Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Mar 2018
  • print Cetak

 

Kaum ibu rombongan Mandailing Malaysia membaur dengan kaum ibu di Desa Alahan Kae, Ulupungkut dalam kunjungan ke tanah leluhur Mandailing tahun 2012 lalu. (arsip Mandailing Online)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan etnis Mandailing Malaysia tahun ini akan kembali menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing, Sumatera Utara, Indonesia.

Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Jumlah rombongan “Mulak Tu Huta” tahun 2018 ini sebanyak sekitar 80 orang, hampir menyamai jumlah dalam rombongan tahun 2012 lalu yang sebanyak 100 orang.

Kedatangan rombongan dijadwalkan bulan November. Pihak IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia saat ini tengah melakukan persiapan-persiapan di Malaysia maupun di Tanah Leluhur.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing.

Selain lawatan ke lokasi-loaksi bersejarah, Bagas Godang dan paluan Gordang Sambilan serta Tortor Mandailing, rombongan akan dibawa melaksanakan makan bersama penduduk kampung dalam acara “horja kampung” di satu desa Mandailing yang masih asri dan tepian sawah.

Keturunan Mandailing di Malaysia hingga kini diperkirakan 500 ribu jiwa yang menyebar di berbagai negeri di Malaysia. Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung sejak era 1800-an, jauh sebelum lahirnya Negara Malaysia dan negara Indonesia.

Oleh karenanya, program mengunjungi tanah leluhur itu saat ini terus digalakkan oleh Presiden IMAMI Malaysia, Dato Tamimi Siregar. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2012.

Rombongan ke tanah leluhur akan dipimpin Setia Usaha IMAMI Malaysia, Ramli bin Abdul Karim Hasibuan.

Sementara itu, Pengurus IMAMI Indonesia, Dahlan Batubara, Sabtu (17/3/2018) di Panyabungan mengungkapkan, kawasan-kawasan yang akan menjadi lawatan rombongan meliputi titik bersejarah di Tapanuli Selatan, Sidimpuan dan Padang Lawas serta Mandailing Natal.

“Mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui letak kampung buyut mereka diakibatkan keterpisahan selama ratusan tahun dari tanah leluhur. Oleh karenanya, menginjakkan kaki di tanah leluhur ini sudah merupakan kebahagiaan dan keterharuan bagi mereka, sebab kerinduan terhadap tanah leluhur dapat terobati” kata Dahlan.

Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek  lawatan rombongan selama di tanah leluhur Mandailing.

“Saat ini kami masih mencari satu kampung yang relatif masih asli dalam artian belum dipengaruhi bangunan rumah arsitektur modren serta berada di tepian hamparan sawah yang luas dan aliran sungai,” ungkap Dahlan.

Di kampung itu nantinya rombongan akan membaur dengan penduduk huta melakukan horja “mardahan-manggule” lalu makan bersama.

“Rombongan juga akan dijadwalkan menikmati minuman Kopi Mandailing di Taman Raja Batu, Panyabungan,” ujar Dahlan.

Dahlan menyatakan, untuk persiapan angkutan pesawat udara, pihak IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan membagi rombongan menjadi 2 kelompok. Rombongan 1 naik pesawat Kualanamu-Aek Godang. Rombongan 2 Kualanamu-Pinangsori.

“Terpaksa dibagi dua, sebab kapasitas bangku di dalam pesawat tak cukup untuk 80 orang, makanya sebagian mendarat di Aek Godang, sebagian mendarat di Pinangsori. Itu dari Kualanamu, Medan. Tetapi dari Kuala Lumpur-Medan masih dalam satu kelompok terbang,” kata Dahlan.

Peliput : Muhammad Rizky Lubis

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Zona Hijau Covid-19

    Madina Zona Hijau Covid-19

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal masih berada dalam posisi zona hijau dalam peta Covid-19. Itu diungkap Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menjawab wartawan usai rapat terbatas dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Forkopinda di aula kantor bupati Madina, Rabu (15/2/2020). Zona Hijau adalah status wilayah tanpa kasus yang dikonfirmasi, atau tanpa ada pelancong yang terinfeksi yang […]

  • Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pekan ini, pergerakan harga sawit di tingkat petani tetap dipengaruhi harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional. Harganya saat ini dibanderol RM 6.514/ton dari pekan lalu berkisar RM 6.183/ton. Sejak awal tahun, harga TBS terus naik dan sudah mencetak kenaikan 21% hingga akhir Maret 2022. Sementara […]

  • Rancangan APBD 2022 Diajukan 1,2 Triliun

    Rancangan APBD 2022 Diajukan 1,2 Triliun

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022 diajukan sebesar Rp 1.231.220.089.584. Rancangan ini diajukan Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution di Rapat Paripurna DPRD, Jum’at (26/11/2021). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Mandailing Natal, Erwin Efendi Lubis. Angka 1,2 triliun itu belum termasuk dana yang […]

  • Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nyaris setahun sudah PKB tak bergeming menetapkan pengganti Jakfar Sukhairi Nasution di DPRD Madina. Sikap PKB itu dinilai mengkebiri hak politik konstituen PKB. Akibatnya, dari lima orang kader PKB di DPRD, kini hanya 4 orang yang duduk setelah Jakfar Sukhairi Nasution mundur dari DPRD karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina […]

  • Elvira Rosa Nasution, Mantan Perenang

    Elvira Rosa Nasution, Mantan Perenang

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sambil menyelam minum air. Boleh jadi itulah jenis “gaya berenang” mengarungi kehidupan yang baru diperkenalkan Elvira Rosa Nasution, 27 tahun. Mantan atlet renang nasional itu kini menjadi manajer produksi di PT Maharupa Gatra, sebuah perusahaan pemasok alat musik dan olahraga. Walhasil, diam-diam, Elvira, selain masih aktif melatih renang, ternyata juga mensuplai habis kebutuhan pakaian renang […]

  • Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Ada bincang-bincang di Grup WA “Kami Sumut Bersatu dan Bersaudara”. Tajam, hiperbolis dan emosional. Muncul Pertanyaan tentang negara yang terlalu lama tersesat di jalan negara, jalan miliknya sendiri. Sekaligus mohon izin, kami angkat topik seru ini ke media. Teorinya, agenda media bisa jadi sama dengan agenda negara. Kadang-kadang, kegelisahan […]

expand_less