Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
  • print Cetak

Jejak telapak kaki harimau sumatera yang ditemukan di kebun warga Desa Saba Dolok, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut.

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jejak harimau ditemukan di kawasan kebun lokasi aktivitas berkebun penduduk Desa Sabadolok dan Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa (22/11/2022), jejak itu sudah muncul sejak dua pekan terakhir. Hingga kini, sebagian warga masih enggan berangkat ke kebun.

Wakil Ketua BPD Sabadolok Hanafi, Selasa, mengatakan munculnya jejak harimau itu berada di kebun warga di kawasan Sisongkur dan Rumput Manis serta di wilayah Pintu Angin, wilayah perbatasan dengan Raorao Lombang. Di tempat ini, puluhan jejak telapak kaki harimau muncul di kebun warga.

Sedangkan di Desa Gunungtua Simandolam, munculnya jejak harimau itu juga terdapat di kebun milik warga di kawasan Ulu Aek Asahan. Di tempat ini, warga juga melihat jejak harimau.

Jejak telapak kaki harimau sumatera yang ditemukan di kebun warga Desa Saba Dolok, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut.

Kepala Desa Gunungtua Simandolam Parwis membenarkan warganya melihat jejak harimau di kebun warga. Selain itu, sekitar dua hari lalu, warga juga mendengar suara seperti auman harimau di kebun warga. Kondisi ini juga membuat sebagian warga enggan berangkat ke kebun miliknya.

Kepala Seksi PTN Wilayah 1 Kotanopan Taman Nasional Batang Gadis Mahnafruzar yang dihubungi mengatakan pihaknya bersama masyarakat sudah memeriksa jejak harimau di Desa Sabadolok pada Jumat (18/11/2022) lalu. Dari hasil pengamatan di lapangan, jejak itu benar jejak harimau Sumatera usia dewasa. Terkait dengan jumlah harimaunya, pihaknya belum bisa memastikan berapa ekor.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau warga agar tidak ke hutan pada pagi hari di bawah pukul 9 dan pulang sore hari sebelum pukul 4. “Harimau bintang malam. Jadi, kalau masih pagi, ia keluar dan begitu juga sore hari,” katanya.

Selain itu, kata Mahnafruzar, warga juga diminta memukul semacam bunyi-bunyian jika hendak ke hutan. Tujuannya, agar harimau menjauh.

Sumber: StartNews/Lokot Husda Lubis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Atap seng SMP Negeri 1 Panyabungan Timur Kecamatan Panyabungan Timur diduga dijual oknum kepala sekolah, padahal pihak komite sekolah ini tidak mengetahuinya. (MOL)

  • Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merkury Sangat Berbahaya Bagi Kesehatan – Kasi Pegawasan Eksplorasi Dirjen Mineral dan batubara ESDM, Syamsu Dalie memberikan keterangan dihadapan warga Naga Juang tentang bahayanya limbah merkuri dan sianida bagi kesehatan tubuh.(MO,wan,MT)

  • 11 Anak Dapat Sunatan Gratis

    11 Anak Dapat Sunatan Gratis

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      GUNUNG BARINGIN (Mandailing Online) – Sebanyak 11 anak-anak dikhitan secara gratis oleh Puskemas Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Minggu (15/11). Khitanan massal gratis ini sangat membantu para keluarga mengingat kelesuan ekonomi saat ini akibat menurunnya harga karet penyebab menurunnya pendapatan kepala keluarga yang mayoritas petani penyadap karet alam. Anak-anak sunatan massal ini semuanya berasal dari Desa […]

  • Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk. Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang. Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam […]

  • Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto Binsar Nasution PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mencium adanya permainan dalam proses penetapan nilai eskalasi harga lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur. Permaianan ini melibatkan pejabat pemkab dan juga pejabat yang sudah pensiun serta oknum-oknum di pengadilan. “Saya melihat ada dugaan yang melakukan pemerasan terhadap negara melalui Mesjid Nur Alan […]

  • Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlena Pulungan Pengajar, tinggal di Padangsidempuan Penghinaan terhadap Nabi Muhammad kembali terjadi, beberapa waktu belakangan, dunia dihebohkan dengan penghinaan Nabi Muhammad di India. Dikutip dari Detik.com, (12/6/2022) seorang politikus India melontarkan komentar yang kontroversional soal Nabi Muhammad. Akibatnya memicu kemarahan dari berbagai negara-negara muslim. Mengutip CNBC yang melansir Sputnik News, juru bicara partai Bharatiya […]

expand_less