Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Masyarakat Harus Punya Ruang untuk Kelola Tambang Rakyat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai harus punya ruang lebih untuk mengelola tambang rakyat sehingga perlu sikap serius pemerintah dalam melahirkan solusi terkait pertambangan rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution di Panyabungan, Sabtu (1/12).

Arjun mengatakan, sesuai tagline pemerintah H. M. Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution “Madina Bersyukur Madina Berbenah”, maka sangat naif jika emas yang berada di perut Bumi Gordang Sambilan tidak dinikmati oleh rakyat.

“Sejak dahulu Madina dikenal dengan sebutan Tano Sere karena banyaknya kandungan emas di Bumi Gordang Sambilan ini, akan sangat naif jika berkah dan karunia itu tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Untuk itu, Mantan anggota DPRD Madina ini meminta pemerintah hadir dan memberikan solusi terkait penambangan emas sehingga tercipta win-win solution bagi masyarakat dan penambahan PAD.

Arjun menilai tambang rakyat lebih signifikan membantu kesejahteraan masyarakat dibandingkan pengelolaan perusahaan raksasa yang hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu.

“Apalagi kita lihat perusahaan yang mengelola pertambangan di Madina hampir tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Arjun, sudah seharusnya para pembuat kebijakan duduk bersama untuk menghadirkan payung hukum yang jelas bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas penambangan.

Ia pun berharap agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk menjalankan poin-poin penting dari pertemuan dengan pihak kementerian yang diinisiasi APRI Madina beberapa waktu lalu.

“APRI Madina juga telah berinisiasi serta menghadirkan 4 kementerian di Aula Kantor Bupati. Kita minta poin penting kesepakatan segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait,” pintanya.

Terkait langkah Pemkab Madina yang kabarnya telah mengajukan beberapa titik WPR, Arjun menyampaikan apresiasi atas langkah cepat tersebut.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Madina karena menurut informasi telah mengajukan beberapa titik WPR kepada instansi pemerintah provinsi dan pusat,” ungkapnya.

Arjun melihat persoalan pertambangan di Madina seharusnya bisa segera menemui ujung. Terlebih dengan adanya edukasi dan advokasi dari APRI.

“Dengan adanya komponen pemerintah dan masyarakat penambang melalui APRI semestinya persoalan ini bisa secepatnya menghadirkan solusi terbaik,” sebutnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila ini paham dengan posisi dilematis Pemkab Madina, tapi bukan berarti tidak bisa mengambil langkah bijaksana untuk kepentingan masyarakat.

“Kita bisa memahami posisi dilematis Pemkab dan Polres karena hal ini menyentuh berbagai aspek, apalagi berkaitan dengan hajat hidup masyarakat banyak,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robot 'Pembohong' Dikembangkan

    Robot 'Pembohong' Dikembangkan

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Georgia: Peneliti dari Georgia, Amerika Serikat, sedang mengembangkan sebuah robot yang bisa berbohong. Robot ini nantinya digunakan untuk meningkatkan pencarian dan misi penyelamatan. Robot tersebut diajari berbohong dan menyembunyikan sesuatu dari manusia dan sesama robot lainnya. Percobaan tim peneliti tersebut terlihat seperti sebuah cerita dalam film Terminator. Namun, pada kenyataanya robot tersebut memang telah melakukan […]

  • Soal PT Sorik Mas Pemkab Madina Bisa Ambil Tambang Emas

    Soal PT Sorik Mas Pemkab Madina Bisa Ambil Tambang Emas

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Jika pemerintah pusat tidak memperpanjang izin eksplorasi dan izin pinjam pakai hutan bagi PT Sorik Mas Mining untuk melanjutkan operasionalnya, maka dimungkinkan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) untuk mengambil alih tambang emas perusahaan itu. “Jika izin tidak diperpanjang, ya bisa diambil alih Pemkab Madina saja,” jelas Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera Utara […]

  • PENDIDIKAN YANG MERAKYAT

    PENDIDIKAN YANG MERAKYAT

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Refleksi Hari Pendidikan Nasional)   Oleh:  Abdul Mujib Nasution Dosen STAIM dan IAIN Padang Sidimpuan   Willem Iskandar, tokoh pendidikan berskala nasional jauh sebelum Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, beliau sudah mendirikan lembaga pendidikan untuk menghasilkan guru yang berbasis kerakyatan di tahun 1862. Selain seorang seniman, penulis dan tokoh publik pada masa itu, […]

  • Ribuan Santri Musthafawiyah Ikuti Vaksinasi

    Ribuan Santri Musthafawiyah Ikuti Vaksinasi

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PURBA BARU (Mandailing Online) – Ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Musthafawiyah mengikuti vaksinasi massal hari Kamis (25/11). Vaksinasi ini merupakan pendekatan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bersama Kodim 212 Tapanuli Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Vaksinasi untuk pokir (santri laki-laki) digelar di perpustakaan, sedangkan fatayat dilaksanakan di asrama putri pesantren, Purba Baru, Madina. […]

  • Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan kembali gagal melakukan eksekusi terhadap Ali Makmur Nasution Alias Jaganding salah seorang anggota DPRD Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, pria yang divonis 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung itu disebut masih dirawat di RSU Bunda Tamrin, Medan. Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elpi Juni Samudra Dalimunthe,SH.MH di gedung Kejaksaan […]

  • Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut di bawah komando Sution Usman Adji sebentar lagi berakhir. Kejagung menempatkan Sution di posisi baru, yakni Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan (Sesdandiklat) Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad menyatakan, surat keputusan (SK) mutasi Sution sudah turun sejak 30 Maret lalu. Sebagai Kajati Sumut yang baru, Kejagung […]

expand_less