Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Atika Paparkan Kondisi Ekonomi Makro Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin mengurai kondisi ekonomi makro daerah, serta kebutuhan fiskal untuk membiayai pembangunan dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan daerah menyediakan pelayanan publik.

Atika mengungkap, bahwa dalam 15 tahun terakhir, PDRB (Pendapatan Dimestik Regional Bruto) Mandailing Natal (Madina) tumbuh walaupun belum signifikan.

“Dan perlu dicatat, ini sangat tidak sebanding dengan potensi SDA Madina yang cukup besar”, paparnya di hadapan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) pada acara Dialog Pembangunan Daerah di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (27/2) malam.

Ekonomi makro atau makro ekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan, dan pasar. Makro ekonomi menyangkut hal-hal mengenai inflasi, tingkat harga, pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah, Produk Domestik Bruto (PDB), dan fenomena pengangguran. Juga berkaitan dengan kinerja, struktur dan behaviour ekonomi.

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dialog juga dihadiri Todung Mulya Lubis yang didapuk sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).

Sejumlah tokoh masyarakat asal Kabupaten Madina menghadari acara dialog.

Selain mantan Duta Besar RI untuk Norwegia itu, hadir pula mantan Menteri  Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, mantan Dirjen Keuangan Kemenkeu Mulia P. Nasution, dan sejumlah tokoh Madina seperti Komjen (Purn) Polri Saud Usman Nasution, M. Azhar Lubis, Saipullah Nasution, Mansyur Nasution, dan Mayjen TNI (Purn) A.A. Nasution dan ekonom Dr. Faisal Basri.

Juga Staf Khusus Bupati Madina Irwan Daulay dan Ali Mutiara Rangkuti serta Ketua Dewan Riset dan Inovasi Daerah Irwansayah Nasution selaku Sekretaris TP2D.

Atika menyatakan, kemajuan suatu daerah bergantung dari 3 hal, yaitu dedikasi pemerintah, sinergitas yang kuat dan masyarakat yang suportif. Ia menguraikan dengan luasan daerah 1/10 Sumatera Utara ternyata kepadatan penduduk di Madina hanya 72 jiwa/km2.

“Yang kami fahami inilah satu satu permasalahan yang dialami Madina, dengan wilayah yang luas, kepadatan penduduk yang sangat rendah dan berpencar akan membutuhkan pembiayaan infrastruktur yang sangat tinggi, untuk itu diharapkan forum ini kedepan mampu membuka pintu untuk memecahkan salah satu persoalan ini,”harap Atika.

Atika juga mengakui PDRB Madina tumbuh lebih baik dan bahkan rangking 4 tertinggi di Sumut, namun itu juga tidak signifikan. Kemudian pendapatan perkapita masyarakat juga cenderung naik walaupun angka pengangguran fluktuatif terpengaruh kondisi pandemi covid-19 lalu.

Ia juga mengatakan kondisi yang membuat sedikit frustasi adalah porsi APBN yang terbatas.

“Makanya kami berharap melalui forum ini porsi APBN untuk Madina itu lebih baik lagi, dan untuk itu kita telah mempersiapkan proposalnya DED senilai 1,6 triliun Rupiah dan tentunya besar harapan kami melalui forum ini dapat dibantu untuk diwujudkan”, katanya.

Pada kesempatan tersebut Atika juga menyampaikan peningkatan pelayanan masyarakat melalui pembangunan fasilitas RSUD Panyabungan yang lebih memadai, persoalan perkebunan, pertanian dan sebagainya.

“Kami yakin PR kami untuk membangun Mandailing Natal dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sangat berat, sehingga jika PR ini dapat dikerjakan bersama kami yakin akan menjadi ringan untuk mewujudkan kesejahteraan kepada masyarakat Madina”, tutupnya.

Sumber: Madina Pos
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah satu penyakit di Pemkab Madina selama ini adalah persolalan data yang tidak akurat. Padahal data harus akurat agar kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah tepat sasaran. Data yang tidak akurat sangat berbahaya karena berdampak pada kekeliruan kebijakan daerah. Contohnya, data sektor pertanian. Jika data produksi, kendala dan kelemahan sektor pertanian amburadul maka kebijakan yang akan […]

  • Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atap Pasar Baru Panyabungan gedung sisi belakang, Mandailing Natal (Madina) telah hitungan tahun hancur, namun tak jua diperbaiki. Akibatnya, para pedagang mengeluh. Sejumlah pedagang di lantia II kepada Mandailing Online, Selasa (24/3/2015) mengaku jika hujan turun maka lantai kios dan lantai lorong akan digenangi air. Tak hanya itu, barang dagangan […]

  • “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seputar Kasus Pencabulan Anak di Natal NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa pencabulan terhadap bocah perempuan umur 4,7 tahun di Kelurahan Pasar I Natal, Mandailing Natal (Madina) hingga kini kian menyayat hati keluarga korban. Sebab, pelakunya berinisial SMH pelajar SMA dan anak seorang anak oknum pejabat Pemkab Madina yang juga tetangga korban masih berkeliaran karena kebijakan […]

  • Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    • calendar_month Senin, 15 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satreskrim Polres Mandailing Natal (Madina) menghentikan aktivitas Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KPUSU) yang tengah melakukan pengolahan lahan perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis. Pasalnya, lahan yang dikelola KPUSU ini masih dalam penyelidikan polisi atas pengaduan pihak Pemkab Madina terkait Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan koperasi tersebut telah berakhir […]

  • Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta untuk memberdayakan objek wisata atau lokasi yang memiliki nilai historis terhadap moral anak bangsa yang ada di Madina, dan menjadikannya sebagai tempat rekreasi pengganti kafe malam. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan cabang Angkatan Muda Ka’bah (PC AMK) Kabupaten Madina, Mukmin Alfarizi SPdI, saat ditemui METRO usai melakukan rapat […]

  • Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dan DPRD telah mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PAPBD) melalui rapat paripurna Persetujuan Bersama Terhadap Rancangan PAPBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021 pada Kamis (30/9) di ruang rapat paripurna DPRD Madina, Panyabungan. Adapun struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah hasil persetujuan bersama terhadap rancangan […]

expand_less