Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Formasi Guru PAI Hanya Satu, Komisi I Minta Penjelasan Disdik dan BKD

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
  • print Cetak

Komisi I RDL dengan Disdik dan BKD Madina/Roy.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melalui RDP meminta penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait hanya ada satu formasi guru PAI pada PPPK tahun 2021.

Hal ini juga untuk menyahuti kerisauan yang disampaikan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Madina terhadap 73 anggotanya yang lulus passing grade PPPK 2021.

Zulhan Hamid, Ketua AGPAI Madina, berharap Pemkab Madina bisa mengambil kebijaksanaan terkait guru-guru yang telah lulus passing grade pada ujian tahap pertama.

“Kita harap pemerintah punya kebijaksanaan sehingga kawan-kawan yang lulus ujian bisa ditempatkan. Banyak dari kawan-kawan yang telah mengabdi puluhan tahun dan tidak bisa lagi ujian CPNS karena kendala usia,” terangnya.

Ketua Komisi I Zubaidah Nasution memulai rapat dengan meminta penjelasan Kadisdik dan perwakilan BKD terhadap munculnya satu formasi guru PAI padahal kebutuhan di lapangan tidak demikian.

“Kita meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan dan BKD kenapa bisa hanya 1 formasi yang dibuka dan guru-guru yang lulus passing grade akan dikemanakan,” kata Zubaidah membuka RDP.

Dalam jawabannya, Kadisdik Arbiuddin Harahap menyampaikan, penetapan satu formasi untuk guru PAI karena waktu yang mendesak dan kurang jelasnya perincian guru Agama dimaksud pada formasi.

“Waktunya sangat mendesak dan kurang jelasnya rincian guru Agama dimaksud apakah di lingkungan Pemkab saja atau justru untuk seluruh sekolah di Madina. Kan, ada guru agama yang berada di bawah Kementerian Agama,” jelasnya.

Arbi mengaku, hal ini merupakan murni kesalahan pemerintah, tapi sudah dilakukan perbaikan data dan kembali diajukan ke kementerian.

“Kesalahan ada pada pemerintah dan sudah dilakukan analisa kebutuhan guru pada 10 November 2021,” jelasnya.

Terkait kejelasan nasib para guru PAI yang lulus passing grade, Zulham dari BKD menjelaskan akan terlebih dahulu mempelajari juknis dan kebijakan di daerah lain.

“Kita akan lihat kemungkinannya (yang lulus diangkat-red) sesuai juknis dan kita pelajari juga kebijakan di daerah lain,” katanya.

Zubaidah berharap pertemuan antara DPRD, Disidik, BKD, dan AGPAI Madina memberikan kejelasan kepada guru-guru PAI di Madina.

Untuk diketahui, Disdik melalui BKD telah mengajukan ke kementerian untuk membuka 316 formasi guru PAI pada ujian PPPK berikutnya.

RDP ini dipimpin oleh Ketua Komisi I Zubaidah Nasution dan dihadiri Kadisidik Arbiuddin Harahap dan Zulham dari BKD. Sementara dari Komisi I terlihat hadir Nur Melati, Irfan Sukhri Tanjung, Zainal Abidin, Izhar Helmy, Asmaruddin Nasution, Hamdani, Ketua AGPAI Madina Sulhan Hamid H Lubis, M.Pd, dan beberapa anggota AGPAI.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galang Dana Sinabung

    Galang Dana Sinabung

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Aktifis Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal bekerja sama dengan KSR PMI BLU STAIM gelar Penggalangan Dana untuk korban bencana alam Gunung Sinabung.(hol)

  • Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ratusan hektar kebun cabai di Desa Adian Jior, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami gagal panen diduga akibat limbah merkuri mesin galundung (pemisah batu dengan emas) yang sedang marak-maraknya di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Panyabungan. Pantuan wartawan, kebun cabai milik warga yang mengalami gagal panen berada di pinggiran Kota Panyabungan tepatnya di Desa […]

  • Pemkab Madina Berasalan Berkas Batahan I Belum Diberikan Transmigrasi Sumut

    Pemkab Madina Berasalan Berkas Batahan I Belum Diberikan Transmigrasi Sumut

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ini alasan Pemkab Madina soal belum mampu menyelesaikan konflik Warga Batahan I vs PT. Palmaris yang berujung ditangkapnya 12 warga Batahan I.  Pihak Pemkab Madina berasalan belum mendapat berkas dari pihak Dinas Transmigrasi Sumut, makanya belum bisa menyelesaikan persoalan warga Batahan I vs PT. Palmaris. Itu dikatakan Asisten I Pemkab Madina, […]

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   Bila kearifan lokal ini dapat dilembagakan, maka akan sangat efektif sebagai upaya untuk penanggulangan resiko bencana karena langsung tersentuh pada sendi – sendi kehidupan bermasyarakat, terutama ketika menjadi syair yang dinyanyikan oleh ibu – ibu saat menidurkan anaknya akan sangat melekat dalam jiwa mereka sampai dewasa. […]

  • Guru Sertifikasi Harus Mengajar di Desa Tertinggal

    Guru Sertifikasi Harus Mengajar di Desa Tertinggal

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guru yang bersertifikasi harus ditempatkan di desa terpencil. Itu sebagai salah satu upaya mengatasi kekurangan guru. “Kita minta Dinas Pendidikan Madina mengevaluasi penempatan guru-guru sertifikasi yang selama ini lebih banyak ditempatkan di perkotaan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA) Suhairy Lubis, Kamis (26/11) di Panyabungan. Dikatakannya, selain mengatasi […]

  • PSMS vs Persipura Raja Isa Puas, Markus Dipuji

    PSMS vs Persipura Raja Isa Puas, Markus Dipuji

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LENGGAK-LENGGOK: Empat gadis cantik mengusung nama PSMS sambil berlenggak-lenggok sebelum laga melawan Persipura di Stadion Teladan Medan, Rabu (18/1). Pada laga itu Ayam Kinantan ditahan 0-0 oleh Mutiara Hitam. (sumutpos)

expand_less