Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Kasus Dugaan Korupsi Bansos 2007, Pejabat Pemko Siantar Masih Diperiksa KPK di Jakarta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR:
Lanjutan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabar dan staf pegawai Pemko Pematangsiantar di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta masih berlanjut, Selasa (1/12).

Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi mengatakan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan KPK itu untuk meminta keterangan terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun 2007 sebesar Rp16 miliar lebih.

Menurutnya, ada tiga orang yang menjalani pemeriksaan lanjutan, yakni Resman Saragih yang saat ini menjabat Kepala Badan Pelayanan Ijin Terpadu (BPIT), Ariston Manurung sebagai Bendahara Kas Sekretariat Pemko Pematangsiantar, dan Harun Harahap, salah seorang staf pegawai bagian Kas Sekretariat.

“Hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan,” papar Johan melalui pesan singkat.

Saat ditanya mengenai belum ada dilakukan pemeriksaan terhadap Walikota Pematangsiantar RE Siahaan terkait penyelidikan kasus tersebut, Johan Budi mengatakan belum diperlukan. Dia juga menegaskan, jika nanti diperlukan, maka menurutnya KPK akan meminta keterangan dari orang nomor satu di Kota Pematangsiantar tersebut.

Sebelumnya, pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan stfa pegawai pemko ini diduga berhubungan dengan proses aliran dana bantuan sosial di APBD tahun 2007 sebesar Rp12,6 miliar, ditambah di P APBD tahun 2007 sebesar Rp4 miliar lebih.

Pemeriksaan pertama dilakukan kemarin, Senin (30/11) terhadap ketiganya di gedung KPK yang beralamat di Jalan Rasuna Said, Jakarta.

Informasi yang dihimpun dilapangan, selain itu ada empat orang lagi pejabat eselon II dan III akan diperiksa hari ini, Rabu (2/12). Nama-nama tersebut, yakni Mantan Kabag Sosial dan saat ini menjabat Kabag Umum, Risfany Sidauruk, Tioria br Napitu sebagai Pemegang Kas Daerah, mantan Asisten I, Lintong Siagian, dan Resman Saragih.

Untuk pemeriksaan Lintong dan Resman diduga keduanya berperan melakukan pemotongan atas setiap anggaran yang dikeluarkan dari bantuan sosial tersebut.

Selain itu, Ariston Manurung dan Harun Harahap yang sudah dua hari menjalani pemeriksaan, direncanakan Rabu akan pulang ke Pematangsiantar. Pemeriksaan lanjutan dilakukan KPK di Jakarta dilakukan, setelah tim penyelidik KPK mengevaluasi hasil pemeriksaan di Polres Simalungun beberapa hari yang lalu.

Diduga dari beberapa yang diperiksa ada yang memberikan keterangan tidak transparan pada para penyidik terkait aliran dana tersebut. Selain itu, disebut-sebut pemeriksaan ini terkait hasil audit Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2007, jika dana sebesar Rp4,7 milar tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, KPK secara maraton telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan PNS Pemko Pematangsiantar, termasuk penerima bantuan di Aula Widya Satya Brata Polres dari tanggal 18-20 November 2009, terkait dugaan korupsi dana bansos tahun 2007.(jansen)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 23 pemain siap masuk Pelatnas PPA 2015

    23 pemain siap masuk Pelatnas PPA 2015

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Sebanyak 23 dari 51 pemain yang dipanggil telah menyatakan kesiapannya untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) Pra Piala Asia (PPA) 2015 di Medan, Sumatra Utara mulai Minggu (6/1). Manajer Timnas Senior Mesak Manibor di Jakarta, Jumat, mengatakan data pemain itu didapat dari manajemen timnas yang selama ini mengurus persiapan timnas sebelum menjalani […]

  • Madina Enggan Menyuap Pusat Soal CPNS

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar merebak di Madina bahwa tidak ikutnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam penerimaan CPNS tahun 2013 ditengarai akibat Pemkab Madina enggan memberikan suap quota kepada departemen di Jakarta. Kabar itu menjadi salah satu topik pembicaraan di Panyabungan. Sementara itu, dalam beberapa pembicaraan tidak resmi dengan wartawan, sejumlah kalangan pejabat di Madina […]

  • Buku “Pengabdian Sepanjang Hayat”, Biografi Syamsir Loebis Untuk Teladan Generasi

    Buku “Pengabdian Sepanjang Hayat”, Biografi Syamsir Loebis Untuk Teladan Generasi

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Polisi itu kan bagian dari masyarakat, bertindak berdasarkan kode etik yang telah ditetapkan, jaga kehormatan kesatuan. Jika kita berpedoman pada niat baik, melakukan tugas dengan cara-cara yang baik insyaallah tidak ada masalah”. Kalimat itu salah satu ungkapan yang diucapkan Kombes (Purn) H. Syamsir A. Loebis,SH glr Mangaraja Oloan Soripada di halaman 8, Bagian I, buku […]

  • KUD Kuala Tunak Tabuyung Sukses Gelar Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2024

    KUD Kuala Tunak Tabuyung Sukses Gelar Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG( Mandailing Online ) –Markabar.com:  KUD. Kuala Tunak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024, Sabtu, 21/12/2024 yang dilaksanakan di Kantor KUD Kuala Tunak dan dihadiri oleh Anggota, Pengurus, Pengawas dan disaksikan Forkopincam seperti Camat Muara Batang Gadis yang diwakili oleh Kasi […]

  • Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Polsek Batang Natal di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten.Mandailing Natal ( Madina ) terkesan tutup mata terhadap aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi tepatnya di Dusun Batumarsaong. Aktifitas tambang ilegal itu sendiri dilakukan mafia tambang bernama Fajaruddin. Dari pengakuan Fajaruddin sendiri bahwa aktifitas tambang emas ilegal nya itu merupakan kerjasama dengan masyarakat […]

  • Harga Bahan Pokok Melonjak

    Harga Bahan Pokok Melonjak

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca Natal dan menjelang Tahun Baru 2011, sebagian harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Mandailing Natal, melonjak. Antara lain cabai yang saat sekarang ini harganya mencapai Rp 40-50 ribu perkilogramnya. Pantauan wartawan di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12/2010), salah seorang pedagang bernama Ucok Nasution (35) menjual cabai merah Rp 50 ribu per […]

expand_less