Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Aspidsus Kejatisu: Lebih dari Bupati pun akan Kita Proses

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
  • print Cetak

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Irwan Sinuraya saat mengumumkan tersangka kasus korupsi Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu, Madina, Jumat (19/7/2019).

 

MEDAN (Mandailing Online) – Kejati Sumut telah menetapkan Kadis Perkim Madina inisial RL, Pejabat PPK Perkim Madina insial ED dan KAR sebagai tersangka kasus korupsi Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu, Madina, Jumat (19/7/2019).

Namun, tak berhenti hanya disitu, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Irwan Sinuraya menegaskan bila nantinya Bupati Madina Dahlan Hasan juga terbukti terlibat dalam dalam persidangan akan segara diproses.

“Apapun nanti yang diumumkan dalam persidangan itu terbuka untuk umum. Tolong nanti dicatat juga untuk memastikan bahwa siapapun terkait dalam hal ini tidak ada pengecualian kecuali mereka sudah meninggal dunia karena kita bicara ini secara hukum. Katakanlah tadi bapak bilang Bupati (Madina) atau siapapun dia lebih dari Bupati pun akan kita proses lebih lanjut,” ungkapnya dikutip Tribun Medan.com.

Bahkan, Irwan menegaskan hal tersebut sangat mungkin apabila nantinya di fakta persidangan para tersangka tersebut membenarkan dirinya diperintahkan Bupati untuk melakukan korupsi.

“Besar kemungkinan, lihat situasilah kalau dia (Bupati) berkembang nanti kalau saksi-saksi mengatakan dia (Bupati) yang menyuruh saya begini begini jadilah itu di pengadilan. Nanti kalau umpanya benar ada disuruh ini kan jadi masukkan untuk kita tindaklanjuti hasil keterangan di persidangan itu,” tegasnya.

Aspidsus mengumpakan kasus suap seleksi jabatan di Kemenag yang tengah hangat bahwa siapa saja bisa diseret dalam pengadilan bahkan Bupati apabila memang benar terlibat

“Nggak akan nutup kemungkinan, akan terbuka kita lihat sidang-sidang di Jakarta itukan sudah terlihat bahwa selama ini tidak terbuka tahu tahu seperti sekarang Menteri Agama pun dapat 70 juta, kan terungkap dipersidangan. Akan kita panggil lagi nanti, karena itukan keterangan dari persidangan,” tegasnya.

Saat ditanya kenapa pada saat penetapan awal ini Bupati belum dijadikan tersangka, Ia menyebutkan karena para tersangka lainnya masih menutup-nutupi.

“Penyidikankan belum muncul bisa aja ditutupi mereka tapi didepan persidangan beda. Nanti bisa itu kalau disidang enggak bisa di tutup-tutupi orang karena dikejar terus. Karena kita kan tidak bisa maksa maksa,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini Kejati Sumut belum menjadikan Bupati Madina sebagai saksi. “Sementara bupati tidak dijadikan saksi,” cetusnya.

Terkait 3 orang telah dijadikan tersangka akan segera ditangkap dan dilimpahkan berkasnya ke Pengadilan.

“Ini akan kita berkas nanti baru kita limpahkan kepenuntutan. Kita lihat nantilah surat penangkapannya,” tegasnya.

Irwan menambahkan bahwa dalam pembangunan proyek Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu ini melibatkan 3 Kadis yaitu Kadis Perkim, Kadis PU dan Kadispora Madina. Dan salah satu dari Kadis tersebut yaitu Kadis Perkim telah dijadikan tersangka.

“Kan ada 3 kadis yang terkait dengan proyek itu,” ungkapnya.

Ia bahkan membeberkan perjalanan kasus ini sempat tersebut angka kerugian Rp 2,7 Miliar sebelum pada akhirnya menjadi Rp 4,7 miliar.

“Yang hasil terakhir total loss dari ahli itu 4,7 miliar, karena kemarin kita kan kita anggap itu 2,7 miliar nah tapi dari hasil kemarin jadi 4,7 miliar. Jadi khusus tersangka ini yang paling besar, makanya 1,4 miliar kita angkat dulu dari pengangkatan ini nanti akan terbuka semua itu,” ungkapnya.

Terakhir, ia melanjutkan bahwa dalam perkara kasus korupsi TSS dan TSB ini bahwa pembangunan tersebut fisiknya sudah tidak ada tersapu air.

“Karena fisiknya sudah tidak ada lagi, karena proyek itukan sudah semua disapu air. Kemudian gimana secara fisik yang dibangun ini tidak ada lagi berarti pekerjaan itu sia-sia tidak ada guna sama sekali,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Tapian Siri-siri Syariah terletak di pinggiran Sungai Batang Gadis dan Daerah Aliran Sungai (DAS). Diman lokasinya berdekatan dengan lokasi Taman Raja Batu yang tidak jauh dari Komplek Perkantoran Bupati Madina.

Data yang dihimpun media Trubun, pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu merupakan salah satu kegiatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Madina Tahun Anggaran 2015. Proyek berpagu dana Rp 8 miliar ini dilaksanakan di daerah aliran sungai Batang Gadis, tak jauh dari kompleks perkantoran Bupati dan SKPD Kabupaten Madina di Paya Loting, Kecamatan Panyabungan.

Namun, ternyata proyek ini mulai dikerjakan sebelum anggarannya disahkan oleh DPRD Madina, sehingga timbul dugaan ada unsur KKN.

Sebelumnya, Penyidik Kejati Sumut telah memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Muhammad Syafi’i, Kadis Perkim Rahmad Baginda Lubis, Kadispora Rahmad Hidayat, Kepala Bapeda, Abu Hanifah dan mantan Kadis PU, Syahruddin pada Desember 2018 untuk dimintai keterangan untuk mengungkap kasus dugaan korupsi ini.

Sumber : Tribun Medan,com
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Pemkab Tak Satu yang Hadir, Rapat DPRD Madina Gagal

    Pejabat Pemkab Tak Satu yang Hadir, Rapat DPRD Madina Gagal

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Anggaran DPRD Madina gagal bersidang, Rabu (9/30), gara-gara tak satu pun pejabat pemkab yang hadir. Akibatnya, rapat beragenda singkronisasi dengan pihak eksekutif yang berlangsung di ruang badan Anggaran (Banggar) DPRD Mandailing Natal (Madina), yang dimulai sejak pukul 9.00 WIB itu ditutup oleh pimpinan rapat, Drs.H.Suhandi Lubis, pukul 11.30 WIB. […]

  • Potensi Konflik Horizontal Pilkada?  Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    Potensi Konflik Horizontal Pilkada? Karya Demokrasi Barat Yang Nyata

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menjelaskan bahwa Kalimantan Utara tergolong daerah rawan konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal tersebut disampaikan oleh AKBP. Budi Rachmat, S.I.k, Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Utara saat dikonfirmasi oleh awak media bahwa sesuai hasil survey Mabes Polri, tentang indeks […]

  • Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Melambung tingginya harga minyak tanah (mitan) di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan dirasakan telah snagat membebani masyarakat, direspon para kepala desa (kades) di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Pada Selasa (16/8) lalu, seluruh Kades se-Panyabungan Timur mengajukan keberatan kepada Pemkab Madina c/q Bagian Perekonomian, atas tingginya harga mitan. Para Kades ini […]

  • PT Inalum Milik Sumut

    PT Inalum Milik Sumut

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    10 Pemda dan Pemprov Bentuk Konsorsium JAKARTA- Selangkah lagi, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) benar-benar menjadi milik Sumatera Utara (Sumut). Meski tidak sepenuhnya, pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau bagi 10 kabupaten/kota dan Pemprov Sumut untuk ikut terlibat mengelola PT Inalum pasca 2013. Hanya saja, pemerintah pusat belum menyebutkan berapa saham Inalum yang akan diberikan […]

  • Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pihak RSU Panyabungan memacu kelengkapan alat-alat kesehatan sebagai merupakan prioritas utama di bidang sarana dan prasarana. Karena alat-alat  kesehatan merupakan investasi  terbesar yang nilainya sangat tinggi  dan kemudian perlu menjadi perhatian khusus karena berhubungan langsung dengan pelayanan pasien.  Sehingga  keakurasiannya juga harus terjaga, dan nantinya  user dan pasien dalam melaksanakan […]

  • Polisi disibukkan 13 tahanan kabur

    Polisi disibukkan 13 tahanan kabur

    • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Malam ini, jajaran Kepolisian Resot Kota (Polresta) Medan, mendadak heboh dan sibuk dengan kaburnya 13 tahanan Polsekta Medan Area. Sel tahanan biasanya dihuni 23 tahanan, kini tersisa 10 tahanan lagi. Ke- 13 tahanan ini, kabur dari sel tahanan laki-laki, dengan cara memotong ventilasi kamar mandi menggunakan gergaji besi. Namun, seorang dari 13 […]

expand_less