Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pemeriksaan Hasil Tes CPNS di USU Tipis Kemungkinan Muncul KKN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Pemeriksaan lembar jawaban (LJK) seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan pola scanning yang diterapkan Universitas Sumatra Utara (USU) tipismemunculkan peluang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) maupun permainan lain.

Sekdaprovsu RE Nainggolan dan Tim Komisi A DPRD Sumut yang menyaksikan langsung pembukaan segel packing LJK CPNS Pemprovsu untuk diperiksa di USU Medan, Selasa (1/12).

Proses pemeriksaan LJK ini, janjut dia, benar-benar dilakukan secara transparan oleh USU di salah satu ruangan Pusat Data Komputer USU, bahkan seluruh proses yang berlangsung di ruangan itu direkam oleh kamera tersembunyi dan dapat dilihat langsung melalui layar televisi monitor yang disediakan di lobbi depan gedung tersebut.

Sekdaprovsu didampingi Inspektur Wilayah Provsu Nurdin Lubis, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provsu M Arsyad Lubis, Kadis Kominfo Sumut Eddy Syofian menegaskan seluruh proses pemeriksaan LJK ini diserahkan sepenuhnya kepada USU tanpa intervensi sedikitpun dari Pemprovsu.

Pada peninjauan tersebut, Tim Komisi A DPRD Sumut terdiri dari Enda Mora Lubis (Wakil Ketua), Nurul Azhar Lubis (Sekretaris), Marah Halim M, Hasbullah Hadi, Marasal Hutasoit, Suasana Dachi, Nur Azizah Tambunan, dan Sudirman Halawa. Rombongan anggota dewan memberi apresiasi kepada USU yang siap untuk diawasi 24 jam dalam proses ini, termasuk saat memasukkan kunci jawaban untuk penetapa ranking yang dijadwalkan Kamis (4/12).

Dalam proses pemeriksaan LJK ini, USU terlebih dahulu menscanning masing-masing kertas LJK ke dalam sistem komputer dengan program JPEG. Dengan program ini relatif tidak ada peluang untuk mengubah atau menukangi kertas LJK yang akan diperiksa oleh komputer.

Hal ini dimungkinkan karena yang akan dibaca oleh komputer bukan kertas LJK, melainkan hasil scanning yang dengan program JPEG tidak bisa diformat ulang (sudah terkunci) sehingga operator tidak bisa mengubah letak jawaban peserta ujian.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Enda Mora Lubis didampingi tim mengakui dengan komputerisasi USU ini memang tipis sekali celah atau peluang untuk KKN. Lagipula, USU memberi peluang 24 jam setiap hari selama proses pemeriksaan ini bagi dewan melakukan pengawasan.

”Kami merespon komitmen Gubsu dan Sekdaprovsu beserta jajarannya terutama BKD Provsu yang senantiasa memberikan keyakinan kepada publik bahwa proses CPNS ini objektif, transparan dan fair serta meminta dewan membantu mengawasi,” ujarnya.

Enda Mora mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya atas iming-iming atau bujuk rayu pihak tertentu yang menyatakan seolah-olah dapat mengurus kelulusan ini dan kepada eksekutif dan pihak USU harus membuktikan diri tidak bermain dalam proses ini.

Hasbullah Hadi dan anggota dewan lainnya juga mengimbau masyarakat yang mencurigai atau menemukan bukti adanya percaloan atau permainan dalam sistem ini agar menyampaikan pengaduan ke Komisi A DPRD Sumut.

Sementara itu, banyak peserta testing periode sebelumnya mengapa banyak nama-nama peserta ujian yang tidak muncul dalam komputer.

”Masalahnya di situ, bukan dalam pemeriksaan. Ada kemungkinan lembar jawaban sebagian peserta tidak disanning, sehingga tidak muncul dalam lembar komputer,” ujar Sahata Tinambunan yang pernah mengikuti tes CPNS dari Pemkab Dairi, namun tidak muncul namanya dalam lembaran komputer.

Padahal, menurut dia, seluruh jawaban soal-soal ujian yang disodorkan dijawab 100 persen dan cara penulisan sesuai dengan petunjuk yang diberikan panitia, termasuk alat tulis yang ditetapkan.

Kemudian, paparnya, permainan sering terjadi orang yang sudah keluar dan dinyatakan lulus ditukar orangnya dengan calon para pejabat, sehingga sampai saat ini masih ada yang belum dikeluarkan SK-nya.

Contoh seperti ini, ditemukan di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut yang melakukan kerja sama dengan USU. ”Masih ada CPNS yang namanya tertera dalam pengumuman yang dibuat USU, namun hingga kini SK-nya belum diterbitkan.” (rel/em)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2). Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja […]

  • Pemukulan wartawan sangat memalukan

    Pemukulan wartawan sangat memalukan

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Berbagai organisasi jurnalistik mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum perwira TNI AU pada saat sejumlah wartawan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Riau, hari ini. Berbagai lembaga kewartawanan di tanah air pun turut angkat bicara mengecam tindakan memalukan yang dilakukan oknum anggota TNI angkatan udara tersebut. “Ini merupakan […]

  • Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online ) – Tim Opsnal  Reskrim Polres Mandailing Natal kembali meringkus seorang tukang rekap judi tebak angka  jenis KIM di Desa Bange Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Rabu (9/3) sekitar pukul 22.15 Wib. Demikian dikatakan Kapolres Mandailing Natal AKBP Andry Setiawan  SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hendro S, SH kepada Mandailing Online, Rabu, […]

  • Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski upaya perluasan lahan ubi kayu mentok oleh SK 44, upaya harus tetap dilakukan untuk menyelamatkan industri keripik di Mandailing Natal (Madina). “Petani harus dirangsang untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih memungkinkan untuk tanaman ubi kayu,” kata Ketua KTNA (Kontak tani Nelayan Andalan) Madina, Monang Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis (4/4/2013). SK […]

  • Menerapkan Akuntansi Secara Sederhana di Rumah Tangga

    Menerapkan Akuntansi Secara Sederhana di Rumah Tangga

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Erwin Romeino   Akuntansi merupakan disiplin ilmu yang dapat diterapkan di berbagai bidang. Karena penerapannya erat kaitannya dengan pengelolaan keuangan, akuntansi tidak hanya dapat diterapkan untuk dunia bisnis, perusahaan-perusahaan besar maupun bisnis kecil dan UMKM, tetapi juga bisa diterapkan untuk rumah tangga atau kehidupan sehari-hari. Seorang ibu rumah tangga bisa menjadi akuntan rumahan […]

  • MA’RUF AMIN DATANG, KANTOR PEMKAB SEPI

    MA’RUF AMIN DATANG, KANTOR PEMKAB SEPI

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Sebelum berangkat meliput tabligh akbar ke Pasir Putih, Lingkar Timur Panyabungan, saya sempatkan minum teh manis di warung kopi. Senin (11/3/2019). Tiga bulan terakhir Tabligh akbar lagi musim di Mandailing Natal. Tetapi, kali ini tabligh akbar-nya lebih wah. Karena hadir Ma’ruf Amin. Calon Wakil Presiden Indonesia. Saat minum kopi, […]

expand_less