Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Ketua PDIP Medan dipolisikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zakir Husin alias Zakir, mengadukan Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon Hutagalung ke Polresta Medan.

Zakir tidak senang atas pernyataan Henry Jhon Hutagalung di media massa yang menuding dirinya mengedarkan narkoba dan dibeking polisi. Tidak hanya itu, Jhon juga menyurati Kapolda Sumut agar membuka kembali kasus peredaran narkoba yang melibatkan dirinya. Bahkan Jhon menyatakan mempunyai bukti-bukti atas keterlibatan Zakir.

Menurut Zakir, perbuatan Henry Jhon telah menghancurkan nama baik sebagai kader PDIP. Karena itu, pencemaran nama baik ini diadukan ke Polresta dengan tanda bukti laporan No. LP 795/III/2011/SU/Resta Medan.

“Pada tahun 2005, saya pernah terlibat narkoba dan dihukum 18 bulan penjara. Masa hukuman itu telah dijalani hingga saya bebas. Kalau Henry Jhon mempunyai bukti-bukti keterlibatan saya dengan narkoba, perlihatkan saja, saya siap,” ujar Zakir, pagi ini.

Terkait pengaduan tersebut, penyidik Unit Ranmor telah memeriksa Kim Wat, Wakil Ketua PAC PDIP Medan Deli sebagai saksi. Dari 21 saksi yang dipanggil, hingga saat ini masih satu orang yang memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

“Saya sangat kecewa dengan perbuatan Henry Jhon dan perbuatannya itu saya tidak bisa terima, biar dia diproses hukum yang berjalan,” tegas Zakir berharap Polresta benar-benar memproses pengaduan ini hingga ada kepastian hukum.

Dijelaskan Zakir, tuduhan pencemaran nama baik berawal dari adanya aksi demo pada tanggal 3 Maret 2011 di kantor DPC PDIP Medan yang menyoroti dugaan arogansi Henry Jhon. Diduga aksi demo tersebut didalangi oleh Zakir, sehingga Henry Jhon melakukan temu pers dengan menuduh Zakir sebagai pengedar narkoba yang dibekingi oleh polisi.

Korban kemudian membuat pengaduan dengan pasal yang dikenakan 311 atau 335 KUHPidana, yakni pencemaran nama baik dan atau setidaknya melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fadillah Zulkarnaen, mengatakan pengaduan korban benar ada dan saat ini pihaknya masih tahap pemanggilan saksi-saksi dan kedepannya
terlapor akan dipanggil. Sesuai dengan keterangan saksi-saksi nantinya akan nampak bahwa pengaduan korban memenuhi tindak pidana dan diperkuat dengan gelar perkara.

Sementara Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon, ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya tidak mengangkat handphone dan bahkan via SMS juga tidak membalas.
Sumber :Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

  • Diskriminasi Akibat Islamphobia

    Diskriminasi Akibat Islamphobia

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor   Viral di jagad sosial media tentang pemberitaan seorang ustadz tanah air yaitu Ustadz Abdul Somad yang lebih sering di panggil UAS. Pasalnya UAS dan keluarga dicekal di Singapura pada saat akan berlibur. Dan yang lebih mirisnya lagi, menurut pemerintah Singapura itu dikarenakan UAS pernah berceramah terkait tentang […]

  • Raja Singa Marak, Kemana Negara Harus Berlabuh?

    Raja Singa Marak, Kemana Negara Harus Berlabuh?

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Kolumnis, tinggal di Padangsidimpuan Sifilis atau yang disebut juga raja singa menjadi penyakit yang menjadi sorotan pemerintah saat ini. Karena Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), jumlah kasus sifilis telah mengalami peningkatan hingga 70 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir. (Dinkes Aceh, 11/05/23). Diperoleh data pada tahun 2022 tercatat sebanyak 16.283 […]

  • Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Panyabungan

    Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Seorang Nara Pidana kasus Narkoba yang menghuni Lapas kelas II B Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dikabarkan kabur. Dari informasi yang diperoleh, nara pidana yang kabur tersebut adalah warga Desa Ipar Bondar, Kecamatan Panyabungan yang harus menjalani ponis hukuman 9 tahun penjara. Dikutip dari datapos.id , Kalapas kelas II B Panyabungan, […]

  • Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG – Pakar politik Zamzami A Karim mengatakan pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dari tempat persembunyian yang dipublikasikan berbagai media massa merupakan ujian berat bagi Partai Demokrat. “Ini sebagai ujian berat, apakah Partai Demokrat memang partai pionir dalam agenda reformasi dan pemberantasan korupsi atau tidak berbeda dengan partai lain yang mudah tergoda […]

  • Polrestabes Bandung periksa 12 saksi terkait sekte seks

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG,- Polrestabes Bandung sampai saat ini telah memeriksa 12 saksi untuk dimintai keterangannya terkait beredarnya surat perintah ritual seks bebas (Sekte Seks Bebas) yang menyantumkan 10 nama PNS di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung. “Saksi-saksi yang sudah dimintai keterangannya diantaranya adalah NUn,PNS Perpusda Kota Bandung, GL putra NU dan adik GL. Semuanya kita […]

expand_less