Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
  • print Cetak


MEDAN: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan terus melawan kebijakan kepolisian dalam menyelesaikan konflik di PT Sorik Merapi Mas,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina).

Setelah melaporkan kasus ini kepada presiden, kapolri dan pimpinan lembaga tinggi negara,LBH Medan kini meminta bantuan dari lembaga HAM internasional. ”Ya, amnesti Internasional yang mendukung tentang Hak Asasi Manusia (HAM),” ucap Direktur LBH Medan Nuriyono, Sabtu 4 Juni 2011.

Dia menilai tindakan kepolisian yang lebih memilih melakukan cara represif dibanding pendekatan persuasif sudah melanggar kesepakatan tentang HAM.Untuk itu,pihaknya meminta human rights commission yang bertempat di Hongkong membantu menyelesaikan kasus ini.”Sampai kapan pun masyarakat akan kalah dengan lembaga kepolisian. Sebab, mereka legalisasi dari kekuasaan negara,”ucapnya.

Dia menambahkan, pendekatan represif sudah tidak layak dikedepankan di zaman sekarang ini.Jika masih menggunakan pendekatan refresif, berarti reformasi kepolisian yang ramah terhadap masyarakat tidak berjalan. ”Kami berharap tidak hanya dukungan dari berbagai pihak di Indonesia saja, tetapi dari institusi lainnya dari internasional.” ”Tujuannya, agar presiden mengambil kebijakan yang tepat dalam penyelesaian persoalan yang melibatkan kepolisian,”jelasnya.

Dengan reformasi kebijakan itu muaranya diharapkan institusi kepolisian tidak lagi menggunakan cara pola lama, serta menempatkan orang orang yang tepat memimpin institusi kepolisian di daerah. ”Kami melakukan ini karena kami menghargai kepercayaan masyarakat. Selama ini, kami terus mendampingi masyarakat yang meminta perlindungan secara hukum,”pungkasnya.

Sementara itu, Praktisi Hukum Muslim Muis menyatakan, negara harusnya memberikan jaminan perlindungan hukum terhadap warga,bukan malah melakukan tindakan yang melanggar HAM. ”Kalau negara sudah tidak sanggup memberikan perlindungan kepada masyarakat secara hukum,mereka bisa minta suaka ke Amerika,”jelasnya.

Dalam kasus ini, kata Muslim, pemerintah mestinya memberi perlindungan kepada warganya, bukan kepada perusahaan asing.Perbuatan arogansi dengan cara melakukan pengepungan tersebut menunjukan negara tidak membela masyarakat. ”Masih ada pola-pola yang lebih bijak dilakukan dari pada melakukan pengepungan kantor. Apa pola komunikasi dan persuasi sulit atau memang cara militer yang tepat dipakai?” tanya Muslim.

Wadir LBH Medan ini berharap agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kapolri Jenderal Pol Timor Pradopo, Ketua DPR Marzuki Ali,Ketua DPD Irman Gusman, dan Komisi III DPR mengkaji caracara yang dilakukan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam menyelesaikan konflik.

Begitu juga dengan amnesti internasional hendaknya mendukung dalam pemberian perlindungan kepada para korban. Sementara itu,Polda Sumut siap mempertanggungjawabkan penangganan kerusuhan pembakaran camp PT Sorikmas Mining.Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut AKBP Raden Heru Prakoso mempersilakan jika ada pihak yang keberatan atas penangganan kasus tersebut, dimana polisi telah menetapkan enam warga Desa Hutagodang Muda,di Kecamatan Siabu, Kab Madina sebagai tersangka.

Dua di antaranya, diserahkan LBH Medan,Jumat 3 Juni 2011,yakni Syafruddin dan Hamdan Lubis. ”Silakan laporkan kalau ada yang merasa keberatan atas penangganan kasus. Itu hak semua warga,” ungkap Heru, Sabtu 4 Juni 2011.

Heru menegaskan bahwa penangganan kasus tersebut sudah sesuai peraturan. Penetapan dan penahanan keenam warga dari 38 yang teridentifikasi sebagai tersangka tersebut berdasarkan barang bukti yang dimiliki petugas. Barang bukti tersebut berupa kamera pengintai (CCTV) di camp PT Sorikmas Mining. Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa warga memiliki tindakan berbeda- beda.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suami Yang Tak Dirindukan

    Suami Yang Tak Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dayanur Ibu rumah tangga, tinggal di Natal Suami merupakan kepala rumah tangga yang memiliki hak dan tanggung jawab besar terhadap istri dan anak-anaknya. Selain itu suami juga pemimpin (qowwam) terhadap istrinya. Suami memiliki kewajiban terhadap keluarganya dalam memberikan nafkah lahir batin. Namun, sayang seribu sayang banyak para suami hari ini melupakan tanggung jawabnya. Bahkan tidak […]

  • Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Sudah waktunya DPD Partai Golkar Sumut, Golkar Kabupaten Madina mengeluarkan sikap sekaligus memberikan klarifikasi atas mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh mayoritas anggota dewan terhadap ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay SH. Sekretaris Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Cabang Kabupaten Madina, Muhammad Ridwan Lubis, SPd.I kepada MO, Sabtu sore, (11/2) di […]

  • Wakil Bupati Madina Minta Capaskibraka Nasional Jaga Nama Baik Madina

    Wakil Bupati Madina Minta Capaskibraka Nasional Jaga Nama Baik Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi melepas Calon Paskibraka Nasional asal Kabupaten Mandailing Natal, Nabil Arya Barata Lubis. Siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini akan mengikuti pemusatan latihan Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan HUT RI ke 78 di Istana Negara, Jakarta. Dalam acara pelepasan ini, Atika pun […]

  • Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bank Sumut diminta menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai agenda kerja prioritas. Sebab, posisi KUR sangat penting dalam pemulihan ekonomi. Itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2021 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut di […]

  • Mantan Sekda : Bupati Madina Inisiator Taman Raja Batu

    Mantan Sekda : Bupati Madina Inisiator Taman Raja Batu

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Mantan Sekda Madina, Syafe’i Lubis menyebutkan pembangunan Taman Raja Batu diinisiatori Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Pernyataan itu disampaikan Syafi’i saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor, Medan, pada  Kamis (3/10/2019) dalam sidang lanjutan perkara pembangunan  Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pengakuan […]

  • DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi. Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016). Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan […]

expand_less