Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”.

Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks.

Hal itu terungkap pada silaturrahim raja-raja di Bagas Godang Bonandolok, Kecamatan Siabu, Madina, Sumut, Rabu malam (22/5/2024).

Bagas Godang Bonandolok selaku tuan rumah silaturrahim 30 tokoh raja dan tokoh adat menunjukkan Mangaraja Porkas Paruhuman Hasibuan akan memperkuat barisan raja-raja Mandailing dalam mewujudkan perubahan melalui konsep Patujoloon Mandailing.

Menyambut kedatangan Patuan Mandailing dan rombongan, Mangaraja Porkas Paruhuman mengundang perangkat adat setempat dalam acara silaturrahmi itu.

“Kami sependapat, Mandailing Natal terus-terusan menghadapi permasalahan besar yang sangat kompleks. Keadaan Madina saat sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap,” katanya.

Dia mengungkapkan, karena keadaan yang seperti itu, Madina memang membutuhkan seorang tokoh pemimpin tangguh yang mumpuni.

Sosok yang diyakini cukup siap untuk membawa Madina keluar dari problem yang melilit saat ini, yakni, H Ivan Iskandar Batubara, yang sebelumnya sudah dipilih untuk menerima gelar adat tertinggi, yakni Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing.

Persepsi dan permohonan Raja-raja Mandailing itu pun sudah dituangkan dalam satu naskah tertulis dan sudah disampaikan kepada Ivan. Sampai sekarang, sikap Pak Ivan Iskandar Batubara tetap sama: Inda mangilak tano ditinggang udan”.

Partisipasi “Marsialap Ari”

Di silaturrahmi itu Mangaraja Paruhuman menegaskan, “Sekarang, Patuan Mandailing yang hadir bersama Mangaraja Gunung dari Gunungtua, Mangaraja Enda Junjungan Panyabungan Tonga dan Suta Soalompoan dari Mompang hendak mengajak kita  yang berdomisili di Luat Bonandolok ini untuk mengambil peran atau partisipasi yang lebih besar.”

Menyahuti kalimat-kalimat pamangkal hata dari Mangaraja Porkas, Patuan Mandailing atau H Hasanul Arifin Nasution dari Bagas Godang Hutasiantar yang duduk melingkar bersama undangan menyampaikan tiga poin.

Pertama, komitmen Raja-raja Mandailing harus diteguhkan. Kedua, visi Raja-raja Mandailing dan Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing sudah dirangkai dalam satu konsep, narasi atau gerakan besar, yaitu: “Patujoloon Mandailing Natal, Standar Baru Kemajuan Daerah”.

Ketiga, narasi besar yang sudah berjalan itu harus direspon secara  partisipatif, atau dalam istilah Mandailing marsialap ari sebagaimana harapan dan kehendak yang sudah dituangkan dalam ajakan Patujoloon Mandailing itu.

Dalam budaya marsialap ari, lanjut Patuan Mandailing, “ada saatnya kita yang harus siap untuk di-sabat dan ada kalanya kita yang memberi tumpuk. Jika sekarang kita harus memberi sabat ada saatnya kita mendapat tumpuk”.

“Makanya, kita mesti ambil peran dengan dua hal: Satu, masuk dan lebur ke dalam narasi ini secara partisipatif. Dua, kita luruskan yang bengkok-bengkok dan tegakkan yang miring-miring sehingga keberadaan dan marwah kita kembali ke posisi sentral dinamika masyarakat. Kita ubah kebiasaan buruk. Hilangkan kebiasaan menerima amplop yang memunculkan cap “raja amplop”. Jangan lagi memilih pemimpin karena uang-nya,” imbuh Patuan Mandailing.

Penguatan Aspirasi
Hal yang lebih mendasar terungkap dari Drs. H Wildan Siregar yang dikenal sebaiknya pengurus parsadaan marga dan Ketua Parsulukan Simaninggir di Bonandolok.

Menurutnya, kalau memang Harajaon (tokoh/raja adat) sebagai pemimpin informal bersedia menjadi penyambung aspirasi masyarakat, perlu ada sejenis MoU (kesepakatan tertulis) Raja-raja Mandailing dengan calon bupati yang akan dipilih, yaitu Ivan Iskandar Batubara.

“Dengan begitu, Harajaon punya kekuatan yang tidak bisa diabaikan atau dilupakan begitu saja,” tegasnya.

Namun, pemikiran yang mengemuka tentang pemenangan di Pilkada, langsung ditanggapi Patuan Mandailing dengan menyebutkan, “Kalau pun nanti bicara pemenangan, yang harus dimenangkan itu, bukan individu atau kelompok, melainkan harapan besar kita, yaitu menerapkan Patujoloon Mandailing secara utuh dan berkesinambungan.”

Menutup pertemuan itu, Ustadz Sulhan Lubis pun memimpin doa secara khusus, salah satunya memohon agar konsep Patujoloon Mandailing itu nantinya benar-benar terwujud di Mandailing Natal.(rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka. Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi. Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong […]

  • Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terkait persoalan pemasangan pipa limbah sisa proses ke Sungai Batangtoru, Tim Advance sepakat dibentuk untuk menuntaskan permasalahan antara warga dan PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Demikian salah satu hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Propinsi Sumut yang dipimpin Plt Gubsu […]

  • Paya Bulan

    Paya Bulan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paya Bulan pada pagi hari. Paya Bulan terletak di Kabupaten Mandailing Natal memiliki panorama yang teramat indah. Nyaris berada di sisi Jalan Lintas Sumatera, sehingga para turis sangat mudah menjangkau Paya Bulan. (foto: “Puli” Mauhammad Yunus)

  • Siswi SMK AKP Tewas Digilas Dump Truk

    Siswi SMK AKP Tewas Digilas Dump Truk

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM, (MO) – Wiwik Sundari(15) warga Dusun II Desa Sidourip Kecamatan Beringin, siswi kelas I SMK Yayasan Awal Karya Pembangunan (AKP) di Pasar Sore Kecamatan Beringin, tewas terlindas dump truk pengangkut tanah di Jalan Lintas Sidourip tepatnya di Dusun Sunda Desa Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin, Selasa (27/11), sekitar pukul 11.00 Wib. Sebelumnya korban, […]

  • Usai Aksi Emak-emak APH Tetap Bergeming, Masyarakat Kembali Datangi Rumah Terduga Bandar Narkoba

    Usai Aksi Emak-emak APH Tetap Bergeming, Masyarakat Kembali Datangi Rumah Terduga Bandar Narkoba

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TABUYUNG (Mandailing Online) – Aksi emak-emak yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba pada Jumat (31/12) pekan lalu nyatanya tetap membuat aparat penegak hukum (APH) bergeming. Akibatnya situasi di Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Senin (3/12) kembali memanas dan berujung warga kembali mendatangi rumah terduga bandar narkoba tersebut. Dari informasi di lapangan, peristiwa kedua ini […]

  • Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Realisasi capaian perekaman e-KTP di Madina masih sekitar 51,02 % atau 170.542 orang. Agar seluruh penduduk usia ber-KTP memperoleh KTP elektronik, Pemkab Madina sudah memperpanjang jadwal perekaman hingga 30 April 2012. Kadis Kependudukan Catpil Sonnakertrans Muhammad Jamil, S.sos bersama Kabid Catpil Ibrahim Lubis kepada Mandailing Online, diruang kerjanya Senin (13/2) mengungkapkan, jumlah […]

expand_less