Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Gempa 5,5 SR Guncang Psp

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
  • print Cetak

SIDIMPUAN-
Gempa berkekuatan 5,5 skala Richter mengguncang Psp, Senin (7/2) sekira pukul 15.08 WIB. Guncangan gempa terasa sampai ke Madina, Sibolga, dan Tapteng. Uniknya, meski guncangan terasa hingga ke luar daerah, masyarakat Psp justru banyak yang mengaku tidak merasakan gempa yang memang hanya berlangsung selama 5 detik tersebut.
Kabid Pelayanan Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, di Medan, mengatakan, gempa terjadi di 0,81 Lintang Utara dan 98,65 Bujur Timur.
Gempa berkekuatan 5,5 SR itu berada pada 93 kilometer di kedalaman laut di 93 kilometer barat daya Psp. Meski terjadi di laut, diperkirakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Pantauan METRO saat gempa terjadi warga tidak sampai panik. Mereka hanya ke luar rumah untuk melihat situasi. Lalu, sekitar 2 hingga 5 menit kemudian, warga yang sempat ke luar masuk ke rumah dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Di Kantor Perwakilan Harian Metro Tabagsel, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bincar, Kecamatan Psp Utara, komputer terlihat bergoyang sekitar 5 detik. “Sempat terasa sebentar, lalu ke luar kantor dan masuk kembali,” kata salahsatu karyawan, Tina.
Di Padang Matinggi, Psp Utara, warga tidak sampai ke luar rumah. Sebab, gempa hanya berlangsung sebentar. Warga setempat, D br Siregar (29), mengaku, meski tidak panik, ia tetap berjaga dan waspada dari segala kemungkinan yang terjadi.
Kabag Humasy Pemko Psp, Ahmad Bestari, kepada METRO, Senin (7/2), melalui telepon selulernya, mengaku merasakan gempa saat di kantor. “Memang tadi terasa ada sekitar beberapa detik. Cuma tidak ada kepanikan. Di kantor juga tenang-tenang saja. Mengenai kerusakan, kita belum dapat laporan,” sebutnya.
Tak Ada Kerusakan
di Tapsel
Hal serupa juga terjadi di Tapsel. Hingga pukul 16.20 WIB, belum ada laporan yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mulai kerusakan bangunan hingga korban jiwa pasca terjadinya gempa.
“Sampai sekarang belum ada laporan kerusakan ataupun korban akibat gempa tersebut,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapsel, Ashari Lubis melalui telepon selulernya.
Pemkab Madina Koordinasi dengan Camat
Pendapat senada juga dilontarkan Kabag Humasy Pemkab Madina, M Taufik Lubis SH. Menurut Taufik, gempa juga terasa sebagian warga di Madina. Namun, yang dirasakan hanya lah getaran. “Kita belum terima informasi bahwa ada kerusakan akibat gempa. Namun, kita tetap koordinasi dengan camat di seluruh Madina,” kata Taufik.
Sementara itu, seorang tenaga honorer di Dinas PU Madina, Riski Lubis, kepada METRO, menambahkan, ketika gempa terjadi ia bersama rekannya sempat ke luar dan berlari ke luar ruangan untuk menghindari hal-hal membahayakan.
“Kami rasakan getaran itu sekira pukul tiga lewat. Saat itu juga kami ke luar dari ruangan,” sebut Riski.
Namun, sejumlah pedagang di Pasar Baru Panyabungan mengaku justru tak merasakan gempa. Riswanto (35) misalnya, ia mengaku sama sekali tidak merasa gempa. ”Saya tak tahu kalau ada gempa. Saya rasa biasa saja,” katanya.
Hal senada juga dikatakan Sakirin, pengunjung kafe Rindang di Panyabungan. “Kawan saya memang telepon kalau di Psp terjadi gempa. Tapi, saya sendiri tak mengetahui itu,” sebutnya. (kdc/phn/neo/wan)
Di Sibolga, Pegawai & Pasien Berhamburan
Ratusan pegawai di kantor wali kota dan pasien di RSU FL Tobing Sibolga berhamburan keluar akibat guncangan gempa, Senin (7/2) sekira pukul 15.15 WIB. Gempa yang dirasakan para pegawai dan pasien RSU terasa sangat kuat dan membuat mereka menjadi khawatir akan adanya gempa susulan yang lebih kuat lagi.
Pantauan METRO, para pegawai di kantor wali kota tampak panik ketika terjadi guncangan gempa, khususnya yang berkantor di bangunan baru yang berlantai 3. “Guncangan gempa itu sangat kuat dan kami merasa seperti diayun-ayun di dalam ruangan kami. Apalagi ruangan kerja kami berada di lantai 3,” ujar R Sitorus, salahsatu pegawai di kantor Wali Kota Sibolga.
Menurutnya, saat terjadi gempa tersebut yang terpikir dalam benaknya adalah berlari dan menyelamatkan diri dari kantor Wali Kota Sibolga yang berlantai 3 tersebut. Bahkan pekerjaan yang sedang dilakukannya terpaksa harus ditinggalkan, karena yang terpikir saat itu adalah berlari secepatnya meninggalkan ruangan kerjanya. “Suasana saat itu cukup panik, apalagi para pegawai lainnya juga terlihat berhamburan keluar dari ruangan kerjanya masing-masing. Puji Tuhan, selanjutnya tidak terjadi lagi gempa susulan, setelah menunggu beberapa saat, kami kembali melakukan pekerjaan kami,” tandasnya.
Selain di kantor Wali Kota Sibolga, kepanikan juga terlihat di Rumah Sakit Umum dr Ferdinan Lumban Tobing Kota Sibolga yang membuat para pengunjung, keluarga pasien, maupun sejumlah warga yang dirawat terlihat keluar dengan dibantu keluarganya. Bahkan akibat guncangan gempa yang terjadi meskipun hanya berkisar 8 detik tersebut, para dokter, tenaga medis, dan staf rumah sakit Kota Sibolga tersebut juga berlari dengan tujuan menyelamatkan diri.
Sementara informasi dari BMG menyebutkan, gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 15.08 WIB tersebut berpusat di Padangsidimpuan dan gempa dipastikan tidak berpotensi tsunami. Disebut lokasi gempa berada 93 km Barat Daya Padangsidimpuan pada koordinat 0.81 LU – 98.65 BT dan pusat gempa berada pada kedalaman 67 km di bawah permukaan laut. Meskipun demikian, belum ada informasi korban akibat gempa, demikian pula kerusakan yang ditimbulkan. (tob)
Getaran Tak Sampai ke Sipirok dan Palas
Sementara itu sejumlah warga yang berdomisili di Kecamatan Sipirok dan Arse, Kabupaten Tapsel, serta Palas, mengaku tak merasakan gempa.
“Tidak ada terasa gempa, memangnya ada gempa ya? Kami di Palas tidak tahu dan tak merasakan sedikit pun gempa. Memangnya gempa di mana?” tanya warga Sibuhuan, Palas, Haposan (30), kepada METRO, Senin (7/2), melalui telepon selulernya.
goncangan gempa tidak begitu terasa dan tidak sampai membuat warga panik dan Warga Kecamatan Arse, Amin Pane (57) dan Tina (23), melalui pesan singkatnya juga mengaku tidak mengetahui kalau terjadi gempa. “Gempa apa, kapan itu, nggak ada terasa di sini,” tulis keduanya, Senin (7/2) sore.
Hal senada juga diungkapkan warga Sipirok. “Gempa apa? tak ada terasa di sini,” kata warga. (ran)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERESMIAN LOKASI BARU PERPUSTAKAAN BANK INDONESIA DAN BEDAH BUKU

    PERESMIAN LOKASI BARU PERPUSTAKAAN BANK INDONESIA DAN BEDAH BUKU

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Guna meningkatkan kualitas layanan perpustakaan Bank Indonesia kepada masyarakat terhitung mulai hari Senin tanggal 25 Juli 2011 Perpustakaan Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh menempati lokasi baru yaitu di lantai 7 gedung Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh Jl. Balaikota No. 4, Medan 20111. Peresmian lokasi baru Perpustakaan Kantor Koordinator Bank […]

  • Pimpinan DPRD Madina Harus Mengagendakan Hak Interpelasi

    Pimpinan DPRD Madina Harus Mengagendakan Hak Interpelasi

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyusul telah secara resmi 26 anggpta DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan hak interpelasi kepada bupati, maka pimpinan DPRD Madina harus mengagendakannya menuju paripurna. Dalam temu pers, Rabu (10/12) Binsar Nasution, salah seorang yang menandatangani usul hak interplasi itu menyatakan bahwa jumlah tandatangan anggota dewan yang mengusulkan hak interpelasi itu […]

  • Bandara Bukit Malintang Diharap Genjot Investasi dan Pariwisata

    Bandara Bukit Malintang Diharap Genjot Investasi dan Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bandar udara di Bukit Malintang, Mandailing Natal diharapkan akan menggenjot laju pertumbuhan investasi dan sektor pariwisata. Start pembangunan bandar udara yang akan diberi nama Bandara Abdul Haris Nasution ini dimulai awal 2018 ini untuk tahap konstruksi. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi telah menandatangani prasasti pembangunan bandara itu pada 22 Desember 2017 […]

  • Lewat  RALB, Baharuddin Terpilih Jadi Ketua KSU Peduli Usaha Bersama Sikara Kara Natal

    Lewat RALB, Baharuddin Terpilih Jadi Ketua KSU Peduli Usaha Bersama Sikara Kara Natal

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KSU Peduli Usaha Bersama beralamat di Sikara kara Kecamatan Natal yang merupakan koperasi plasma secara sah telah mengangkat ketua koperasi yang baru lewat rapat anggota luar biasa ( RALB ). Baharuddin secara aklamasi terpilih sebagai ketua koperasi periode 2025-2030.acara sendiri beelangsung dibbalai desa sikara kara, Jl Lintas Pantai Barat, Desa Sikara […]

  • Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Dina Kayla, pameran ibu kandung Safei dan Maliki dalam film “Biola Na Mabugang” resmi mengakhiri masa lajang. Gadis manis bermarga Nasution ini menikah dengan Briptu Ali AN Barus. Akad nikah dilangsungkan di kampung halaman Dina, Desa Kayu Laut, Panyabungan Selatan, Madina, Sabtu (4/2). Sementara resepsi pernikahan dilangsungkan di Jl.Lingkar Timur, Panyabungan, Minggu (5/2). […]

  • Musim Caleg Dimulai

    Musim Caleg Dimulai

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Ringkas : ASKOLANI NASUTION Empat tahun bekerja di DPRD (sebagai Kabag Humas dan Kabag Persidangan) memberi saya banyak catatan. Catatan Pertama, dalam Nota Pengantar APBD, biasanya dimulai dari penyampaian asumsi-asumsi ekonomi oleh eksekutif (angka inflasi, laju ekonomi, PDRB, dll.) Seharusnya ada kajian (badan anggaran) bagaimana signifikansi sebaran anggaran yang diajukan dengan asumsi-asumsi di atas. […]

expand_less