Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Sidang kasus penipuan 51 orang pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang Formasi Tahun 2007/2008 dengan terdakwa Ermaida Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/03/2011), kembali memanas.

Dewi, anak salah seorang terpidana yang sudah diputus dalam kasus yang sama pada persidangan sebelumnya, mengamuk ketika mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menuntut Ermaida Tambunan, pegawai Dinas Pendidikan Kota Medan, hanya selama dua tahun enam bulan penjara.

“Kok enak kali si Ermaida ini, sudah dia yang mengambil uang sebanyak Rp1,8 milliar, kok malah dituntut ringan, bahkan hakim pun tidak menahan terdakwa,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, ini tidak adil. Sebab ibunya (Rohi), kini harus menjalani hukuman selama 18 bulan penjara. Bahkan semenjak kasus ini diproses di kepolisian, ibunya sudah ditahan.

Rasa amarah yang sudah memuncak membuat Dewi langsung menyerang terdakwa, namun berhasil dihalangi keluarga Ermaida Tambunan.

Dewi terus berteriak-teriak. “Jangan lari, jangan cari alasan sakit jantung lalu tidak ditahan, sudah berapa kamu bayar untuk semua ini,” ucapnya.

Dewi mengatakan, Ermaidalah yang membujuk Rohi (ibunya) agar bekerjasama mencari pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang, karena Ermaida mengaku sebagai adik kandung Bupati Deli Serdang Amri Tambunan.

Rohi yang merupakan salah seorang guru di salah satu SD Negeri di Kota Medan, percaya dan bersedia membantu mencarikan pelamar CPNS Deli Serdang. Ternyata Ermaida dan Amri cuma satu marga, tak ada hubungan keluarga.

Dalam kasus ini, Dewi mengibaratkan ibunya sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah ibunya masuk penjara, mereka kemudian ditipu oleh terdakwa yang hanya terkena tahanan kota saja.

Menurut Dewi, dirinya sangat kecewa dengan perlakuan istimewa terhadap terdakwa Ermaida Tambunan yang tidak ditahan padahal dia itulah otak pelakunya.

Lebih lanjut Dewi mengatakan ibunya hanya korban, Ermaida yang menikmati hasilnya.

“Dia itu yang menyuruh ibuku untuk mencari para pelamar CPNS untuk Pemkab Deli Serdang pada Tahun 2007/2008 lalu,” ujarnya.

Ungkap Dewi, ibunya tidak ada memegang uang yang disetor 51 orang pelamar CPNS tersebut. Sebab uangnya sudah diserahkan ibunya kepada Ermaida Tambunan sebesar Rp1.790.000.000 dilengkapi bukti kwitansi. Untuk setiap korban dikenakan biaya pengurusan sebesar Rp35 juta.

Akan tetapi, ke 51 pelamar CPNS yang sudah membayar ini ternyata tidak lulus. Kemudian Rohi meminta Ermaida untuk mengembalikan uang sesuai perjanjian semula. Kalau tidak lulus uang kembali.

Ermaida dengan Rohi kemudian membuat kesepakatan di atas kertas bermaterai Rp6.000. Namun Ermaida hanya menyerahkan Rp500 juta kepada Rohi pada 10 Juni 2010, sedangkan sisanya sebesar Rp1.290.000.000 masih di tangan terdakwa. (BS-021)
Sumber :Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang. Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, […]

  • Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Rencananya per Februari 2022 Pemkab Madina akan memasang ribuan unit lampu jalan di desa-desa yang ada di Mandailing Natal (Madina). Hal itu terungkap saat Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menandatangani MoU dengan Lembaga Pengelolaan Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) di ruang kerja Bupati, Selasa (25/1). […]

  • Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari 2012 harga rata-rata gabah kualitas kering panen di tingkat petani naik 7,86% dari bulan sebelumnya menjadi Rp4.406 per kilogram (kg). Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPS, Suryamin, di Jakarta, Rabu (1/2), harga rata-rata gabah kualitas kering panen di penggilingan selama Januari 2012 juga naik 7,82% dari bulan sebelumnya […]

  • HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-18 telah selesai. Dan Pemkab Madina mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kesuksesan seluruh kegiatan. Itu diungkap Sekda Madina, Syafe’i Lubis didampingi Asisten III, Sahnan Batubara, Kadis Infokom dan Kabag Humas Muktar Afandi di sekretariat ruang kerja Asisten II, Senin (13/3/2017) dalam konfrensi pers. […]

  • Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Pengamat Kebijakan Publik Dalam kegiatan Forum Pemangku Kepentingan Daerah (FPKD) oleh Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Samarinda dibahas satu program. Program tersebut merupakan Penggerak Sekolah Provinsi Kaltim yang bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan”.(https://kaltim.akurasi.id/news/peningkatan-mutu-pendidikan-melalui-sekolah-penggerak-kaltim/) Bongkar Pasang […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

expand_less