Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
  • print Cetak

SIPIROK-Pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, diimbau agar lebih waspada. Sebab, kondisi jalan yang berada di kawasan pegunungan ini diselimuti awan tebal.
Pantauan METRO Senin (16/1), jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter ke depan. Disamping itu, badan jalan juga dalam keadaan basah, sehingga kondisi ini tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Terlihat beberapa diantara pengguna jalan mengurangi laju kendaraan serta menghidupkan lampu untuk mengantisipasi terjadinya lakalantas.
“Jarak pandang sangat terbatas, harus mengurangi kecepatan,” ujar Basri Hutagalung (35) salah seorang pengguna jalan saat melintas.
Beberapa warga setempat, boru Simbolon (40) mengutarakan, suasana awan tebal yang menyelimuti wilayah Aek Latong baru berlangsung sejak menjelang pagi hari.
“Sejak subuh tadi (Senin 16/1, red) sudah mulai gelap. Suasanannya juga dingin, malah jarak pandang hanya sekitar 10 meter, inipun sudah lebih baik dari tadi,” tuturnya.
Warga lainnya, P Siregar (60) menceritakan, suasana awan menyelimuti seperti sekarang ini sudah merupakan hal lumrah di wilayah tersebut, bahkan wilayah Kecamatan Sipirok pada umumnya terutama pada musim hujan.
“Hampir setiap musim hujan suasana seperti ini selalu ada. Mungkin karena wilayah kita berada di ketinggian. Awan inikan berupa bintik hujan yang dibawa angin. Sudah biasalah bahkan terkadang bisa seharian kita tak melihat sinar matahari,” terangnya.
Kondisi tersebut katanya sangat berbahaya bagi pengguna jalan, karena jarak pandang akan terbatas, apalagi kondisi jalan banyak yang berlubang serta berjurang-jurang di kiri-kanan jalan. “Ya harus hati-hatilah. Apalagi kabut begini selalu disertai kondisi jalan yang basah sisa embun,” pungkasnya. (ran.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Merampok di Medan, Babak Belur Dihajar Massa

    Polisi Merampok di Medan, Babak Belur Dihajar Massa

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Oknum anggota Kepolisian Resor Kota Medan berinisial SD dikeroyok warga karena diduga melakukan perampokan terhadap seorang pemuda di Jalan Durung, Jumat, 22 April 2011, sekitar pukul 17.00 WIB. Oknum anggota Polri itu diketahui warga merampok Nikmal, warga Jati Komplek Universitas Negeri Medan. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, aksi perampokan itu berawal ketika tersangka menghentikan Nikmal […]

  • Rapat dengan Wapres, Atika: Kehadiran Perempuan di Masa Mendatang Harus Lebih Banyak

    Rapat dengan Wapres, Atika: Kehadiran Perempuan di Masa Mendatang Harus Lebih Banyak

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi mengikuti rapat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik bersama Wakil Presiden KH. Ma’aruf Amin, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmaydi, Forkopimdasu, dan kepala daerah se-Sumatera Utara di Medan, Rabu (17/11). Mewakili Pemkab Madina, Atika menyampaikan isi rapat ini sesuai dengan program Pemkab Madina yang […]

  • Razman : Tim Pemenangan Dahlan-Suheri Jangan Coba-Coba Berbohong

    Razman : Tim Pemenangan Dahlan-Suheri Jangan Coba-Coba Berbohong

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Penetapan 3 orang Tim Pemenangan Dahlan-Suheri tersangka politik uang Pilkada Madina oleh Polres Madina, mulai mencuatkan bahwa posisi kemenangan Dahlan-Suheri makin goyang. Polres Madina, Rabu (30/3/2016) menyatakan telah menetapkan 3 orang Tim Pemenangan Dahlan-Suheri tersangka politik uang Pilkada Madina. Kuasa Hukum Yusuf-Imron, Razman Arif Nasution mencuatkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres […]

  • Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Ternyata proses hukum perkara dugaan korupsi desa digital atau Smart Village yang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) sudah tahap penyidikan. Namun sejauh ini kejaksaan belum menetapkan tersangka. Kasi Intelijen Kejari Madina, Jufri Wandy Banjarnahor SH, MH, Selasa (23/09/25) dikutip dari DataPos.id menjelaskan bahwa  tim masih terus melakukan penyidikan dan […]

  • Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pertanyaan dalam judul di atas kian populer menyusul ramainya pemberitaan sejumlah skandal terkait insitusi Polri akhir-akhir ini. Meski jawabannya masih ada polisi baik, namun acap kali keberadaan mereka tertutup oleh aksi polisi-polisi nakal. Akibat tindakan-tindakan tak terpuji ini publik pun semakin ragu dengan moral aparat penegak hukum. Upaya Kepolisian membangun public trust dengan meluncurkan program […]

  • Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Analisis yuridis terhadap putusan MK no.41/phpu.d-viii/2010 tanggal 6 juli 2010 tentang Pilkada Madina dan putusan no. 45/phpu/d.viii/2010 tanggal 7 juli 2010 tentang pilkada Kota Waringin barat. Diungkapkan Irwan H Daulay,Mantan Calon Bupati Madina 2010, melalui e-mail pribadinya, Senin (7/10). Dia menambahkan, surat di serahkan ke kantor Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan […]

expand_less