Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
  • print Cetak

Bongkahan karet mentah saat disusun ke dalam bak. Ilustrasi. Foto: Antara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir.

Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram.

Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 per kilogram untuk harga terrendah.

Apa penyebabnya?

Perlambatan ekonomi Cina dan penghujan di Thailand menjadi dua poin utama dari beberapa indikator di pasar berjangka internasional.

Harga karet dunia pada perdagangan Rabu (7/9/2022) menyentuh posisi terendah dalam 11 bulan karena melambatnya permintaan dari China.

Pada Selasa (6/9/2022) harga karet yang diperdagangkan di pasar berjangka Jepang tercatat JPY214,8 per kilogram, turun 1,24% dibandingkan harga penutupan Senin.

Menyusul sedikit rebound teknis pada hari Senin, pasar telah kembali ke arah sebelumnya dari tren turun di tengah kekhawatiran resesi yang lebih luas dan kemudian sentimen permintaan yang lebih lemah,” kata seorang pedagang yang berbasis di Singapura dikutip CNBC Indonesia, Rabu.

“Pasar juga tampaknya mengabaikan hujan lebat dan banjir di Thailand selama sebulan terakhir, padahal ini secara historis akan mendorong harga berjangka sampai batas tertentu,” tambahnya.

Seorang pekerja menyusun lembaran karet olahan yang sudah berbentuk Ribbed Smoked Sheet (RSS). Foto: Antara

Para pelaku pasar cemas akan melambatnya permintaan karet China, karena negara konsumen karet terbesar itu berjuang dengan krisis properti, gelombang panas yang telah mengganggu produksi, dan perpanjangan penguncian yang telah memukul aktivitas industri dan konsumsi.

Pun begitu, harga karet dunia tidak turun lebih jauh karena ditopang oleh Beijing yang mengatakan pada kuartal ketiga tahun ini akan meluncurkan langkah-langkah untuk menopang ekonomi yang lesu, salah satunya dengan stimulus.

Pejabat senior dari bank sentral China memperingatkan risiko ekonomi saat ini yang terpukul dalam beberapa bulan terakhir karena gelombang baru virus Corona (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) yang membuat pemerintah mengambil langkah membatasi mobilitas masyarakat.

“Saat ini, stabilisasi dan rebound ekonomi China berada di jendela kunci, dan kuartal ketiga sangat penting untuk meluncurkan langkah-langkah kebijakan,” Yang Yinkai, Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, mengatakan pada konferensi pers.

“Paruh kedua tahun ini adalah periode kritis untuk menebus kerugian pada kuartal kedua akibat wabah Covid,” imbuhnya.

Sumber: CNBC Indonesia/Mandailing Online
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Mandailing Natal (Madina) akan turun ke Kecamatan Lingga Bayu dan Ranto Baek menyusul pengaduan warga tentang meningkatnya populasi lalat dari pabrik sawit. “Kita akan mengutus tim untuk melakukan penelitian di lapangan. Apakah lalat tersebut ditimbulkan dari pabrik sawit PTPSU,” ujar Kepala BLHKP, Ansyari Nasution […]

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)   MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina. Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima […]

  • Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

    Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LONDON – Islam secara tradisi tidak dekat dengan masyarakat Inggris. Namun, Islam telah menjelma menjadi komunitas agama terbesar kedua di Britania Raya. Ini ditandai dengan ribuan masyarakat Inggris yang memutuskan menjadi mualaf. Pakar Studi Perbandingan Agama dan Filsafat, Annie Thompson menilai Islam dipilh lantaran sebagian masyarakat Inggris terlanjut frustasi dengan moral yang ditawarkan sekularisme. Mereka […]

  • Program Tiga Pilar di Siabu Jalan, Jadwalnya Tentatif

    Program Tiga Pilar di Siabu Jalan, Jadwalnya Tentatif

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu dalam rentang Juli-Agustus 2025 melakukan rangkaian Sosialisasi Kantibmas serta Pembinaan Mental dan Disiplin yang dilaksanakan oleh tiga pilar. Camat Siabu Sudrajat Putra, SH, MH, Rabu (9/7) mengungkapkan kegiatan tengah mulai dilaksanakan. Pelaksanaannya berlangsung di masing-masing desa. Seperti Desa Sihepeng 1 sudah melaksanakannya kemarin mengusung tema Kegiatan Pembinaan Mental dan […]

  • Ibu-ibu DPRD Madina Kunjungi LP Panyabungan

    Ibu-ibu DPRD Madina Kunjungi LP Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan. Rukun keluarga anggota DPRD (Rukad) Mandailing Natal (Madina) melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakat (LP) Sipaga-Paga, Panyabungan, Jumat (13/1). “Sebagai organisasi ibu-ibu anggota DPRD Madina yang juga punya peran untuk memberikan pengayoman terhadap masyarakat, baik itu yang berkelakukan baik juga buruk.Anak-anak yang berada di LP perlu mendapat perhatian khusus,” kata Ketua Rukad Madina Marayani Siregar, […]

  • Survey Terkini, Potensi PLTA Batang Gadis 150 MW

    Survey Terkini, Potensi PLTA Batang Gadis 150 MW

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Survey terhadap arus Sungai Batang Gadis yang dilakukan baru-baru ini memberikan gambaran arus sungai itu berpotensi menghasilkan arus listrik sebesar 150 MW dengan pola PLTA. Survey yang diprakarsai Kementerian ESDM sekitar 2 pekan lalu di Sungai Batang Gadis Kecamatan Siabu, Mandailing Natal memberikan gambaran potensi arus listrik 94 hingga 150 Mega […]

expand_less