Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Janda Ditemukan Tewas Bugil

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
  • print Cetak

TAPANULI-Lina br Napitupulu (40), janda anak 5 warga Desa Lumban Ina-ina, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara, ditemukan tewas bugil di hutan dekat kebun kopi miliknya, Sabtu (11/2) sekitar pukul12.30 WIB.

Disekitar tubuh korban, ditemukan pakaian korban bersimbah darah, buah kopi, serta seutas kabel tali klos sepeda motor. Adalah Mangaji Lumbantoruan (42), warga Desa Lumban Ina-ina, saksi mata yang pertama menemukan jasad korban di lokasi.

Menurut keterangan Salker Lumbantoruan (45) yang juga warga setempat, bahwa korban, Jumat (10/2) sekitar pukul 07.30 WIB, berangkat ke ladang kopi miliknya. Kemudian, siang harinya, setelah tiga anaknya pulang sekolah, berangkat menuju ladang kopi tersebut.

Namun, setibanya di ladang kopi itu, ketiga anak korban, masing-masing, Rudi Lumbantoruan (14), Rio Lumbantoruan (12) dan Lidia Lumbantoruan (9) tidak menemukan ibu mereka di ladang itu. Sehingga, ketiga anak korban tersebut memberitahukan hal itu kepada sejumlah warga.”Semua warga mengetahui ibu korban tidak ada di ladang itu dari anak-anaknya,”tutur Salker Lumbantoruan.

Sore harinya, sejak pukul 17.00 WIB, warga pun mulai mencari korban disekitar ladang kopi miliknya. Namun, hingga pukul 03.00 WIB dini hari, warga tak kunjung menemukan jasad korban.

Esok harinya, Sabtu (11/2), warga mencoba meminta bantuan salah seorang paranormal di desa itu. Oleh paranormal itu menyebut, bahwa korban masih disekitar ladang kopi miliknya. Saat itu, warga sudah memberitahukan kepada pihak Polsek Siborongborong, terkait hilangnya korban. Sehingga, saat pencarian, sejumlah personil Polsek Siborongborong ikut menyisir kawasan hutan dekat kebun kopi milik korban.

Hingga pukul 11.00 WIB pencarian, jasad korban belum juga ditemukan. Sehingga, warga mengubungi Mangaji Lumbantoruan (saksi yang pertama menemukan jasad korban) yang memiliki se ekor anjing pemburu.

Oleh Mangaji sendiri, ia pun segera turun ke lokasi dan membawa anjingnya berkulit hitam untuk membantu pencarian. Berselang setengah jam mengikuti pencarian, anjing milik Mangaji, berhasil menemukan jasad korban sekitar 100 meter dari kebun kopi miliknya.

“Saat itu, anjing saya langsung naik ke hutan perbukitan kebun kopi milik korban. Saya pun mengikutinya terus. Dan, sekitar 100 meter masuk ke hutan ini, anjing saya sudah menemukan mayatnya. Saat itu, saya pun langsung memanggil warga yang kebetulan ikut mencari disekitar lokasi,”sebut Mangaji Lumbantoruan kepada METRO (Group Sumut Pos), Jumat (11/2) di lokasi kejadian.

Amatan wartawan, di lokasi kejadian, korban mengalami luka-luka dibagian tangan, pinggul dan perut. Korban sendiri, ditemukan dalam posisi kepala telungkup dan tubuh tergeletak menyamping.

Luka ditubuh korban, saat proses identifikasi pihak Polres Tapanuli Utara menunjukkan, adanya luka akibat benda tajam di pinggul sebelah kanan, luka tusuk di perut kiri dan kanan, luka di pergelangan tangan sebelah tangan, serta luka di bagian lengan kanan dan kiri.

Yang aneh di lokasi kejadian, buah kopi yang diduga baru dipanen korban, ada di hutan dekat jasad korban. Namun, termos, gelas, ember dan kotak nasi korban tidak ditemukan di lokasi, sebab korban diketahui membawa perbekalan tersebut dari rumah.

Melihat kondisi tubuh korban, sejumlah warga yang ada di lokasi kejadian menduga, korban diperkosa terlebih dahulu kemudian dibunuh.

“Kalau melihat mayatnya ini, korban saya duga diperkosa dulu baru dibunuh. Karena, korban telanjang dan penuh luka di tubuhnya,”sebut salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya. (hsl/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah Guru / tinggal di Medan Masyarakat mulai menunjukkan taringnya. Masyarakat ogah ditipu terus oleh demokrasi melalui berbagai ajang Pilkada-nya. Pemilu dirasakan masyarakat sebagai ajang tipu-tipu untuk naiknya komunitas tertentu dalam kekuasaan yang sedang berjalan. Berbagai laporan kecurangan atas satu pasangan calon mulai dilaporkan. Pada Pilkada Medan tampak laporan dari Ahyar – Salman […]

  • Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Nasib Tahana Djuandi alias Jimmi selaku Direktur PT. DAP, pabrik pembuat saus merek Dena, Sun Flower dan Bola Dunia bakal ditentukan hari ini (31/3). “Tim sudah pulang. Besok (Selasa) kita akan gelar perkara,” tandas Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Frido Situmorang, Senin (30/3). Apakah Jimmi akan ditetapkan tersangka? “Hasil gelar perkara akan menjawab […]

  • Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di DALAM tubuh Parlindungan Lubis, tidak setetes pun mengalir darah Yahudi. Dia Batak tulen dari Mandailing. Namun kenyataannya, dia harus mendekam selama lima tahun di kamp konsentrasi NAZI , dan masih beruntung bisa keluar dari tempat penyiksaan dan pembantaian yang sadis tiada tandingannya itu. Lubis mengisahkan pengalamannya yang luar biasa itu dalam sebuah otobiografi. Sudah […]

  • Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

    Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ACEH- Aksi teror mengunakan senjata api kembali terjadi di wilayah Aceh. Kali ini menimpa mobil Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar. Mobil yang ditumpangi bupati bersama sopirnya, Gempar, diberondong orang tak dikenal (OTK) dari jarak berlawanan yang mengendarai Toyota Avanza hitam di kawasan jembatan totor besi Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah pukul 21.30 […]

  • Pembolos, anggota DPR makan gaji buta
    Tak Berkategori

    Pembolos, anggota DPR makan gaji buta

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Daftar hadir anggota DPR dalam Rapat Paripurna diwarnai banyaknya para pembolos. Pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes, menilai mereka yang bolos Rapat Paripurna sama saja makan gaji buta. “Masyarakat harus memberikan perhatian kepada pembolos. Ini sama saja memakan gaji buta,” kata Arya kepada wartawan, hari ini. Menurutnya, untuk mengurangi banyaknya para pembolos harus […]

  • Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan agar masyarakat tidak perlu takut dengan wabah skabies karena sudah jamak ditemukan tim medis dan obatnya juga sudah ada. Hal itu disampaikan Bupati Sukhairi ketika meninjau posko konsultasi dan pengobatan gratis bagi warga terdampak skabies di Alaman Bolak Bagas Godang Kelurahan […]

expand_less