Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pembangkit Panas Bumi Inlander

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
  • print Cetak

Ilustrasi

Tahun 2006, di Mataloko, NTT, muncul semburan lumpur dari perusahaan panas bumi di kawasan itu. Lubang semburan itu kemudian ditutup dengan 200 truk batu dan 150 truk semen.

Berhentikah? Ya. Tapi semburan baru muncul di berbagai titik seluas 5 hektar. Perusahaan kalah cepat dengan meluasnya semburan, karena alam jauh lebih dahsyat dari kemampuan hitungan manusia.

Saat seperti itu seharusnya perusahaan membangun rumah sakit yang representatif di sekitar kawasan eksploitasi. Setidaknya korban tidak harus setiap waktu dirujuk ke rumah sakit umum yang fasilitasnya selalu tidak memadai. Korban yang Anda bayangkan baru sepuluh dua puluh orang. Kalau ratusan atau ribuan orang bagaimana?

Itu berlebihan? Tidak! Alam itu tidak terduga. Karena Anda tidak tahu seperti apa kondisi di bawah tanah tempat Anda mendirikan rumah dan bersawah. Dunia bawah tanah bukan hal yang bisa diprediksi. Kalau tidak, tidak mungkin terjadi bencana.

Kenapa Lapindo begitu dahsyat? Karena ia berada di atas patahan bumi. Karena itu hingga 16 tahun kemudian tidak tertuntaskan.

Di Sumatera Utara ada tiga patahan bumi sepanjang 450 km. Salah satu patahan itu adalah Patahan Angkola yang menyebabkan gempa bumi maha dahsyat di Mandailing tahun 1892 dengan 6,0 skala richter. Gempa sekuat itu dapat merusak konstruksi bumi seluas 160 km.

Kalau kemudian hari ini SMGP menyemburkan lumpur, itu mah belum apa-apa. Ia belum berkontraksi dengan patahan Angkola. Saya tak bisa bayangkan dampaknya kalau itu terjadi.

Tak bisa kita menduga-duga. Kita hanya berharap SMGP punya hitung-hitungan seperti itu. Bencana adakalanya karena human eror, tapi bisa juga karena abai terhadap berbagai kalkulasi. Lebih buruk lagi kalau semua dianggap sepele.

Saya sebenarnya malas mengulas tentang SMGP. Karena hanya akan membuat banyak pahlawan nanti. Tapi alangkah naif kalau kita hanya berpikir tentang dampak positif energi dan sumber lapangan kerja baru. Apalagi kalau berpikir bahwa setiap bencana akan ada yang dapat tender baru, dll. Satu nyawa manusia tidak bisa ditumbalkan atas nama investasi. Belum lagi kerusakan alam, dll.

Ah, kita memang Inlander. Orang-orang goblok dalam kolonialisme. (Askolani Nasution)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Menyongsong Madina yang Lebih Maju

    Momentum Menyongsong Madina yang Lebih Maju

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengajak pegawai di lingkungan Pemkab Madina menjadikan peringatan ke-57 tahun Hari Korpri momentum menyongsong Madina yang lebih maju. Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi sekaligus upacara peringatan 50 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di pelataran Masjid Agung Nur Ala […]

  • Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 351 Orang Jemaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) 15, sore ini Senin 27/5/2024 kembali diberangkat dari Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, menuju Asrama Haji Medan. Dari Calhaj yang berangjat hari ini, 2 terpaksa ditunda keberangkatan nya karena sakit. ” 351 calhaj terbagi dari 131 laki-laki, 220 perempuan, dan 7 […]

  • Bupati Madina dan Mandailing Malaysia Akan Teken MoU Kerjasama

    Bupati Madina dan Mandailing Malaysia Akan Teken MoU Kerjasama

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) dan pihak Mandailing Malaysia akan menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) kerjasama pada 23 November mendandatang di Panyabungan. Kerjasama ini meliputi bidang kebudayaan, silaturrahim, ekonomi, tenaga kerja dan pemerintahan. Pihak Mandailing Malaysia diwakili Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM), Ramli Abdul Karim Hasibuan. “Penandatanganan MoU itu dilakukan ditengah […]

  • Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bersama Ketua Tim Investigasi atas dugaan kasus suap di MK, Refly Harun (tengah) dan Anggota Tim Investigasi Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, sidang sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang melibatkan pasangan dari “incumbent” terbukti curang. “Dari 190 kasus lebih yang ditangani […]

  • Wakil Bupati Madina, saat menerima tuntutan mahasiswa AMBM saat unjuk rasa. Kamis (20/10)

    Atika Jelaskan Soal Kewenangan Pemerintah Daerah dan Tim Investigasi PT SMGP

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Sahrul Ramadhan Harahap
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MANDAILING ONLINE) – Dalam sistem negara ini  Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah masing-masing memiliki kewenangan. Oleh karena itu, persoalan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) tak tepat bertumpu ke Pemerintah Daerah. Proyek PLTP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), adalah proyek strategis nasional. Kewenangan menutup dan […]

  • 250 Napi hanya Dijaga 20 Petugas

    250 Napi hanya Dijaga 20 Petugas

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rochidam Kalapas Panyabungan MADINA- Sedikitnya 250 narapidana atau biasa disebut napi di Lapas Klas II B Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hanya dijaga 20 petugas. Hal ini terungkap pada serah terima jabatan (Sertijab) Rochidam BcIP SSos MSi menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) klas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (22/2). Rochidam menggantikan Bambang Basuki BcIP […]

expand_less