Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Des 2021
  • print Cetak

Satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Foto: Muhammad Falah Nasution

Rumah tua berumur lebih satu abad masih dapat ditemukan di kawasan Mandailing. Meski tak banyak lagi.

Rumah-rumah tua itu menjadi jejak peninggalan arsitektur perumahan penduduk Mandailing masa lampau.

Rumah berkolong tinggi, tiang-tiangnya yang kokoh, dinding bertulang kuat, atap menjulang.

Beberapa rumah tua itu terdapat di Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Belum diketahui umur rumah-rumah itu. Tetapi, dari arsitekturnya, satu dari beberapa rumah itu masih mengkuti desain era 1800-an.

Muhammad Falah Nasution berfose di depan satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Rumah ini tak jauh beda dengan desain era 1800-an. Foto: Muhammad Falah Nasution

Rumah-rumah itu masih ditinggali. Difoto oleh Muhammad Falah Nasution, guru sejarah SMA Plus Mandailling Natal.

Dia mengunggahnya di akun pribadinya M Falah Nasution pada laman facebook malam ini, Senin (27/12/2021).

Dia menyertai keterangan penghantar foto-foto rumah itu: “Di setiap desa lama di daerah Madina masih ada rumah-rumah tua seperti pada gambar yang lokasinya di Desa Malagi, Kec. Hutabargot, Kab. Madina,” katanya.

Falah melihat bahwa rumah itu memiliki nilai yang sangat tinggi karena sangat berguna bagi penggalian sejarah arsitektur rumah penduduk di Mandailing.

“Rumah dengan desain tradisional dan berumur ratusan tahun masih kokoh berdiri, walaupun satu dua bagian rumah digantikan bahan modern,” katanya.

Dia juga mengungkap bahwa desain rumah masal silam memiliki variasi di berbagai kawasan Mandailing.

Satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Foto: Muhammad Falah Nasution

“Rumah-rumah tua di kawasan Madina memiliki perbedaan antara satu desa dengan desa lainnya, misalkan kita bandingkan dengan rumah ijuk di Sibanggor dan rumah-tumah tua di daerah Mandailing Julu, masing-masing memiliki ciri khas”.

“Rumah-rumah tua di Desa Malagi ini sedikit menarik perhatian saya, khususnya pada bagian atap rumah dengan bentuk limas, mirip seperti rumah limas dari Sumatera Selatan. Namun, ada kemungkinan, inspirasi atap limas ini ditiru dari Tor Si Gantang, sebuah gunung di atas desa yang berbentuk limas. Hal itu sangat menarik,” ujar Falah. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. Jika Paslon SAHATA […]

  • Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usaha agar FIFA tak menjatuhkan sanksi kepada PSSI terus dilakukan Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar. Sehari setelah Kongres PSSI di Golden Ballroom Hotel Sultan Gagal, Agum menemui utusan FIFA, Thierry Regennas untuk meminta maaf agar Indonesia tak dijatuhi sanksi. “Saya memohon pengertian bahwa Komite Normalisasi sudah bekerja keras, tapi ternyata seperti itu hasilnya. […]

  • Dimintai Data Karyawan Oleh Dinas Tenaga Kerja Madina, Sejumlah Perusahaan Perkebunan Mangkir

    Dimintai Data Karyawan Oleh Dinas Tenaga Kerja Madina, Sejumlah Perusahaan Perkebunan Mangkir

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Sejumlah perusahaan Perkebunan di Mandailing Natal ( Madina ) mangkir dalam panggilan terkait pendataan tenaga kerja perusahaan. hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina Erman Gafar Nasution pada Mandailing Online diruang kerjanya 3/10/2023. Dikatakannya, pemanggilan itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2021 dan Peraturan Daerah nomor […]

  • Kajatisu Resmikan Kantor Kejari Panyabungan

    Kajatisu Resmikan Kantor Kejari Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kepala Kejaksaan Negeri Sumatera Utara, Muhammad Husni,SH.MH meresmikan kantor Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal, di Panyabungan, Selasa (2/2). Bangunan kantor kejaksaan ini telah berdiri sebelum Kabupaten Mandailing Natal berdiri, dan telah mendapat beberapa kali pemugaran, pertambahan bangunan terakhir dilakukan pada akhir tahun 2015. Peresmian ini merupakan salah satu agenda kunjungan kerjanya […]

  • Pendemo di PMD Madina Dinilai Masyarakat Tabuyung Syarat Kepentingan

    Pendemo di PMD Madina Dinilai Masyarakat Tabuyung Syarat Kepentingan

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Tokoh masyarakat, Pemuda dan Mahasiswa desa Tabuyung saat musyawarah bahas kemelut desa ( ist) TABUYUNG – Mandailing Online : Ikatan Mahasiswa dan Masyarakat Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal kecam aksi Mahasiswa Cipayung Plus yang dinilai terlalu ikut campur urusan Desa mereka dan sarat kepentingan kelompok. Raismal Lubis tokoh pemuda desa […]

  • Lebih baik PSMS ke LPI

    Lebih baik PSMS ke LPI

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang digunakan untuk bantuan kepada PSMS melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan senilai Rp6 miliar untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus dipertimbangkan lagi. Pasalnya, masih banyak cabang-cabang olahraga yang memerlukan “suntikan” anggaran dari Pemko dan bukan hanya untuk PSMS saja. Wakil […]

expand_less