Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) khususnya dalam penangangan perkara korupsi di Sumatera Utara kembali dikritik. Kejati Sumut dinilai tidak memiliki atensi dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi, termasuk penyidikan kasus-kasus korupsi.

Bahkan, lembaga Adhiyaksa di Sumut ini terkesan tidak punya nyali dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan mantan pejabat yang dindikasikan melakukan korupsi.

Seperti kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Walikota Medan, Rahudman Harahap yang telah dijadikan tersangka oleh Kejati Sumut sejak 25 Oktober 2010 lalu dan sampai saat ini belum juga diperiksa lembaga hukum ini.

Kritikan pedas dilontarkan Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumatera Utara (Gebrak-Sumut). Menurut juru bicara Gebrak Sumut, Ahmadi, seharusnya Kejati Sumut harus memprioritaskan kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan mantan pejabat.

Ia mencontohkan kasus di Pemerintah Kota (Pemko) Binjai dan Medan. Di Pemko Binjai adalah korupsi pada mata anggaran KONI Kota Binjai 2007 yang diduga melibatkan Ketua DPRD Binjai, Haris Harto.

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Syamsul Hilal menyikapi permintaan Gebrak mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya Gebrak untuk penuntasan kasus dugaan korupsi tersebut. Pihaknya akan membawa permasalahan itu ke rapat Komisi A, termasuk akan memanggil Kejati dan Polda Sumut.

“Kami sangat mendukung. Jangan takut, maju terus,” katanya.

Sebelumnya kritikan serupa juga pernah dilontarkan Kesatuan Aksi Mahasiswa Medan (KAMMED) dengan melakukan aksi di Kejatisu yang menyoroti perkara korupsi mantan Sekdakab Tapanuli Selatan, Rahudman Harahap yang saat ini Walikota Medan.

“Tidak ada alasan tidak memproses penyidikannya. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai masyarakat intelektual untuk secara zohir memantau dan menyikapi permasalahan yang dapat merugikan negara,” ungkap Agus Umri, kordinator KAMMED.
Sumber : waspada.co.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbaru, 3 Pejabat Pemkab Madina Hari ini Serahkan Jabatannya

    Terbaru, 3 Pejabat Pemkab Madina Hari ini Serahkan Jabatannya

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Tiga pejabat eselon II dilingkungan Pemkab Madina yang menandatangani pengunduran diri telah secara resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Dinas, yaitu Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah Yas Adus Sakirin, Kepala Dinas Perhubungan Adi Wardhana, dan Kepala Dinas Perikanan Safaruddin. Dalam proses serah terima jabatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah, Yas Adus […]

  • Kombi, kompor anti meledak

    Kombi, kompor anti meledak

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Dewasa ini kebutuhan masyarakat akan teknologi terbaharukan semakin menguat, salahsatunya adalah teknologi kompor untuk memasak skala rumah tangga, dengan menggunakan bahan bakar terbaharukan yakni bahan bakar yang terbuat dari kegiatan fermentasi, salahsatunya adalah alkohol atau disebut juga bioetanol. Bahan bakunya mulai dari limbah, tetes tebu, hingga singkong. Untuk itulah maka dibutuhkan alat pembakar atau burner […]

  • Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda tinggal di Barus Hari ini aku termenung melihat para pemuda yang sangat sekuler dan individualis. Bagaimana tidak, banyak dari mereka dalam pergaulannya suka sekali melemparkan kata-kata yang tidak pantas dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang muslim. Kata-kata yang mereka keluarkan itu adalah kata-kata kotor dan menjijikkan. […]

  • Lagi, Puskesmas Patiluban Mudik Adakan Imunisasi Gratis

    Lagi, Puskesmas Patiluban Mudik Adakan Imunisasi Gratis

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk mengantisipasi virus polio pada anak di daerah Natal dan sekitarnya, Puskesmas Patiluban Mudik kembali mengadakan imunisasi gratis, Kamis (10/03/2011) di Pasar I dan II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Kepala Puseksemas Sri Windunmai yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, imunisasi dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus polio bagi bayi ada di Natal. Manfaat imunisasi sangat […]

  • Progres Pematangan Lahan Bandara Madina 86 Persen

    Progres Pematangan Lahan Bandara Madina 86 Persen

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Pematangan lahan  bandar udara (bandara) Madina sudah mecapai 86 persen. Pematangan lahan dan gali uruk itu merupakan kegiatan konstruksi tahap 1 pembangunan badara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Konstruksi tahap 1 ini berupa konstruksi lahan untuk runway sepanjang 1400 meter, lahan untuk pendirian terminal […]

  • Diposting Dimedsos, Perbedaan Suara C1 Plano Dengan Rekapan Diduga Saksi Di Siabu Jadi Sorotan

    Diposting Dimedsos, Perbedaan Suara C1 Plano Dengan Rekapan Diduga Saksi Di Siabu Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Sehari usai Pilkada, di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai banyak mendapat komentar dari masyarakat. Salah satunya dari masyarakat Desa Bonan dolok Kecamatan Siabu, Khairil Amri. Kamis (28/11/2024) sekira pukul 13.00 wib. Dalam akun media sosial Facebook (fb), Khairil Amri memposting dan mempertanyakan perbedaan perolehan suara dari dua Calon Bupati dan […]

expand_less