Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
  • print Cetak

Kondisi volume air di saluran irigasi titik sekitar 100 meter dari depan hotel Sunan, Sipolu-polu, Panyabungan.

Catatan : Dahlan Batubara
Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae

Kekurangan air terjadi hampir di mana-mana.

Bukan di Gunung Tua Jae saja. Desa Saba Jambu, Iparbondar, Mompang, Sarak Matua, Panyabungan Jae hingga Sipolu-Polu.

Itu akibat saluran-saluran sekunder Irigasi Batang Gadis tak mengalirkan volume air yang banyak.

Kasus gerilya malam para petani Desa Iparbondar juga terjadi.

Akhiruddin Borotan, seorang petani yang mengelola sawah di kawasan Iparbondar, dalam satu bincang-bincang dengan saya pada 10 Juli 2021 menceritakan kepahitan yang dialami petani di Iparbondar.

Sejumlah petani di kawasan Gunung Tua Raya menyatakan, arus air yang normal pada saluran primer Irigasi Batang Gadis hanya sampai di titik pintu Sipolu-polu saja, tepatnya di sebelah rumah makan Adian Paranginan. Yaitu, pintu persimpangan saluran primer dengan saluran sekunder Sipolu-polu.

Dari titik ini, volume air sudah “sekarat” menuju kawasan Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

“Air hanya sampai di pintu Sipolu-polu saja. Seterusnya tak lagi normal sampai ke kawasan Gunung Tua, Saba Jambu, Gunung Barani. Apalagi Mompang,” kata petani marga Nasution dari Gunung Tua Jae.

Mereka menduga air terlalu banyak masuk ke sekunder Sipolu-polu.

Tetapi, fakta juga menunjukkan bahwa saluran-saluran sekunder di Sipolu-polu dan Panyabungan Jae justru sekarat juga.

Para petani di Sipolu-polu dan Panyabungan juga mengalami derita kesulitan air.

“Tak ngerti lagi kami irigasi ini, kebanyakan sawah tak berair,” kata Sahat Nasution, petani di Sipolu-polu, Selasa (13/7/2021) lalu.

Pantauan di lapangan, saluran irigasi ini dari titik depan hotel Sunan, volume airnya sangat sedikit.

Kedalaman arus air hanya setinggi lutut manusia dewasa dengan kelebaran rata-rata 1/2 meter.

“Bertahun-tahun airnya begini. Entah apa yang terjadi,” kata Nasution. Dia lupa berapa tahun kekurangan air itu.

Di kawasan ini, katanya, hamparan sawah lebih banyak yang tak terairi. Dia tak bisa memastikan luas hamparan di kawasan itu. Perkiraan ratusan hektar.

Pengakuan dari Seri Lubis, warga Panyabungan Jae juga mengungkap kesulitan air yang dialami para petani Panyabungan Jae dan Panyabungan Tonga. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Daftar Pantangan Bagi PNS di Pilkada

    Ini Dia Daftar Pantangan Bagi PNS di Pilkada

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ini dia daftar pantangan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dalam hal dukung mendukung calon bupati/wakil bupati pada Pilkada serentak tahun 2015. PNS tak boleh mengajak keluarga dan warga mendukung salah satu pasangan calon. PNS tak boleh menghimbau atau menyerukan berupa seruan mendukung salah satu pasangan calon. PNS yang punya jabatan tak […]

  • Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Hingga kini seorang warga yang hanyut di Natal belum ditemukan. Warga yang hanyut itu bernama Zein Bisri berumur sekira 45 tahun, penduduk Desa Setia Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia hanyut terbawa arus sungai di titik muara Natal (muara Sungai Batang Natal), Minggu sore (19/12/2021) saat memeriksa kapal penangkap […]

  • Perempuan Ini Islamkan Ribuan Warga Belgia

    Perempuan Ini Islamkan Ribuan Warga Belgia

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS — Seorang wanita muda mualaf Belgia, Veronique Cools mengubah rumahnya menjadi pusat kajian Islam bagi orang Belgia lainnya yang ingin belajar tentang Islam. Ia pun telah membantu seribu orang yang baru menerima ajaran Islam alias yang membutuhkan pembelajaran lebih lanjut soal Islam. Veronique menjadi mualaf di usia yang sangat muda. Keputusannya memeluk Islam […]

  • Setahun Lagi Pilgubsu, Partai Besar Mulai Bicara Soal Koalisi Golkar Sudah Punya Nama

    Setahun Lagi Pilgubsu, Partai Besar Mulai Bicara Soal Koalisi Golkar Sudah Punya Nama

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kata koalisi seolah tak bisa dipisahkan, ketika berbicara mengenai pemilihan umum (Pemilu). Begitupun Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013. Kemana arah koalisi partai-partai besar di Sumut seperti Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Indonesia Perjuangan (PDI P), dan Partai Demokrat dalam mengusung jago-jagonya dalam Pilgubsu 2013 mendatang? Dalam perkembangan saat ini, dari sumber Sumut […]

  • Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, pihak Kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus segera menganalisa bom di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk. Menurut Hasanuddin, penyelidikan kasus itu harus fokus terhadap dua hal yakni sasaran dan lokasi bom. “Mengapa yang jadi target justru Vihara Ekayana di Kebon Jeruk? Bukankah ada Vihara […]

  • Inspektorat : Nasib Kepala Desa Gunungtua Jae di Tangan Rakyat

    Inspektorat : Nasib Kepala Desa Gunungtua Jae di Tangan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rakyat Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan akan menentukan nasib kekuasaan kepala desa mereka. Rakyat yang akan memutuskan sikap apakah masih mempercayai atau memilih mosi tak percaya terhadap kepala desa dalam forum Musyawarah Desa. Itu dikatakan Ketua Tim Pemeriksa Inspektorat Kabupaten Madina, Rahmad Daulay menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu […]

expand_less