Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Akbar Cs Adukan Ilegal Mining Sungai Batang Natal ke Sekretariat Negara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
  • print Cetak

Akbar Panjaitan (kiri), Staf Sekretariat Negara, Putri Khairunnisa (kanan) usai melakukan pertemuan, Rabu (7/4/2021).

JAKARTA (Mandailing Online) – Illegal mining di sepanjang Sungai Batang Natal, Mandailing Natal, Sumut diadukan ke istana presiden di Jakarta.

Pemuda dari Mandailing Natal yang dimotori Akbar Panjaitan bertemu dengan Staf Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Deputi 4, Putri Khairunnisa, Rabu (7/04/2021).

Akbar dan kawan-kawan melalui wadah Banteng Ganteng Mandailing Natal membawa dokumen-dokumen bukti aktivitas ilegal mining.

Aliran Sungai Batang Natal yang melintasi beberapa kecamatan dalam beberapa tahun terakhir menjadi sorotan terkait aksi aksi mafia tambang emas yang merusak lingkungan dan meresahkan banyak penduduk.

Akbar meminta pemerintah bertindak tegas karena ada dugaan para mafia tambanh kebal hukum.

“Sebelumnya kami sudah datang ke Mabes Polri melaporkan kegiatan penambang emas di sekitaran Sungai Batang Natal ini dengan nomor laporan 03/PAC/PYB/11/21,” ungkap Akbar dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Jum’at (9/4/2021).

Sebelum laporan ke Mabes Polri itu, pengaduan juga diantar ke Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan.

Menurut Akbar, perbuatan melawan hukum ini juga sudah sangat sering mendapat kecaman dari berbagai pihak, baik unsur masyarakat maupun pemerhati lingkungan di daerah Mandailing Natal ataupun Provinsi Sumatera Utara.

“Tapi para mafia penambang emas di Sungai Batang Natal ini sepertinya kebal terhadap hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Sebab pernah ada yang tertangkap terkait perusakan sungai ini, tapi malah pulang dan melenggang tanpa beban,” ujarnya.

Di sekretariat negara itu, Akbar  bermohon agar Presiden Joko Widodo memerintahkan polri

menurunkan Propam terkait dugaan pembiaran di sepanjang sungai.

Senada dengan itu, pihak Sekretariat Negara sangat mengapresiasi langkah para pemuda yang peduli terhadap lingkungan serta akan segera memproses laporan tersebut. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di DPR menilai, sangkaan pada pasal Kitab Undang-Udang Hukum Pidana (KUHP) yang menyangkut tindak pidana prostitusi, terlalu sempit. Dimana jerat pidana prostitusi saat ini hanya bisa disangkakan kepada mucikari atau makelar bisnis ilegal itu. Ke depan, pelaku bisnis prostitusi diharapkan bisa dijerat. Salah satu caranya melalui revisi UU KUHP […]

  • Tentara Dihajar Massa

    Tentara Dihajar Massa

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Seorang prajurit TNI AL, Praka Impol Sianipar (30) kritis setelah dipukuli warga di kawasan Jalan Krakatau Ujung Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Medan. Prajurit yang bertugas di Satkamla Lantamal I Belawan ini menjadi sasaran amuk massa saat akan melerai sekelompok pemuda yang terlibat keributan. Informasi diperoleh, Rabu (29/1) kemarin, menyebutkan, penganiayaan dialami […]

  • Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah harus jeli menempatkan orang dengan kapasitas yang baik pada posisi strategis dalam pemerintahan. Terlebih yang berurusan langsung dengan hajat masyarakat banyak. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis usai memimpin rapat Bamusy di ruang paripurna DPRD Madina, Kamis (9/9). Statemen itu untuk menanggapi adanya kesalahan input […]

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

  • Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS
    Tak Berkategori

    Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ayu mengaku dijanjikan pekerjaan mengisi sebuah acara dan jadi jurkam. Artis dan bintang film ternama Ayu Azhari diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tujuh jam terkait kasus suap pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian. Yang menarik, dia mengaku telah menjadi korban janji-janji Ahmad Fathanah. Hal itu disampaikan Ayu usai pemeriksaan oleh penyidik di kantor […]

  • Drainase Jalan Negara Pasar Lama Penyebab Banjir Mulai Diperbaiki

    Drainase Jalan Negara Pasar Lama Penyebab Banjir Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Perbaikan drainase yang kerap menyebabkan banjir ke jalan negara di pasar lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) mulai di lakukan. pekerja sejak tadi malam bekerja mengganti Box Culvert di simpang jalan Banjar Sibaguri yang diduga salah satu penyebab drainase tersumbat. Selain mengganti Box Culvert, pekerja juga terlihat membongkar trotoar pejalan […]

expand_less