Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

3.167 KK di Madina tanpa listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Sungguh memprihatinkan nasib 3.167 kepala keluarga (KK) di 20 desa di Kabupaten Mandailing Natal hingga kini belum menikamti listrik baik jaringan PT PLN maupun pembangkit tenaga diesel (PLTD).

Sehingga warga terpaksa menggunakan lampu teplok dan bagi yang warga yang mampu membeli mesin genset untuk menerangi rumahnya.

Desa-desa yang belum teraliri listrik ini rata-rata memiliki jarak sekitar 5 hingga 40 kilometer dari desa yang sudah memiliki jaringan PLN. Kemudian jalan ke desa-desa tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga pihak PT PLN Mengakui kesulitan mengangkut bahan menuju lokasi.

Masih banyaknya desa yang belum terjangkau aliran listrik ini, tentunya dapat dibayangkan bagaimana kehidupan warga yang umumnya terpencil ini, karena mereka sudah puluhan tahun mengeluh akibat tidak ada listrik.

Yang paling menyedihkan, anak-anak sekolah di desa-desa terpencil ini hanya menggunakan lampu teplok (lampu minyak tanah) untuk belajar di rumah dan jika tidur digantungkan di dinding rumah.Setiap hari, beginilah keadaan warga di 20 desa itu.

Apalagi bagi warga miskin yang tidak sanggup beli genset, derita ini terpaksa ditanggung yang entah kapan berakhir.

Berdasarkan data diperoleh di Pemkab Madina, 20 desa yang belum tersentuh aliran listrik ini meliputi Desa Sopo Batu di Kecamatan Panyabungan Kota, Aek Nabara di Kecamatan Panyabungan Timur, Aek Marian dan Gunungtua di Kecamatan Kotanopan.

Desa Aek Manggis, Aek Holbung, Lubuk Bondar, Banjar Melayu, Guo Batu dan Lubuk Samboa di Kecamatan Batang Natal. Kemudian desa Pulau Tamang di Kecamatan Batahan dan sembilan desa lainnya terdapat di Kecamatan Muara Batang Gadis, yakni Desa Manuncang, Hutarimbaru, Ranto Panjang, Lubuk Kapundung I,Lubuk Kapundung II,Panunggulan, Tagilang Julu, Sale Baru dan Suka Makmur.

Mengingat hal itu, untuk memudahkan jaringan listrik masuk ke desa-desa terpencil tersebut, sudah sepantasnya pihak Pemprovsu melalui Dinas Pertambangan membuka mata lebar yakni dengan memprogramkan langkah prioritas kedepan yaitu dengan melakukan pendistribusian jaringan penerangan PLTS (Perusahaan Listrik Tenaga Surya).

Karena bisa diyakini bahwa manfaat PLTS tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan di daerah terpencil untuk kepentingan sarana penerangan warga dan keperluan rumah tangga lainnya.

Pengakuan warga yang memiliki mesin genset, setiap hari mereka harus menyediakan 5 hingga 10 liter solar untuk menghidupkan mesin gensetnya selama semalaman.

Editor: WAHYU HIDAYAT
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemis Marak di Psp

    Pengemis Marak di Psp

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Saat ini para pengemis di wilayah Kota Psp semakin bertambah banyak. Ironisnya modus yang dilakukan mereka ialah dengan membawa anak di bawah umur untuk melakukan pekerjaan meminta-minta itu, sehingga banyak orang yang merasa keberatan dengan keberadaan mereka. Hampir sepanjang Jalan Protokol di wilayah Kota Psp ada terdapat pengemis yang sedang berjalan yang dipandu […]

  • Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) ” saya adalah anak Pramuka yang di didik disiplin,  dari ke Pramukaan, saya diajari disiplin. Untuk mendapatkan kedisiplinan, tidak hanya cukup dari pembelajaran di kelas saja, Pramuka lah tempatnya peserta di ajari berbagai hal yang baik mulai dari takwa kepada Tuhan, cinta alam, sopan kesatria, suka bermusyawarah, sosial, rajin, dan […]

  • BPS Mencatat IPM di Madina Meningkat 0,48 Poin di Tahun 2023

    BPS Mencatat IPM di Madina Meningkat 0,48 Poin di Tahun 2023

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Index Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2023 meningkat. Angkanya mencapai 72,26 atau 0,48 poin setara dengan 0,67 persen. Dari data yang didapat Mandailing Online, pada tahun 2022 lalu persentasenya yakni 72,17 persen. Frits Fahridws Damanik Kepala BPS Madina mengungkapkan peningkatan IPM […]

  • Bupati Rencanakan Puskesmas Buka Siang Malam

    Bupati Rencanakan Puskesmas Buka Siang Malam

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailng Natal (Madina) Hidayat Batubara mencetuskan kebijakan agar seluruh puskesmas di kabupaten ini buka siang malam atau 24 jam. Kebijakan bupati tesebut sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan kepada rakyat. Dan DPRD Madina diharapkan untuk mendukung dengan meloloskan anggaran bagi operasional puskesmas siang malam tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Madina, Tengku Amri […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang II. (Sesi I) Hari :  Minggu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 14 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 52133000807 INDAH SURIANI HARAHAP 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (11/2/2021) naik tipis dari pekan lalu. “Naiknya 100 hingga 200 Rupiah lah perkilo,” ungkap Nairas petani dari Desa Gunung Tua Julu menjawab Mandailing Online. Lokasi penjualan karet alam di pasar Gunung Tua dibuka tiap hari Kamis atau sekali dalam sepekan. Harga mencapai 9.000 ribu […]

expand_less