Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Terbakar, 5 Rumah Rata dengan Tanah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Lima unit rumah di Dusun Bunga Bondar 10, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Tapsel, rata dengan tanah usai dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun METRO dari lokasi kebakaran, Selasa (8/8), menyebutkan, api bermula dari rumah Dimas boru Siregar (62) atau akrab disapa Oppu Lamsari. Saat itu, seperti biasa nenek dua cucu ini memasak untuk sarapan pagi sebelum berangkat ke gereja. Oppu Lamsari memasak menggunakan kayu bakar.
Selesai memasak dan sarapan, sekitar pukul 08.00 WIB Oppu Lamsari ke luar rumah dan ngerumpi (manjojor) dengan tetangganya. Awalnya, Oppu Lamsari bermaksud manjojor hingga pukul pukul 10.00 WIB atau sebelum pergi ke geraja. Namun, karena asyik ngerumpi bersama beberapa nenek seusianya, Oppu Lamsari tidak jadi ke gereja.
Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, salah seorang tetangganya Umak Mawar yang sedang menyuci di Tapian Umum yang berada di seberang jalan melihat asap mengepul dari rumah Oppu Lamsari. Selanjutnya, ia berteriak kebakaran..kebakaran.
Dalam hitungan menit, asap terus mengepul dan kobaran api mulai membara. Akhirnya masyarakat dusun yang berjumlah sekitar 12 kepala keluarga (KK) berhamburan, apalagi setelah mendengar isyarat yang dibunyikan dari masjid yang memberitahukan kebakaran.
Selanjutnya, api menjalar ke rumah yang dihuni Bulan (30) yang kebetulan sedang kosong. Akhirnya rumah panggung dengan ukuran sekitar 1X18 tersebut juga rata dengan tanah. Lalu, kendati ada upaya memadamkan api dari masyarakat, si jago mereh terus menunjukkan aksinya dengan melalap rumah Tarmidzi Pulungan yang juga sedang ditinggal pemiliknya. Api juga meratakan rumah Jannes Siregar (52) yang berada di depan rumah Oppu Lamsari, sedangkan Rumah Lena Hasibuan (45) juga harus rata dengan tanah. Tapi, rumah ini dirobohkan untuk menghindari kobaran api menjalar.
“Kebetulan kami sedang asyik cerita-cerita di depan lopo itu (sekitar 50 meter dari rumah terbakar). Dari pagi sampai siang kami duduk di situ, bahkan sempat kami tanyakan dia (oppu Lamsari) apakah sedang memasak, karena terlihat dari sekitar rumahnya ada asap. Tetapi tiba-tiba setelah diperjelas ternyata kebakaran telah terjadi dengan cepat, hanya sekitar 2 jam rumah hangus. Ratusan warga terus berusaha menyelamatkan barang dan memadamkan api dengan menggunakan kran air tapian yang ada namun tetap tak mampu memadamkan api,” terang salah seorang nenek boru Siregar.
Beberapa masyarakat lainnya mengatakan, sempat mendengar dentuman keras dari lokasi kebakaran, setelah bunyi dentuman kobaran api semakin menjadi. “Memang ada dentuman keras dari kobaran api. Selanjutnya, kobaran api semakin membesar. Mungkin saja itu tabung gas yang baru dibagikan,” kata beberapa warga.
Pantauan METRO, lima unit rumah dari bahan kayu rata dengan tanah dan meninggalkan debu dan puing-puing berserakan. Masyarakat setempat terus bergotong-royong membersihkan lokasi. Dan, sesuai dengan hasil musyawarah, kelima rumah akan dibangun dengan cara gotong-royong dan mengumpulkan bantuan.
Sedangkan keluarga yang ditimpa musibah kebakaran untuk sementara menggunakan rumah kosong di sebelahnya. Sedangkan Tarmidzi dan Bulan memilih tinggal dirumah orangtua. Beberapa warga lainnya berupaya mengumpulkan bantuan sukarela dari pengguna jalan yang melintas di jalan Provinsi Sipirok SDH tersebut.
Waspadai Kebaka
Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai terjadinya kebakaran. Sebab, saat ini Tapsel sedang dilanda musim kemarau.
“Kebakaran ini bencana bagi mereka dan peringatan bagi kita. Untuk itu tetaplah waspada. Mari kita semua membantu saduara kita yang ditimpa musibah,” ujar Syahrul saat meninjau 5 rumah di Dusun Bunga Bondar X, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, yang terbakar Minggu (6/8).
“Atas nama Bupati dan seluruh masyarakat Tapsel saya turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa bapak dan ibu semua. Yakin lah setiap cobaan dari-Nya pasti ada hikmahnya bagi kita,” ungkap Syahrul.
Mangaraja Endar selaku tetua adat dan mewakili para korban, di hadapan bupati menyebutkan, kalau seluruh masyarakat desa telah bermusyawarah dan sepakat untuk sama-sama membangun rumah bagi para korban.
“Terimakasih atas kunjungan dan kepedulian bupati. Mudah-mudahan bantuan ini dapat kami pergunakan sebaik mungkin untuk membangun kembali rumah korban di atas pertapakan terbakar,” pungkasnya. (ran/neo)
Sumber : Metro_Tabagse

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi tabuhan gordang sambilan akan mengumandang di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Perkembangan ini terkait sudah selesainya pihak IMAM menyediakan alat-alat gordang sambilan, berupa perkusi, suling, talempong, tali sasayat, gong dan saleot. IMAM (Ikatan Masyarakat Asal Mandailing) merupakan organisasi perkumpulan yang didirikan etnis Mandailing yang bermukim di Balikpapan, Kalimantan Timur […]

  • ISIS hanya jadi komoditas politik asing

    ISIS hanya jadi komoditas politik asing

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Isu Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) mulai merebak ditengah kisruh hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN), Pangi Syarwi Chaniago menilai ada misi tertentu dari pihak asing untuk bisa menyetir dan menguasai Indonesia di tengah situasi politik yang sedang memanas. "Jelas asing menghendaki Indonesia yang […]

  • Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senin, 18 Oktober 2010 | 20:20:56 MADINA-Himbauan DPRD Mandailing Natal untuk memperbaiki Proyek Pembangunan Jalan Desa Angin Barat Baru, Kecamatan Tambangan tak digubris rekanan dan Dinas PU Madina. Karenanya dewan menindak lanjuti kasus yang merugikan keuangan negara itu hingga tuntas. Ketua Komisi C DPRD Madina, Ins. Zubeir Lubis kepada medankoma.com, Senin (18/10) mengungkapkan kekesalannya, atas […]

  • Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahan baku batu cincin dari kawasan Mandailing Natal (Madina) saat ini menjadi incaran kolektor dari Medan dan Sumatra Barat. “Karena yang tercatat saat ini daerah kita memiliki 17 macam jenis batu mulia,” Sarman Amir Nasution MA menjawab wartawan di acara pameran batu cincin di Panyabungan, Minggu (8/2/2015). “Hanya saja batu […]

  • Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pekan ini, pergerakan harga sawit di tingkat petani tetap dipengaruhi harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional. Harganya saat ini dibanderol RM 6.514/ton dari pekan lalu berkisar RM 6.183/ton. Sejak awal tahun, harga TBS terus naik dan sudah mencetak kenaikan 21% hingga akhir Maret 2022. Sementara […]

  • Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakapolri Komjen (Pol) Badrodin Haiti tak lama lagi akan segera naik jabatan jadi Kapolri. Kini, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang bakal menggantikan posisi Badrodin sebagai Wakapolri. Sejumlah nama jenderal bintang tiga santer disebut-sebut. Salah satunya adalah Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso. Namun, Buwas -sapaan Budi Waseso- justru mengaku saat ini masih fokus […]

expand_less