dan Henky Tornando. Mereka masing-masing direkrut birokrat setempat untuk bersaing sebagai kandidat wakil […]

  • Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sebuah studi baru menemukan bahwa menggunakan Facebook bisa membantu mengatasi masalah mental seseorang. Namun bagaimanapun juga, platform jaringan sosial ini harus digunakan dengan hati-hati dan strategis karena juga bisa memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Keelin Howard dari Buckinghamshire New University melakukan penelitian dengan merekrut 20 orang berusia 23 tahun hingga 68 tahun yang mengalami gangguan kesehatan […]

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, dinilai pengecut jika tidak berani memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai pada 2007. “Kenapa mesti takut? Kan dipanggil sebagai saksi.Kalau terus menghindar seperti ini, akan timbul dugaan masyarakat bahwa dia terlibat dalam kasus ini,”ujar anggota Komisi […]

  • Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

    Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN: Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatra Utara mendesak Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) menyusut tuntas Dana Pemekaran Pantai Barat yang di duga merugikan Negara Miliaran Rupiah demikina di sampaikan Sekretaris Wabendum HMI Sumut Iswadi Batubara kepada wartawan, Sabtu (12/2) di Panyabungan. Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) harus menuntaskan kasus-kasus yang ada di Mnadailing natal […]

expand_less