Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Mar 2018
  • print Cetak

 

Kaum ibu rombongan Mandailing Malaysia membaur dengan kaum ibu di Desa Alahan Kae, Ulupungkut dalam kunjungan ke tanah leluhur Mandailing tahun 2012 lalu. (arsip Mandailing Online)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan etnis Mandailing Malaysia tahun ini akan kembali menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing, Sumatera Utara, Indonesia.

Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Jumlah rombongan “Mulak Tu Huta” tahun 2018 ini sebanyak sekitar 80 orang, hampir menyamai jumlah dalam rombongan tahun 2012 lalu yang sebanyak 100 orang.

Kedatangan rombongan dijadwalkan bulan November. Pihak IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia saat ini tengah melakukan persiapan-persiapan di Malaysia maupun di Tanah Leluhur.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing.

Selain lawatan ke lokasi-loaksi bersejarah, Bagas Godang dan paluan Gordang Sambilan serta Tortor Mandailing, rombongan akan dibawa melaksanakan makan bersama penduduk kampung dalam acara “horja kampung” di satu desa Mandailing yang masih asri dan tepian sawah.

Keturunan Mandailing di Malaysia hingga kini diperkirakan 500 ribu jiwa yang menyebar di berbagai negeri di Malaysia. Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung sejak era 1800-an, jauh sebelum lahirnya Negara Malaysia dan negara Indonesia.

Oleh karenanya, program mengunjungi tanah leluhur itu saat ini terus digalakkan oleh Presiden IMAMI Malaysia, Dato Tamimi Siregar. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2012.

Rombongan ke tanah leluhur akan dipimpin Setia Usaha IMAMI Malaysia, Ramli bin Abdul Karim Hasibuan.

Sementara itu, Pengurus IMAMI Indonesia, Dahlan Batubara, Sabtu (17/3/2018) di Panyabungan mengungkapkan, kawasan-kawasan yang akan menjadi lawatan rombongan meliputi titik bersejarah di Tapanuli Selatan, Sidimpuan dan Padang Lawas serta Mandailing Natal.

“Mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui letak kampung buyut mereka diakibatkan keterpisahan selama ratusan tahun dari tanah leluhur. Oleh karenanya, menginjakkan kaki di tanah leluhur ini sudah merupakan kebahagiaan dan keterharuan bagi mereka, sebab kerinduan terhadap tanah leluhur dapat terobati” kata Dahlan.

Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek  lawatan rombongan selama di tanah leluhur Mandailing.

“Saat ini kami masih mencari satu kampung yang relatif masih asli dalam artian belum dipengaruhi bangunan rumah arsitektur modren serta berada di tepian hamparan sawah yang luas dan aliran sungai,” ungkap Dahlan.

Di kampung itu nantinya rombongan akan membaur dengan penduduk huta melakukan horja “mardahan-manggule” lalu makan bersama.

“Rombongan juga akan dijadwalkan menikmati minuman Kopi Mandailing di Taman Raja Batu, Panyabungan,” ujar Dahlan.

Dahlan menyatakan, untuk persiapan angkutan pesawat udara, pihak IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan membagi rombongan menjadi 2 kelompok. Rombongan 1 naik pesawat Kualanamu-Aek Godang. Rombongan 2 Kualanamu-Pinangsori.

“Terpaksa dibagi dua, sebab kapasitas bangku di dalam pesawat tak cukup untuk 80 orang, makanya sebagian mendarat di Aek Godang, sebagian mendarat di Pinangsori. Itu dari Kualanamu, Medan. Tetapi dari Kuala Lumpur-Medan masih dalam satu kelompok terbang,” kata Dahlan.

Peliput : Muhammad Rizky Lubis

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 3-selesai)

    BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BELAJAR DARI SUSI AIR: JANGAN SAMPAI MADINA MENGULANG SIKLUS LAMA DENGAN WAJAH BARU   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Subsidi Bisa Membuka Jalur, Tapi Tidak Bisa Menggantikan Ekosistem   Ada pelajaran mahal yang seharusnya tidak dilupakan Madina. Dulu kawasan Tabagsel pernah mencoba membangun konektivitas udara melalui Susi Air. Rute Aek Godang–Kualanamu sempat hidup dengan […]

  • Survei: Orangtua Tak Mau Anaknya Jadi Anggota DPR

    Survei: Orangtua Tak Mau Anaknya Jadi Anggota DPR

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Dahulu, kebanyakan orangtua menginginkan anaknya menjadi pejabat, salah satunya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, sekarang, keadaannya berbalik. Mayoritas orangtua tak ingin anaknya menjadi anggota Dewan. Hal itu terungkap dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipaparkan oleh peneliti LSI Rully Akbar, di Kantor LSI di Jakarta, Minggu (18/11/2012). Survei ini dilakukan 12-15 […]

  • LBH: Dahlan berbohong

    LBH: Dahlan berbohong

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    MEDAN – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan PT PLN Wilayah 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah melakukan pembohongan publik terkait penyataan keduanya yang berjanji mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Sumut. Hal itu yang membuat LBH Medan melayangkan somasi kepada kedua instansi tersebut.”Kita mencatat ada dua kali pernyataan yang […]

  • Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Miris! Kelakuan manusia sekarang ini seperti tidak punya hati. Rasa tega karena kesal atau sakit hati bisa membuat gelap mata. Gara-gara hal sepele namun bisa membuat nyawa melayang. Seolah tak peduli mana hak dan kewajiban yang harus dipertimbangkan. Seperti kasus pembunuhan yang terjadi baru-baru ini. Tiga anak kost tega […]

  • Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Semua kepala desa di Mandailng Natal (Madina) diminta membayarkan uang raskin tepat waktu tanpa menunda-nunda, karena semua warga selalu bayar kontan. Penundaan uang raskin dapat mempersulit realisasi penyaluran beras miskin (raskin) pada jadwal berikutnya. Baktaruddin, seorang pengamat raskin, Senin (22/7/2013) di Panyabungan berharap para kades jangan melakukan tunggakan lagi seperti yang […]

  • Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang rencananya akan dilaksanakan, Senin (07/02/2011) pekan depan, sejumlah nama kandidat sudah muncul. Salah satunya Muhammad Alhasan Nasution yang telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kemasayarakatan pemuda (OKP). Mereka menilai dari sekian nama yang muncul, Alhasan merupakan figur yang tepat dan […]

expand_less