Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Karnaval Meriahkan Perayaan HUTRI di Madina

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
  • print Cetak
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan warga memadati kedua sisi Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Selasa (16/8). Rakyat Madina seolah melampiaskan kerinduannya untuk menikmati pesta rakyat menyambut dan memeriahkan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Pasalnya, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina kembali menggelar karnaval dan atraksi drumband untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Kegiatan yang dirindukan masyarakat ini dipusatkan di depan Bank Sumut, Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan.
Beragam atraksi ditampilkan dalam event, yang seharusnya digelar setia tahun itu. Tak heran bila sebelum pukul 10.00 WIB, warga sudah berkumpul memadati Jalan Willem Iskander. Parade karnaval pun dimulai. Muncul di barisan paling depan atraksi gordang sambilan, musik tradisional Mandailing, yang dimainkan siswa-siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Panyabungan. Lalu, disusul atraksi marching band yang juga ditampilkan siswa-siswi MAN 1 Panyabungan.
Tak lama kemudian, warga disuguhkan dengan parade busana adat dari berbagai daerah di Nusantara. Parade pakaian adat ini menunjukkan keragaman suku, bangsa, dan adat-istiadat di Indonesia, tetapi tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kehadiran barisan pakaian adat ini menarik perhatian jajaran Farkopimda Madina yang menyaksikan karnaval ini dari atas panggung kehormatan. Warga pun tak kalah antusias, sampai-sampai ada warga yang nekad menerobos ke barisan parade untuk mengabadikan momen karnaval ini.
Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution memberikan hormat kepada setiap peserta karnaval. Sebelumnya, Sukhairi mengatakan HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 diadakan di Kabupaten Madina dengan berbagai acara setelah dua tahun sebelumnya vakum.
“Untuk tahun 2022 ini, kita melaksanakannya dengan semangat yang kuat untuk pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat dengan menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ini,” ungkapnya.
Sukhairi menjelaskan karnaval tersebut sebagai tanda untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang meraih dan mempertahankan kemerdekaan. Bahkan, para pejuang mengorbankan diri sehingga saat ini generasi penerus dapat menikmati kemerdekaan yang merupakan hasil kerja keras para pejuang.
Peliput: Dahlan Batubara
  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Biang Kerok Rendahnya PAD Madina dari Sektor Pajak

    Ini Biang Kerok Rendahnya PAD Madina dari Sektor Pajak

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Pendapatan Asli Daerah atau PAD adalah penerimaan dari sumber sumber didalam wilayah suatu daerah tertentu yang dipungut berdasarkan Undang undang yang berlaku. Di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Sumatera Utara, target PAD untuk tahun 2024 sendiri senilai Rp. 134.540 498.597,00 yang diperoleh dari berbagai sumber. Sektor pajak menjadi salah satu […]

  • 9 Petinggi PLN Tersangka Korupsi

    9 Petinggi PLN Tersangka Korupsi

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    MEDAN, – Sembilan mantan pejabat teras PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (SBU) menjadi tersangka korupsi yang disidik Kejaksaan Agung. Lima tersangka yakni Edward Silitonga (mantan Manager Perencanaan Tahun 2007), Fahmi Rizal Lubis (mantan Manager Bidang Produksi), Albert Pangaribuan (mantan GM PT PLN Pembangit SBU), Robert Mayuzar (mantan Ketua Panitia Pengadaan), serta Ferdinan Ritonga […]

  • Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina). Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai […]

  • Dugaan Pengendapan BPJS, Bupati Juga Bertanggungjawab

    Dugaan Pengendapan BPJS, Bupati Juga Bertanggungjawab

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt.Bupati Madina, Dahlan Hasan dinilai juga harus ikut bertanggung jawab terhadap dugaan pengendapan dana BPJS (Badan Penyelengara Jaminan Sosial) Kesehatan di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp.5,1 Milyar pada salah satu bank di kota Panyabungan “Pencairan BPJS kesehatan ini tentu diketahui oleh Plt Bupati Madina, karena setiap pengeluaran uang […]

  • Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi  ke Rumah Warga

    Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi ke Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut dari PKS, Abdur Rahim Siregar melaksanakan reses di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (13/5/2020). Reses kali ini berbeda dengan sebelum sebelumnya karena situasi Covid-19. Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan pembagian nasi kotak juga dilakukan ke rumah rumah warga secara langsung. Abdur Rahim Siregar kepada wartawan mengatakan bahwa pembagian […]

  • Kala Orang Minang Berganti Nama

    Kala Orang Minang Berganti Nama

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Langit di Bukik Limau Manih mulai menghitam. Awan-awan menggumpal. Satu-satu rintik air jatuh ke bumi. Sepanjang jalan menuju Universitas Andalas, Padang, tepatnya Fakultas Ilmu Budaya, guruh tak henti menggelegar dari langit. Di atas kendaraan roda dua yang mendaki jalan beton dengan kecepatan 20 sampai 40 kilometer per jam itu, teringat saya pada cerita umi […]

expand_less