Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
  • print Cetak


Medan,

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt collector dan termasuk pegawai Yoga Finance Cabang Marelan, Sabtu (20/08/2011) sekira pukul 18.30 WIB.

Pemukulan itu sendiri terjadi karena korban belum membayar angsuran pinjaman uang sebesar Rp3 juta selama dua bulan dari rencana 6 bulan angsuran dari Yoga Finance tersebut. Akibatnya, pemilik koperasi mengutus dua orang debt collector ke rumah korban.

Kebetulan, kala itu, korban hendak membeli makanan untuk berbuka puasa.

“Saat hendak membeli makanan, aku ditelepon sama adekku yang bernama Rina. Kata dia, Bang ada orang leasing datang ke rumah,” jelas Taufik, Ahad (21/08/2011).

Mendengar hal itu, warga Jalan Karya Bhakti No 138, Lingkungan VIII, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan ini langsung berbalik arah dan menemui kedua orang leasing yang sudah menunggu.

“Mereka mengajak saya untuk bertemu dengan Ginting (pemilik Yoga Finance) dan saya pun menyetujuinya,” ujarnya lagi.

Sesampainya di Kantor Auto Finance, Jalan Veteran No 3 B, sudah menunggu pegawai Yoga Finance yang diketahui bernama Manda.

“Di sana saya disuruh masuk bersamaan dengan kereta (sepeda motor) Spin saya. Manda terus mendorong aku dan keretaku masuk ke sebuah ruko. Tapi aku gak mau, soalnya Ginting tidak ada,” timpalnya.

Akhirnya, dua orang pria bertubuh tegap datang ke lokasi tersebut dan menyarankan agar kereta korban ditinggal di koperasi tersebut. Jika tidak, salah seorang dari dua pria tersebut mengancam akan menembak korban.

“Terakhir, aku dikeroyok hingga babak belur oleh kelima orang itu termasuk Manda. Mereka juga menahan kereta Spin warna biru milikku BK 6818 BQ. Di dalamnya ada surat-surat penting termasuk surat perjanjian pinjaman dengan Yoga Finance,” ujarnya.

Merasa jadi korban penganiayaan, Taufik tidak tinggal diam dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Medan Labuhan. Sesampainya disana, korban disuruh untuk melakukan visum untuk memperkuat bukti-bukti penganiayaan.

“Pukul 22.00 WIB aku membuat laporan ke polisi. Dengan bekal LP No. Pol : LP/1106/VIII/2011/SU/PEL BLW/SEK-Medan Labuhan, aku visum ke Rumah Sakit Wulan Windi,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar pelaku penganiayaan ini ditangkap oleh pihak kepolisian dan diadili dengan seadil-adilnya karena sudah melakukan tindak pidana kekerasan.

“Dan juga memberikan ganti rugi atas apa yang saya alami,” tuturnya. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut , Rahmad Raiyyan Nasution melaksanakan sosialisasi peraturan daerah di Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina), Senin, (23/10/2023). Sosialisasi tentang Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara tentang Ketertiban Masyarakat dan Ketertiban Umum. Sosialisasi berjalan sukses dihadiri ratusan warga. Meski begitu, warga juga tetap menyampaikan aspirasi pembangunan. […]

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   A.PENDAHULUAN Isu gender bukanlah hal baru untuk diperbincangkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia akan tetapi pengarusutamaan gender ini sepertinya hanya berlaku untuk hal-hal yang lebih banyak menyedot perhatian publik semisal politik, ekonomi, pendidikan dan kepemimpinan. Untuk kategori yang disebutkan tadi, sangat jelas sekali jika pengarusutamaan […]

  • Tak Berkategori

    KPK Tangkap Kadis PU Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua orang yang ditangkap KPK di Medan, Selasa (14/5) kemarin tiba di markas antikorupsi ini. Mereka adalah Plt Kadis PU Kabupaten Mandailing Natal Khairil Anwar dan seorang swasta berinisial Surung Panjaitan.(detik)

  • DCS Dapil 3 PKP Madina

    DCS Dapil 3 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PKP Madina

  • Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Satpol Pamong Praja Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (8/10) merazia kafe-kafe dan warung-warung yang di duga tempat maksiat. Sat Pol PP melakukan pembonghkaran di kafe-kafe dan waryng yang pondoknya tertutup Plt Kakan Satpol PP, Nur Kholis, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/10) mengukapkan, razia ini di lakukan atas dasar perintah Bupati Madina Ir Aspan Sofian […]

  • Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim dari Polres Madina dan Brimob Poldasu menemukan 4 ladang ganja di kawasan perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Rudi Rifani dalam siaran persnya, Rabu (5/4/2017) menyatakan tim melakukan penyisiran sejak hari Minggu (2/4). Tanaman ganja yang ditemukan di empat lokasi itu berjumlah total sekitar 2.000 […]

expand_less