Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ahbabun Nabi Mandailing Natal Kutuk Presiden Parancis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
  • print Cetak

Abuya Muhammad Ibrahim Rusli Al Makky

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Majelis Shalawat Ahbabun Nabi SAW, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menilai Presiden Prancis Emmanuel Macron telah melakukan kecerobohan yang disengaja untuk melukai hati umat Islam dan membuktikan dia sangat dangkal dalam memaknai toleransi, kebebasan dan keberagaman.

“Sangat lumrah apabila umat Islam marah, karna Macron telah menghina agama dan Nabi Muhammad SAW. Pernyataan Macron sangat melukai hati umat Islam diaeluruh dunia. Umat Islam harus melakukan perlawanan, setidaknya bersama-sama untuk memboikot produk buatan Francis yang beredar di Indonesia” tegas Rois Syuriah Majelis Shalawat Ahbabun Nabi SAW, Abuya Muhammad Ibrahim Rusli Al Makky dalam siaran pers yang diterima redaksi Mandailing Online, Senin (2/11/2020) menyikapi polemik Macron dan Umat Islam.

Abuya menyatakan bahwa Majelis Shalawat Ahbabun Nabi mengecam dan mengutuk pernyataan Presiden Francis tersebut, dan meminta Macron untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam di dunia.

“Pelecehan Macron terhadap Nabi Muhammad dan agama Islam, tidak dapat dibenarkan dari sisi apapun. Pernyataan tersebut sangat tak berdasar, provokatif , tendensius, menggelorakan islamophobia dan memiliki dampak buruk bagi perdamaian dunia,” ujar Abuya Rusli yang alumnus Ma’had Shalatiyah, Makkah ini.

Di kesempatan yang sama, Amiir (ketua) Majelis Shalawat Ahbabun Nabi, Ustad Abdul Aziz Hasibuan menambahkan, pernyataan Macron yang mengaitkan terorisme dengan Islam adalah propoganda murahan yang sangat jauh dari fakta yang ada.

Ustad Abdul Aziz Hasibuan

“Terorisme tak ada kaitan dengan agama apapun. Apalagi Islam adalah ajaran yg rahmatan lil alamin. Islam adalah agama rahmah yang damai, toleran dan menghargai keyakinan pemeluk  agama lainnya” tambah Ustad Azis.

Dijelaskan, Macron adalah potret pemimpin buruk di dunia yang melecehkan agama dan pemimpin agama dengan alasan kebebasan berekspresi.

“Macron adalah pemimpin yang bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan yang berkepanjangan. Dia telah menyulut api yang akan membakar dirinya sendiri. Macron ini sangat tidak memahami makna toleransi dan kerukunan antar umat beragama” ujar Ustad Aziz yang alumnus pesantren Musthafawiyah Purba Baru ini.

Ditambahkan, kebebasan berpendapat tidak boleh melampaui batas dan kebablasan karena setiap orang atau komunitas memiliki kebebasan yang sama. Apalagi sampai melecehkan keyakinan dan pemimpin agama lain.

“Kebebasan tanpa batas justru melahirkan kekacauan bagi kemanusiaan dan perdamaian dunia. Oleh sebab itu, kebebasan harus dimaknai sebagai sikap toleran kepada yang lain, menghormati perbedaan, dan tidak berbuat sesuatu yang mencederai pihak lain,” ujar pengusaha Toko Arafah ini.

Ditambahkan Ustad Azis, pihaknya mendukung MUI yang meminta umat Islam untuk memboikot produk Francis yang beredar di Indonesia sebagai bentuk solidaritas dan protes atas pernyataan Macron tersebut.

Beberapa hari terakhir,  umat Islam di seluruh dunia marah akibat pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebut kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan majalah Charlie Hebdo sebagai bentuk kebebasan berekspresi di negaranya. Selain itu Macron juga menyatakan masa depan Prancis hendak dirampas oleh Islam garis keras/ekstrimisme.

Sontak pernyataan Macron tersebut memantik kecaman dan menyulut protes umat Islam di seluruh dunia, termasuk protes keras dari  Kabupaten Madina yang dikenal dengan julukan “Serambi Makkah” Sumatera Utara.

Sumber : rilis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Kasus Terminal Panyabungan Yang Menyeret Kadis Perhubungan Sebagai Tersangka Korupsi 1,7 Milyar

    Ini Dia Kasus Terminal Panyabungan Yang Menyeret Kadis Perhubungan Sebagai Tersangka Korupsi 1,7 Milyar

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Polres Madina menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Madina sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan terminal Panyabungan. Dan sejatinya Harlan ditahan pada Serlasa Malam, tetapi karena adanya surat permohonan penangguhan penahanan dari bupati Madina dan dan Plt sekda Madina dan jaminan dari istri tersangka mengakibatkan polisi tak jadi menahan Harlan. Lalu bagaiamana […]

  • PPKM Level 4, Akhmad Arjun: Masyarakat Harus Tenang

    PPKM Level 4, Akhmad Arjun: Masyarakat Harus Tenang

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (MPC PP Madina) Akhamd Arjun Nasution meminta masyarakat tetap tenang selama penerapan PPKM level 4 di Madina. Hal itu disampaikan Arjun di kantor MPC PP Madina, Panyabungan, Jumat (10/9). “Masyarakat harus tetap tenang dengan situasi ini. Beraktivitas seperti biasa dengan menerapkan protokol […]

  • Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Wilayah hutan Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina) dikhawatirkan semakin gundul dan kian hilangnya daya serap air yang dibutuhkan sungai Pata Botung. Aktivitas penggundulan ini akibat ulah segelintir warga melibatkan Kepala Desa, Hottop Nasution yang diduga secara membabibuta menjual kawasan-kawasa hutan desa kepada orang-orang kaya bagi pembukaan perkebunan berskala […]

  • 100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah. Delapan program tersebut antara lain mencakup: […]

  • Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        TAPSEL – Pengunjung Aek Sijorni kecewa akibat banyaknya kutipan di beberapa titik di lokasi wisata itu. Alhasil, himbauan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tak mempan untuk mempertahankan nama baik Aek Sijorni yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi itu. Betapa tidak, soalnya saat libur Tahun Baru, Rabu 1 Januari 2020 banyak pengunjung berbagai daerah yang […]

  • Indomaret Beroperasi Tanpa Izin, Pemkab Palas Dinilai Mandul

    Indomaret Beroperasi Tanpa Izin, Pemkab Palas Dinilai Mandul

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Pemkab Palas dinilai mandul dan tidak berani menindak tegas pemilik usaha Indomaret yang telah beroperasi di Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan sejak akhir Februari lalu. Dimana dengan beroperasinya Indomaret meski tanpa izin resmi dari Pemkab Palas, seolah Pemkab Palas tidak dihargai. “Dengan masih beroperasinya Indomaret itu berarti pemkab tidak ada apa-apanya dianggap, sebab […]

expand_less