Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Gender: Racun Kapitalisme!!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Sri Handayani, ST 
Guru tinggal di Padangsidempuan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa APBN sebagai instrumen keuangan negara juga mengenali pentingnya kesetaraan gender. Salah satu inisiatif baru pada tahun 2021 adalah mengenalkan sebuah dana alokasi khusus nonfisik yang didedikasikan untuk dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak.(16/12/2020 Kemenkeu)

Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk mendorong partisipasi perempuan dalam pasar tenaga kerja adalah dengan memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk memasuki lapangan usaha tertentu.

Di sisi lain, budaya patriarki yang masih melekat hingga saat ini memberikan sekat bagi perempuan untuk lebih bertanggungjawab di bidang domestik atau pekerjaan rumah tangga. Sementara peran publik diberikan kepada laki-laki. Pembebanan peran domestik mengakibatkan secara umum perempuan menjadi kurang produktif secara finansial.

Oleh karena itu, pemerintah sudah semestinya terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pasar tenaga kerja tanpa terkecuali. Dengan demikian, diharapkan capaian dimensi ekonomi akan meningkat dan akhirnya berdampak pada meningkatnya IPG di Indonesia.

(kumparan.com)

Kapitalisme adalah ideologi yang saat ini diemban oleh barat dan beberapa negeri muslim. Yang melahirkan ide memisahkan urusan kehidupan dengan agama dan tolak ukur kebahagiaan berdasarkan materi.

Racun isu keperempuanan memang tidak terasa mematikan. Program kesetaraan gender terus dan akan diadopsi Indonesia menjadi bukti bahwa penjajahan Barat terhadap perempuan masih berlangsung. Akibat propaganda yang luar biasa manis. Program-program yang ditawarkan mampu mengatasi diskriminasi, menumbuhkan kewirausahaan dan kepemimpinan perempuan terasa merdu. Mereka telah meminggirkan agama untuk mengatur masalah perempuan.

Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi mantra sakti yang dianggap menyelesaikan semua masalah perempuan. Tipuan kesetaraan gender sudah berulang kali digaung oleh kapitalis bahwa perempuan adalah penyelamat ekonomi keluarga dan pendidikan anak-anaknya. Ini merupakan jargon untuk menjerumuskan perempuan dalam kubangan ekonomi yang eksploitatif. Asas sekuleris yang dianut kapitalis tidak pernah ragu untuk menjadikan perempuan sebagai obyek komoditi, dieksploitasi dan dimanfaatkan untuk meraih keuntungan materialistik. Inilah nilai kemuliaan di mata kapitalis.

Kesetaraan gender yang disusun oleh kapitalis untuk mencapai yang pasti tadmir usrah al muslimin (penghancuran keluarga muslima). Ini adalah sasaran yang dibuat oleh para imperialis membuat keluarga-keluarga muslim tidak berdaya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu perempuan menjadi alat dan solusi praktis untuk menyelematkan kebutuhan keluarga. Dan akhirnya  muncul masalah  perceraian dan KDRT. Begitulah kapitalisme mendompleng kesetaraan gender.

Selama isu gender digaungkan dan diadopsi maka kondisi kian memburuk terhadap perempuan, anak dan keluarga. Masalah mendasar atas persoalan ini adalah penerapan sistem kapitalis-sekularis. Hanya satu kondisi yang mampu menuntaskan masalah yang solusitif dan fundamental adalah kembali kepada aturan  Allah swt yaitu islam secara kaffah yang diterapkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Islam kaffah mampu mewujudkan perlindungan dan penghormatan serta memuliakan atas peran perempuan. Wallahu’alam bishowwab.

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah: 208)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengacara Anggodo Jadi Bupati Tapteng

    Pengacara Anggodo Jadi Bupati Tapteng

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPTENG- Pengacara Anggodo, Raja Bonaran Situmeang SH MHum, memiliki kan paling besar menjadi bupati Tapanuli Tengah. Kepastian itu diperoleh setelah rapat pleno penghitungan suara Pemilukada Tapteng di tingkat KPUD Kamis (17/3) memutuskan Bonaran dan pasangannya H Syukran Jamilan Tanjung SE (BOSUR) unggul 62,104 persen suara atau sekitar 83.313 pemilih. Perolehan ini diikuti pasangan nomor urut […]

  • Hipnotis marak di Madina

    Hipnotis marak di Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Masyarakat Mandailing Natal diminta untuk lebih berhati-hati, apalagi jangan membawa uang berlebihan serta barang berharga lainnya ke pasar tradional, sebab belakangan ini aksi penipuan bermodus hipnotis mulai marak di Madina. Menurut data yang dihimpun, dari Polsek Kotanopan dan Polres Madina dalam seminggu ini sudah dua kali terjadi penipuan bermodus hipnotis. Pertama terjadi di […]

  • Hari Merdeka di Baris Berbaris

    Hari Merdeka di Baris Berbaris

    • calendar_month Sabtu, 18 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Dahlan Batubara   Dulu, masa kana-kanak, wajah saya selalu dipoles bedak oleh ibu saya sebelum berangkat menuju kota Panyabungan, menyaksikan karnaval peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Kini, wajah anak-anak di desa-desa juga dipolesi bedak oleh ibu mereka sebelum berangkat menuju kota Panyabungan, menyaksikan karnaval peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Dulu dan kini, (selain upacara […]

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

expand_less