Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Ahbabun Nabi Mandailing Natal Kutuk Presiden Parancis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
  • print Cetak

Abuya Muhammad Ibrahim Rusli Al Makky

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Shalawat Ahbabun Nabi SAW, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menilai Presiden Prancis Emmanuel Macron telah melakukan kecerobohan yang disengaja untuk melukai hati umat Islam dan membuktikan dia sangat dangkal dalam memaknai toleransi, kebebasan dan keberagaman.

“Sangat lumrah apabila umat Islam marah, karna Macron telah menghina agama dan Nabi Muhammad SAW. Pernyataan Macron sangat melukai hati umat Islam diaeluruh dunia. Umat Islam harus melakukan perlawanan, setidaknya bersama-sama untuk memboikot produk buatan Francis yang beredar di Indonesia” tegas Rois Syuriah Majelis Shalawat Ahbabun Nabi SAW, Abuya Muhammad Ibrahim Rusli Al Makky dalam siaran pers yang diterima redaksi Mandailing Online, Senin (2/11/2020) menyikapi polemik Macron dan Umat Islam.

Abuya menyatakan bahwa Majelis Shalawat Ahbabun Nabi mengecam dan mengutuk pernyataan Presiden Francis tersebut, dan meminta Macron untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam di dunia.

“Pelecehan Macron terhadap Nabi Muhammad dan agama Islam, tidak dapat dibenarkan dari sisi apapun. Pernyataan tersebut sangat tak berdasar, provokatif , tendensius, menggelorakan islamophobia dan memiliki dampak buruk bagi perdamaian dunia,” ujar Abuya Rusli yang alumnus Ma’had Shalatiyah, Makkah ini.

Di kesempatan yang sama, Amiir (ketua) Majelis Shalawat Ahbabun Nabi, Ustad Abdul Aziz Hasibuan menambahkan, pernyataan Macron yang mengaitkan terorisme dengan Islam adalah propoganda murahan yang sangat jauh dari fakta yang ada.

Ustad Abdul Aziz Hasibuan

“Terorisme tak ada kaitan dengan agama apapun. Apalagi Islam adalah ajaran yg rahmatan lil alamin. Islam adalah agama rahmah yang damai, toleran dan menghargai keyakinan pemeluk  agama lainnya” tambah Ustad Azis.

Dijelaskan, Macron adalah potret pemimpin buruk di dunia yang melecehkan agama dan pemimpin agama dengan alasan kebebasan berekspresi.

“Macron adalah pemimpin yang bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan yang berkepanjangan. Dia telah menyulut api yang akan membakar dirinya sendiri. Macron ini sangat tidak memahami makna toleransi dan kerukunan antar umat beragama” ujar Ustad Aziz yang alumnus pesantren Musthafawiyah Purba Baru ini.

Ditambahkan, kebebasan berpendapat tidak boleh melampaui batas dan kebablasan karena setiap orang atau komunitas memiliki kebebasan yang sama. Apalagi sampai melecehkan keyakinan dan pemimpin agama lain.

“Kebebasan tanpa batas justru melahirkan kekacauan bagi kemanusiaan dan perdamaian dunia. Oleh sebab itu, kebebasan harus dimaknai sebagai sikap toleran kepada yang lain, menghormati perbedaan, dan tidak berbuat sesuatu yang mencederai pihak lain,” ujar pengusaha Toko Arafah ini.

Ditambahkan Ustad Azis, pihaknya mendukung MUI yang meminta umat Islam untuk memboikot produk Francis yang beredar di Indonesia sebagai bentuk solidaritas dan protes atas pernyataan Macron tersebut.

Beberapa hari terakhir,  umat Islam di seluruh dunia marah akibat pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebut kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan majalah Charlie Hebdo sebagai bentuk kebebasan berekspresi di negaranya. Selain itu Macron juga menyatakan masa depan Prancis hendak dirampas oleh Islam garis keras/ekstrimisme.

Sontak pernyataan Macron tersebut memantik kecaman dan menyulut protes umat Islam di seluruh dunia, termasuk protes keras dari  Kabupaten Madina yang dikenal dengan julukan “Serambi Makkah” Sumatera Utara.

Sumber : rilis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perolehan PAD dari sektor pasar di Mandailing Natal sejauh ini masih belum maksimal. Untuk itu harus dilakukan pembenahan dan perbaikan tata kelola agar capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini bisa berkembang ke depan. Rapat kordinasi yang dipimpin Wakil Bupato Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (30/8/2021) di aula […]

  • Pengemis Marak di Psp

    Pengemis Marak di Psp

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Saat ini para pengemis di wilayah Kota Psp semakin bertambah banyak. Ironisnya modus yang dilakukan mereka ialah dengan membawa anak di bawah umur untuk melakukan pekerjaan meminta-minta itu, sehingga banyak orang yang merasa keberatan dengan keberadaan mereka. Hampir sepanjang Jalan Protokol di wilayah Kota Psp ada terdapat pengemis yang sedang berjalan yang dipandu […]

  • MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

    MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Meloncat dengan Carbon Credit Membaca Gagasan Gus Irawan tentang Ekonomi Hijau Batangtoru   Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum Ada satu bagian dari pernyataan Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang layak diberi perhatian lebih jauh. Gus Irawan tidak ingin konservasi Batang Toru berhenti pada urusan menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati. Ia menyebut sejumlah […]

  • Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS. Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah […]

  • 3 Unit Rumah di Desa Parbangunan Terbakar

    3 Unit Rumah di Desa Parbangunan Terbakar

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 3 unit rumah warga di dusun 2 Jalan Mangga 2 desa Perbangunan, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal rabu pagi sekitar pukul 10.30 wib hangus terbakar. Pemilik histeris saat mengetahui peristiwa malang tersebut. Rabu, (08/05/2024). Saat kejadian, pemilik rumah diketahui bernama Kasri ( 56 ) sedang tidak berada di rumah. Diketahui mereka dan […]

  • Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin kolang kaling di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkatkan produksi. Pantauan di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, kaum perempuan mulai disibukkan membuat kolang kaling untuk dijual kepada pedagang pengumpul. Pengrajin musiman juga terlihat aktif. Pekerjaan musiman ini memang hampir dilakoni banyak warga di desa itu. Sementara kaum […]

expand_less