Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Sidang kasus penipuan 51 orang pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang Formasi Tahun 2007/2008 dengan terdakwa Ermaida Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/03/2011), kembali memanas.

Dewi, anak salah seorang terpidana yang sudah diputus dalam kasus yang sama pada persidangan sebelumnya, mengamuk ketika mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menuntut Ermaida Tambunan, pegawai Dinas Pendidikan Kota Medan, hanya selama dua tahun enam bulan penjara.

“Kok enak kali si Ermaida ini, sudah dia yang mengambil uang sebanyak Rp1,8 milliar, kok malah dituntut ringan, bahkan hakim pun tidak menahan terdakwa,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, ini tidak adil. Sebab ibunya (Rohi), kini harus menjalani hukuman selama 18 bulan penjara. Bahkan semenjak kasus ini diproses di kepolisian, ibunya sudah ditahan.

Rasa amarah yang sudah memuncak membuat Dewi langsung menyerang terdakwa, namun berhasil dihalangi keluarga Ermaida Tambunan.

Dewi terus berteriak-teriak. “Jangan lari, jangan cari alasan sakit jantung lalu tidak ditahan, sudah berapa kamu bayar untuk semua ini,” ucapnya.

Dewi mengatakan, Ermaidalah yang membujuk Rohi (ibunya) agar bekerjasama mencari pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang, karena Ermaida mengaku sebagai adik kandung Bupati Deli Serdang Amri Tambunan.

Rohi yang merupakan salah seorang guru di salah satu SD Negeri di Kota Medan, percaya dan bersedia membantu mencarikan pelamar CPNS Deli Serdang. Ternyata Ermaida dan Amri cuma satu marga, tak ada hubungan keluarga.

Dalam kasus ini, Dewi mengibaratkan ibunya sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah ibunya masuk penjara, mereka kemudian ditipu oleh terdakwa yang hanya terkena tahanan kota saja.

Menurut Dewi, dirinya sangat kecewa dengan perlakuan istimewa terhadap terdakwa Ermaida Tambunan yang tidak ditahan padahal dia itulah otak pelakunya.

Lebih lanjut Dewi mengatakan ibunya hanya korban, Ermaida yang menikmati hasilnya.

“Dia itu yang menyuruh ibuku untuk mencari para pelamar CPNS untuk Pemkab Deli Serdang pada Tahun 2007/2008 lalu,” ujarnya.

Ungkap Dewi, ibunya tidak ada memegang uang yang disetor 51 orang pelamar CPNS tersebut. Sebab uangnya sudah diserahkan ibunya kepada Ermaida Tambunan sebesar Rp1.790.000.000 dilengkapi bukti kwitansi. Untuk setiap korban dikenakan biaya pengurusan sebesar Rp35 juta.

Akan tetapi, ke 51 pelamar CPNS yang sudah membayar ini ternyata tidak lulus. Kemudian Rohi meminta Ermaida untuk mengembalikan uang sesuai perjanjian semula. Kalau tidak lulus uang kembali.

Ermaida dengan Rohi kemudian membuat kesepakatan di atas kertas bermaterai Rp6.000. Namun Ermaida hanya menyerahkan Rp500 juta kepada Rohi pada 10 Juni 2010, sedangkan sisanya sebesar Rp1.290.000.000 masih di tangan terdakwa. (BS-021)
Sumber :Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Anggota DPRD Nyalon Kepala Desa

    Mantan Anggota DPRD Nyalon Kepala Desa

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      SIDIMPUAN – Samiun Siregar, mantan Anggota DPRD Psp periode 2009-2014, maju menjadi salah satu peserta/calon Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Desa Pudun Jae, Kecamatan Psp Angkola Julu. Hal itu terlihat dari hasil pendaftaran calon Pilkades serentak 2015. “Pilkades sudah hangat di sini (Desa Pintu Langit Jae,red). Apalagi dengan hadirnya mantan anggota DPRD sebagai […]

  • Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski upaya perluasan lahan ubi kayu mentok oleh SK 44, upaya harus tetap dilakukan untuk menyelamatkan industri keripik di Mandailing Natal (Madina). “Petani harus dirangsang untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih memungkinkan untuk tanaman ubi kayu,” kata Ketua KTNA (Kontak tani Nelayan Andalan) Madina, Monang Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis (4/4/2013). SK […]

  • SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah, S.Pd. Kemiskinan adalah fenomena yang begitu mudah dijumpai di mana-mana. Kelaparan kian hari yang semakin bertambah. Di balik kemegahan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, misalnya, tidak terlalu sulit kita jumpai rumah-rumah kumuh berderet di bantaran sungai, atau para pengemis yang berkeliaran di perempatan-perempatan jalan. Anehnya, secara statistik jumlah mereka bukan berkurang, tetapi […]

  • Dinas Pendidikan Madina Bantah Pihakketigakan Bahan Ujian Sekolah

    Dinas Pendidikan Madina Bantah Pihakketigakan Bahan Ujian Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYBUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) membantah menyetujui pengadaan bahan ujian sekolah dasar ditangani pihak ketiga. Itu dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Raja Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (15/6/2022) menyusul kehebohan beredarnya foto naskah ujian sekolah dasar yang memperlihatkan ketidaksinkronan pertanyaan dengan jawaban. Foto-foto itu beredar di jagad dunia maya sejak […]

  • Besok Pemkab Madina Akan Lakukan Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS

    Besok Pemkab Madina Akan Lakukan Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mandailing Natal (Madina) akan menyelenggarakan Tes Kompetensi Dasar (TKD) seleksi CPNS, mulai besok, Rabu (10/12/2014) hingga 21 Desember. TKD seleksi CPNS ini akan diikuti 6.703 orang memperebutkan 90 formasi, diantaranya bidang kesehatan, pendidikan dan tenaga tekhnis. Demikian disampaikan Kepala BKD Madina, Ahmad Meinul Lubis kepada wartawan […]

  • Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat, – Kejaksaan Negeri Stabat melakukan penggeledahan ruangan kerja Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk mencari berkas sebagai bukti tambahan bagi tersangka Sekretaris DPRD HS. “Kita mengumpulkan bukti bukti kasus dugaan korupsi Sekwan (Sekretaris Dewan/DPRD) Langkat,” kata Kepala seksi Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Stabat Ricardo Marpaung di Stabat, Kamis. Ricardo […]

expand_less