Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Des 2021
  • print Cetak

Satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Foto: Muhammad Falah Nasution

Rumah tua berumur lebih satu abad masih dapat ditemukan di kawasan Mandailing. Meski tak banyak lagi.

Rumah-rumah tua itu menjadi jejak peninggalan arsitektur perumahan penduduk Mandailing masa lampau.

Rumah berkolong tinggi, tiang-tiangnya yang kokoh, dinding bertulang kuat, atap menjulang.

Beberapa rumah tua itu terdapat di Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Belum diketahui umur rumah-rumah itu. Tetapi, dari arsitekturnya, satu dari beberapa rumah itu masih mengkuti desain era 1800-an.

Muhammad Falah Nasution berfose di depan satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Rumah ini tak jauh beda dengan desain era 1800-an. Foto: Muhammad Falah Nasution

Rumah-rumah itu masih ditinggali. Difoto oleh Muhammad Falah Nasution, guru sejarah SMA Plus Mandailling Natal.

Dia mengunggahnya di akun pribadinya M Falah Nasution pada laman facebook malam ini, Senin (27/12/2021).

Dia menyertai keterangan penghantar foto-foto rumah itu: “Di setiap desa lama di daerah Madina masih ada rumah-rumah tua seperti pada gambar yang lokasinya di Desa Malagi, Kec. Hutabargot, Kab. Madina,” katanya.

Falah melihat bahwa rumah itu memiliki nilai yang sangat tinggi karena sangat berguna bagi penggalian sejarah arsitektur rumah penduduk di Mandailing.

“Rumah dengan desain tradisional dan berumur ratusan tahun masih kokoh berdiri, walaupun satu dua bagian rumah digantikan bahan modern,” katanya.

Dia juga mengungkap bahwa desain rumah masal silam memiliki variasi di berbagai kawasan Mandailing.

Satu dari beberapa rumah tua di Mandailing. Lokasi Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal. Foto: Muhammad Falah Nasution

“Rumah-rumah tua di kawasan Madina memiliki perbedaan antara satu desa dengan desa lainnya, misalkan kita bandingkan dengan rumah ijuk di Sibanggor dan rumah-tumah tua di daerah Mandailing Julu, masing-masing memiliki ciri khas”.

“Rumah-rumah tua di Desa Malagi ini sedikit menarik perhatian saya, khususnya pada bagian atap rumah dengan bentuk limas, mirip seperti rumah limas dari Sumatera Selatan. Namun, ada kemungkinan, inspirasi atap limas ini ditiru dari Tor Si Gantang, sebuah gunung di atas desa yang berbentuk limas. Hal itu sangat menarik,” ujar Falah. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah harta yang wajib dizakati

    Inilah harta yang wajib dizakati

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diantara beragam harta benda yang kita miliki, sebagai umat Islam kita wajib mengeluarkan zakat terhadap 8 jenis harta yang kita miliki. Sehingga, harta kita ‘dicuci’ dari harta yang haram dan kemungkinan-kemungkinan harta dari hasil riba. Berikut delapan jenis harta yang wajib kita zakati; 1. Zakat Perdagangan Setiap harta hasil berniaga atau berdagang wajib dizakatkan meliputi […]

  • Pagi Pagi Ratusan Warga Singkuang Satu Demo DPRD Madina

    Pagi Pagi Ratusan Warga Singkuang Satu Demo DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : pagi pagi, dua ratusan warga desa Singkuang Satu, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal aksi di gedung DPRD Mandailing Natal ( Madina ) Rabu 7/6/2023. Mereka menuntut keseriusan DPRD dan Pemda terhadap tuntutan warga atas hak 20 persen kebun plasma dari PT.Rendy Permata Raya ( RPR ). Pantauan […]

  • Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    Perbaikan Jalan ke Aek Mata Telah Lama Disuarakan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi memperihatinkan bangunan jalan ke Aek Mata, Kecamatan Panyabungan yang belakangan menjadi pembicaraan sebenarnya telah lama disuarakan masyarakat setempat. Setelah Ketua Komisi III Zainuddin Nasution meminta Kadia PUPR memutar otak sehingga pembangunan infrastruktur lebih merata, anggota DPRD dari Fraksi Golkar Sobir Lubis turut angkat bicara. “Ini sudah lama kita dan masyarakat […]

  • Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) diminta segera meninjau beberapa proyek fisik tahun 2015 ini di Kecamatan Panyabungan Timur bersumber dana dari APBD Madina. Tinjauan Komisi III itu sangat diperlukan agar ada pengawasan sejak dini terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek. Sejumlah warga menduga pihak pemborong dan pejabat pemerintah bersekongkol merendahkan mutu […]

  • Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Kecamatan Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era […]

  • Oknum Brimob Letuskan Tembakan

    Oknum Brimob Letuskan Tembakan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Sedikitnya 6 anggota Brimob yang ditugaskan di PTPN 3 Kebun Sei Putih, meletuskan senjata ke arah penggarap di Dusun 4 Desa Galang Barat Kecamatan Galang, Selasa (8/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden itu terjadi saat warga menanam ubi di lahan sengketa seluas 345,56 hektar di lahan PTPN 3 tersebut. Pendi, warga penggarap mengutarakan […]

expand_less