Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Soal Suami Bunuh Istri & Mertua, Sering Dimaki karena Tak Kerja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


MADINA-
Roichandra Siregar (27) alias M Aswan Hadi tersangka pembunuhan istri dan mertua mengaku khilaf. Ia mengaku perbuatan itu dilakukan karena sering dimaki istrinya persoalan tak punya kerja.
Perbuatannya tersangka mengakibatkan istrinya Hamidah (30) dan mertuanya Misikem (70) meninggal dunia. Sebelum membunuh istrinya, tersangka mengaku dicaci maki oleh istrinya dengan kalimat kasar. Kemudian tersangka tak tahan dan mengku khilaf sehingga tersangka melayangkan pukulan ke tubuh istrinya, Senin (18/4) lalu sekira pukul 10.00 WIB di di rumah yang ditinggali korban dan tersangka di Dusun 3 Desa Bintungan Bajangkar, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina.
Roichandra yang mengaku belum memiliki pekerjaan tetap setelah menikahi korban 3 bulan lalu, ia mengaku sering bertengkar dengan istrinya yang sebelumnya berstatus janda 2 anak.
Sebelum kejadian, di ruang tengah rumah korban, setelah memukul kepala istrinya, tersangka mengambil gagang cangkul dan dihantamkan ke kepala istrinya sehingga istrinya terjatuh. Melihat kejadian itu, mertuanya yakni Misikem keluar dari kamar rumah dan spontan berteriak melihat yang terjadi.
”Setelah saya menghantamkan gagang cangkul ke kepala istri saya, mertuanya saya datang dan menjerit histeris. Saat itu saya kalap sehingga mertua saya juga akhirnya saya pukul dengan kayu itu. Seingat saya dua kali ke kepalanya. Setelah keduanya benar-benar terjatuh dan saat itu saya lihat masih bernyawa tetapi pingsan saya ikat kaki tangan keduanya dengan tali nilon dalam kondisi bersimbah darah saya tinggal keduanya di tempat itu juga dan keluar rumah untuk lari. Setibanya di perkampungan saya temui mertua laki-laki saya Jarimin (75) untuk meminjam sepedamotornya dengan alasan mau jalan ke Sinunukan. Mertuanya saya memberikannya, kemudian saya lari mau menuju Medan,” terang Roichandra kepada wartawan di depan ruangan SPK sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan, Rabu (20/4) kemarin.
Pelaku mengaku selama ini tinggal di Simpang Limun Medan juga tidak memiliki pekerjaan yang tetap sebelum menikah dengan korban.
Diceritakan tersangka yang mengaku warga Jalan Sisimangaraja Simpang Limun Medan, dirinya kenal dengan istrinya itu berawal dari kenalan di telepon seluler dalam hitungan bulan. Di mana dari hasil komunikasinya keduanya sepakat untuk merajut rumah tangga meskipun Hamidah telah pernah gagal dalam membina rumah tangga dan memililiki 2 orang anak dan saat ini telah bersekolah di SDN setempat.
”Kami baru nikah 3 bulan yang lalu Pak, tetapi setelah menikah saya belum memiliki pekerjaan tetap dan sering bertengkar karena istri saya sering menuduh saya laki-laki tak berguna dan tak bisa memberi nafkah, saya merasa sakit hati,” tambahnya lagi seraya mengaku dia menyesal dengan kejadian.
Sementara Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunte saat ditemui METRO didampingi Kasat Reskrim AKP SM Siregar SH menjelaskan bahwa pelaku ditangkap di daerah Labuhan Batu atas hasil kerja sama dengan Polres Madina.
Polres Madina menerima informasi dan langsung di hari kejadian melakukan pengejaran. Sedangkan motif sesungguhnya dalam kasus ini masih sedang didalami dan sementara atas hasil keterangan mertua laki-laki tersangka, pasangan suami istri ini yang masih 3 bulan setelah menikah sering cekcok dalam rumah tangga.
”Mungkin karena persoalan ekonomi, kita berhasil menangkapnya di Labuhan Batu sekitar 24 jam setelah kejadian,” sebut Kapolres.
Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh Jarimin (75) atau mertua laki-laki tersangka. Di mana dari keterangannya pagi itu Jarimin mengantarkan cucunya atau anak dari Hamidah ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor Supra X.
”Setelah diantarkan ke sekolah Jarimin tak langsung pulang karena masih hujan dan dia singgah di warung kopi di desa itu juga sementara jarak dari TKP atau rumahnya yang terbuat dari papan ke pemukiman warga sekitat 3 kilometer. Tak lama kemudian tersangka datang menemui Jarimin dan meminjami sepeda motornya kepada tersangka,” kata Kasat.
Lebih dari sejam lamanya sepedamotor yang dipinjam tak kunjung datang, mungkin karena was-was, kata Kasat, Jarimin pulang ke rumahnya dan melihat istrinya dan putrinya bersimbah darah dengan kondisi terbaring dan kaki serta tangan keduanya dalam keadaan terikat tali nilon dan sudah tak bernyawa lagi.
”Saat itulah dia memberitahukan kepada warga desa karena di sekeliling rumahnya tak ada satupun tetangga,” jelas Kasat.
Setelah didatangi warga dan juga personel polsek tiba di TKP sekitar pukul 15.00 WIB sore, maka Polres melakukan pengejaran dengan meminta bantuan dengan Polres lain dan tersangka ditangkap di Labuhan Batu. Di mana, saat itu tersangka tujuannya hendak ke Medan untuk melarikan diri.
”Tersangka dijerat pasal 340 subsider 338 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dengan tuntutan perencanaan pembunuhan. Sementara barang bukti di TKP yakni sebatang kayu gagang cangkul dan tali nilon telah diamankan Polres Madina,” tambahnya mengakhiri. (wan/leo)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yamaha Gandeng Wartawan Rencanakan Touring Tertib Lalu Lintas

    Yamaha Gandeng Wartawan Rencanakan Touring Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Yamaha Padangsidimpuan wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menggandeng wartawan untuk diikutkan dalam acara touring tertib berlalu-lintas. Ini dilakukan pihak Yamaha guna mendukung pemerintah terutama pihak kepolisian, untuk menyosialisasikan UU No 22/2009 tentang Lalulintas dan Jalan. Pimpinan perwakilan Yamaha wilayah Tabagsel Jhonny Tuerah, kepada MedanBisnis, Minggu (8/1), menyebutkan touring direncanakan melibatkan komunitas wartawan yang ada […]

  • Densus Antikorupsi tak ganggu KPK

    Densus Antikorupsi tak ganggu KPK

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Ketua Komisi III DPR Pieter Zulkifli menilai pembentukan Densus Antikorupsi tidak akan mengebiri kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya diyakini bisa bersinergi dalam pemberantasan korupsi. “Tidak juga sepanjang niat baik. Kejujuran menjadi landasan untuk mengemban amanah,” ujar Pieter kepada wartawan, hari ini. Menurut dia, Polri harus melakukan pembenahan terlebih dahulu jika memang […]

  • Pentingnya Menjaga Lisan

    Pentingnya Menjaga Lisan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, perawi hadits, Abdullah bin Mubarak, menunaikan ibadah haji. Ketika berziarah ke makam Rasulullah SAW, Dia bertemu dengan wanita tua. Setiap kali Abdullah bertanya selalu dijawab wanita itu dengan ayat-ayat Alquran. Abdullah, Assalamualaikum. Wanita tua, Salamun qaulan min rabbi rohim (salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih. QS Yasin 58). Abdullah, ”Semoga Allah merahmati […]

  • Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

    Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lelah mendulang prestasi dan mengharumkan nama daerah di tengah keringnya apresiasi dari pemerintah tentu tidak mudah. Kondisi itu harus dirasakan Karateka Rahmania Amalia Suayb. Karateka yang berdomisili di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat ini seperti buih di tengah lautan. Prestasi yang ia raih tak terlihat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal alumni […]

  • Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): pada uji pendaratan dan terbang pesawat  jenis Beechcraft Super Kings Air dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) kamis 21/3/2024, Kepala Bandara UPBU Aek Godang Abdul Rozak mengaku, pendaratan berjalan mulus. ” pendaratan berjalan mulus, uji coba ini sekaligus pilot menguji apakah ander shoot atau pesawat terbang mendarat sebelum badan […]

  • PKS Madina  Galang Kekuatan Untuk  Yusuf-Imron

    PKS Madina Galang Kekuatan Untuk Yusuf-Imron

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal (Madina) mulai menggalang  kekuatan dii kawasan Mandailing Julu dalam memperjuangkan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina H.M Yusuf Nasution, M.Si/Imron Lubis,S.Pd.MM. Pengalangan diawali dengan pertemuan dan konsolidasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang  (PAC), simpatisan dan kader  PKS se-wilayah Mandailing Julu yang dimulai pada Sabtu (19/9) […]

expand_less