Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
  • print Cetak

Ivan Iskandar Batubara

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Kadin akan melakukan pembicaraan dengan 15 kabupaten/kota di Sumut, Sumbar dan Aceh terkait proses pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Mandailing Natal (Madina).

Itu diungkapkan Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Sabtu (22/2/2020) usai Rakerda Kadin Madina.

Sejauh ini 15 kabupaten dan kota wilayah pantai barat Sumatera yang berpotensi berpeluang mengembangkan perekonomiannya atas kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Madina, Sumut.

Dari 15 kabupaten kota itu terdapat 12 di Sumatera Utara, 5 kabupaten kota di perbatasan Sumatera Utara yakni 3 di Sumatera Barat, 2 di Nanggroe Aceh Darussalam.

“Kadin akan kordinasi dengan kawasan-kawasan itu. Kita akan bicara dengan Kadin di Nanggroe Aceh Darussalam, dengan Kadin Sumatera Barat, yang kebetulan sahabat-sahabat kita”, katanya.

“Jadi, Kadin di jalur B to B (bisnis to bisnis) main. G to G (goverment to goperment) juga main, antara Pemkab Madina dengan pemkab-pemkab lainnya,” imbuhnya.

Penguatan relasi Kadin dan Pemkab Madina dalam prores KEK di Batahan ditandai dengan penyerahan Notulen Rapat Usulan Kawasan Ekonomi Khusus oleh Pemkab Madina kepada Kadin Sumut.

Penyerahan itu dilakukan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution kepada Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara di pembukaan Rapat Kerja Daerah Kadin Madina, Sabtu (22/2/2020) di Hotel Rindang, Panyabugan, Madina.

Notulen ini merupakan hasil rapat antara Pemkab Madina dengan pemerintah pusat di Jakarta.

Ivan juga menyatakan bahwa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) akan duduk bersama dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, para konsultan, akademisi sebagai evaluasi.

“Kita perlu input dimana lagi kurangnya. Tentu selalu ada kekurangan. Tidak ada yang sempurna. Kekurangan ini yang kita tutupi. Setelah itu kita atur time prime-nya berapa lama yang harus kita atasi kekurangan-kekurangannya dan permasalahan-permasalahannya” ungkapnya.

Langkah-langkah itu, menurut Ivan harus akan ditempuh.

“Supaya kawasan ini menjadi sexy di mata investor. Supaya orang berebut. Investor selalu mencari tempat yang punya daya saing kuat,” ujarnya.

“Biasalah, langkah-langkah pengusaha seperti itu,” imbuh Ivan.

Kadin juga malah akan melihat kenapa ada kritikan. Apa kritikannya. Betul tidak kritikan itu. Supaya titik lemah itu dapat tutupi dengan solusi-solusi cerdas.

“KEK Batahan ini tujuannya untuk saling melengkapi. Kita sekarang punya KEK Sei Mangke. Sumatera Utara itu west gate, gerbang barat Indonesia. Hari ini hanya ada satu pintu yakni Selata Malaka. Pintu terluar (barat) masih tertutup, ayo kita buka. Kalau perlu kita punya emergency exit (pintu darurat). Ini menguntungkan semua. Peluangnya untuk semua pihak. Harus ada pintu-pintu lalulintas keluar masuk barang. Masa kita hambat pintu-pintu itu. Ada Selat Malaka, tapi kita juga punya samudera,” beber Ivan.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Heboh baliho KB berbuntut panjang. Bupati Mandailing Natal melayangkan surat teguran kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Madina. Surat teguran nomor 800/4310/BKD/2019 tertanggal 27/12/2019 yang ditandatangani Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan memberikan Teguran Pertama kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Madina. Selain itu, bupati memerintahkan agar […]

  • Mobil Dinas Todong Akhirnya Dibawa Pulang ke Madina

    Mobil Dinas Todong Akhirnya Dibawa Pulang ke Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah diberitakan mobil dinasnya dibawa pergi ke Pulau Jawa berbulan-bulan, akhirnya mobil dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) asal Partai Demokrat Syafaruddin Anshari Nasution alias Todong cepat-cepat dibawa pulang ke Madina. “Benar mobil dinas milik Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari Nasution sudah berada di DPRD Madina sekitar Senin (15/08/2011) malam,” kata […]

  • Data Terbit, Honorer Yang Belum Terdata Bisa Ajukan Hingga 22 Oktober

    Data Terbit, Honorer Yang Belum Terdata Bisa Ajukan Hingga 22 Oktober

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, telah menerbitkan pengumuman daftar pendataan tenaga honorer sebanyak 5.955 orang untuk tahun ini. Terdiri dari Tenaga Honorer Kategori II sebanyak 32 orang. Non ASN sebanyak 5.923 orang. Pengumuman itu tertuang dalam surat pengumuman Bupati Mandailing Natal Nomor 800/2887/BKD/2022 tanggal 05 Oktober 2022 ditandatangani Wakil […]

  • Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEKANBARU  – Pada 5 Februari 2014, Panitia Pusat akan mengumumkan kelulusan hasil seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2). Namun, sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Riau belum menentukan sikap untuk tenaga honorer K2 yang nantinya tidak lulus alias gagal menjadi CPNS. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Surya Maulana kepada Riau […]

  • Mendagri Ngotot Pilkada Tetap Digelar di 2015

    Mendagri Ngotot Pilkada Tetap Digelar di 2015

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jadwal pemilihan kepala daerah tahap pertama tetap digelar di 2015 tidak hanya keinginan pemerintah pusat. Mayoritas dari 204 daerah yang sebelumnya sudah dijadwalkan mengikuti pilkada tahap pertama, juga menolak jika pilkada diundur ke 2016. "Daerah yang 2015 ini (dijadwalkan menggelar pilkada, red) enggak mau mundur. Kalau mundur kan cost (penambahan biaya, red) lagi," ujar […]

  • Klaim Menang di Arab dan Mesir, Jokowi-JK Malah Kalah

    Klaim Menang di Arab dan Mesir, Jokowi-JK Malah Kalah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Klaim kemenangan yang dilakukan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai terlalu dini. Belajar dari pengalaman sebelumnya tim Jokowi-JK menggunakan data tidak valid untuk mengklaim kemenangan di luar negeri, seperti Arab Saudi dan Mesir. “Prabowo justru menang di Mesir dan Jeddah. Sebaiknya kubu Jokowi hati-hati menggunakan data. Publik disodori informasi tidak valid,” kata pengamat […]

expand_less