Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pemeriksaan Hasil Tes CPNS di USU Tipis Kemungkinan Muncul KKN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Pemeriksaan lembar jawaban (LJK) seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan pola scanning yang diterapkan Universitas Sumatra Utara (USU) tipismemunculkan peluang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) maupun permainan lain.

Sekdaprovsu RE Nainggolan dan Tim Komisi A DPRD Sumut yang menyaksikan langsung pembukaan segel packing LJK CPNS Pemprovsu untuk diperiksa di USU Medan, Selasa (1/12).

Proses pemeriksaan LJK ini, janjut dia, benar-benar dilakukan secara transparan oleh USU di salah satu ruangan Pusat Data Komputer USU, bahkan seluruh proses yang berlangsung di ruangan itu direkam oleh kamera tersembunyi dan dapat dilihat langsung melalui layar televisi monitor yang disediakan di lobbi depan gedung tersebut.

Sekdaprovsu didampingi Inspektur Wilayah Provsu Nurdin Lubis, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provsu M Arsyad Lubis, Kadis Kominfo Sumut Eddy Syofian menegaskan seluruh proses pemeriksaan LJK ini diserahkan sepenuhnya kepada USU tanpa intervensi sedikitpun dari Pemprovsu.

Pada peninjauan tersebut, Tim Komisi A DPRD Sumut terdiri dari Enda Mora Lubis (Wakil Ketua), Nurul Azhar Lubis (Sekretaris), Marah Halim M, Hasbullah Hadi, Marasal Hutasoit, Suasana Dachi, Nur Azizah Tambunan, dan Sudirman Halawa. Rombongan anggota dewan memberi apresiasi kepada USU yang siap untuk diawasi 24 jam dalam proses ini, termasuk saat memasukkan kunci jawaban untuk penetapa ranking yang dijadwalkan Kamis (4/12).

Dalam proses pemeriksaan LJK ini, USU terlebih dahulu menscanning masing-masing kertas LJK ke dalam sistem komputer dengan program JPEG. Dengan program ini relatif tidak ada peluang untuk mengubah atau menukangi kertas LJK yang akan diperiksa oleh komputer.

Hal ini dimungkinkan karena yang akan dibaca oleh komputer bukan kertas LJK, melainkan hasil scanning yang dengan program JPEG tidak bisa diformat ulang (sudah terkunci) sehingga operator tidak bisa mengubah letak jawaban peserta ujian.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Enda Mora Lubis didampingi tim mengakui dengan komputerisasi USU ini memang tipis sekali celah atau peluang untuk KKN. Lagipula, USU memberi peluang 24 jam setiap hari selama proses pemeriksaan ini bagi dewan melakukan pengawasan.

”Kami merespon komitmen Gubsu dan Sekdaprovsu beserta jajarannya terutama BKD Provsu yang senantiasa memberikan keyakinan kepada publik bahwa proses CPNS ini objektif, transparan dan fair serta meminta dewan membantu mengawasi,” ujarnya.

Enda Mora mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya atas iming-iming atau bujuk rayu pihak tertentu yang menyatakan seolah-olah dapat mengurus kelulusan ini dan kepada eksekutif dan pihak USU harus membuktikan diri tidak bermain dalam proses ini.

Hasbullah Hadi dan anggota dewan lainnya juga mengimbau masyarakat yang mencurigai atau menemukan bukti adanya percaloan atau permainan dalam sistem ini agar menyampaikan pengaduan ke Komisi A DPRD Sumut.

Sementara itu, banyak peserta testing periode sebelumnya mengapa banyak nama-nama peserta ujian yang tidak muncul dalam komputer.

”Masalahnya di situ, bukan dalam pemeriksaan. Ada kemungkinan lembar jawaban sebagian peserta tidak disanning, sehingga tidak muncul dalam lembar komputer,” ujar Sahata Tinambunan yang pernah mengikuti tes CPNS dari Pemkab Dairi, namun tidak muncul namanya dalam lembaran komputer.

Padahal, menurut dia, seluruh jawaban soal-soal ujian yang disodorkan dijawab 100 persen dan cara penulisan sesuai dengan petunjuk yang diberikan panitia, termasuk alat tulis yang ditetapkan.

Kemudian, paparnya, permainan sering terjadi orang yang sudah keluar dan dinyatakan lulus ditukar orangnya dengan calon para pejabat, sehingga sampai saat ini masih ada yang belum dikeluarkan SK-nya.

Contoh seperti ini, ditemukan di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut yang melakukan kerja sama dengan USU. ”Masih ada CPNS yang namanya tertera dalam pengumuman yang dibuat USU, namun hingga kini SK-nya belum diterbitkan.” (rel/em)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil III

    Perkiraan Perolehan Kursi di Dapil III

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk Dapil III (Daerah Pemilihan III) sebanyak 8 parpol memperoeh rata-rata 1 kursi. Dapil III Meliputi Kecamatan Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi, Batang Natal, Ranto Baek dan Kecamatan Lingga […]

  • Misteri: Ketika Raja Inggris Bersyahadat

    Misteri: Ketika Raja Inggris Bersyahadat

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LIVERPOOL – Tidak ada yang tahu apa yang sedang berlangsung atau apa yang sedang dipikirkan saat Raja Offa di Inggris mencetak uang negaranya dengan ucapan syahadat. Raja Anglo-Saxon yang memerintah Mercia, Inggris, tahun 757 sampai 796 ini sangat kontroversial, khususnya dalam hubungannya dengan pemerintahan Abbasiyah di Irak. Para sejarawan menganggap Offa merupakan salah satu raja […]

  • Atika Tantang Pengusaha UMKM

    Atika Tantang Pengusaha UMKM

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menantang kalangan pengrajin/UMKM memproduksi besek. “Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM di Mandailing Natal, saya menantang siapa saja dari masyarakat Madina yang mampu membuat besek seperti dalam foto ini,” kata Atika. Pembaca silahkan melihat foto-foto yang disertakan di dalam berita ini. Tantangan itu disampaikan […]

  • Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Australia protes terhadap rencana eksekusi dua terpidana mati kasus narkoba kelompok Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun sibuk berkomunikasi dengan pemerintah asal dua terpidana itu untuk memberikan penjelasan. Retno mengatakan, pemerintah konsisten untuk berkomunikasi dengan pemerintah Australia. Misalnya, dirinya yang menjalin kontak dengan Menteri […]

  • Sengkarut Sengketa Lahan di Sumut Makin Kusut

    Sengkarut Sengketa Lahan di Sumut Makin Kusut

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Sengkarut sengketa lahan di Sumut tak ada habis-habisnya. Setelah daerah Helvetia, kini berlanjut daerah Selambo di Kecamatan Percut Sei Tuan. Negara butuh solusi tuntas untuk sengketa lahan dimanapun berada. Bagaimanapun keamanan dan kenyamanan adalah hal utama bagi warga di tempat tinggalnya. Beredar video singkat di media […]

  • Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setiap tahunnya, jumlah calon mahasiswa yang berniat masuk ke Universitas Negeri Medan semakin meningkat. Humas Universitas Negeri Medan Muhammad Surip belum dapat merincikan jumlah pasti calon mahasiswa karena proses pendaftaran SNMPTN masih berlangsung. “Jumlah siswa yang mendaftar melalui jalur Bidik Misi mencapai 1845, namun Unimed hanya menyediakan 600 kursi. Tentu presentasi ini menunjukkan […]

expand_less