Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Jembatan Bally Rantopuran Harus Kaji Ulang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
  • print Cetak

lantai jembatan patah 271112
Truk Fuso Banyak Bertonase Diatas 18 Ton

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan supir mulai mengeluhkan jembatan sementara Rantopuran di Jalur Lintas Sumatera titik Desa Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal yang sudah teramat rawan karena lantainya sering patah.

Para pengguna jalan merasa terancam keselamatannya melewati jembatan jenis bally tersebut jika pemerintah tidak cepat mengkaji kembali kebijakan pelarangan truk bertonase 10 ton ke atas yagng diberlakukan selama ini.

Sebab,berdasar pengakuan para sjupir, truk-truk jenis fuso yang bermuatan berat umumnya berat rata-ratanya 18 ton ke atas, membuat lantai jemabatan itu mudah rusak.

Para supir makin takut setelah satu unit mobil truk fuso bermuatan cangkang kalapa sawit dengan bernomor polisi B 9174 TYT terperosok di jembetan bally ini akibat balok lantai jembatan patah sejak sejak pukul 24.00 WIB, Jum’at (26/10), dan baru bisa jalan sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (27/10) setelah diderek oleh mobil truk lainnya.

“Ini semua gara-gara truk fuso bermuatan berat dibolehkan lewat jembatan ini. Lantai itu tak tahan menahan beban kenderaan di atas 10 ton. Truk fuso yang bermuatan berat itu rata-rata 18 ton ke atas. Apa nggak hancur terus jembatan ini,” keluh Makmur (43) salah seorang supir truk cold diesel, Minggu (28/11).

Iswadi Batubara,tokoh pemuda asal Desa Gunung Tua mengatakan sudah mempridiksi bahwa jembatan ini rawan terjadi kecelekaan, melihat kondisi papan dari jembatan bally yang terbuat dari kayu yang kulitasnya kurang bagus itu.

“Jauh-jauh hari ini sudah kita peridiksi bahwa jembatan ini rawan kecelekaan, hal ini juga kita sampikan kepada Dinas Perhubungan akan tetepi tidak ada tanggapan, konon katanya ini tangung jawab Propinsi dalam hal ini Dinas Jalan dan Jembatan” ungkapnya.

Dikatakannya, anehnya pada waktu jembatan mengalami kerusakan malah diganti dengan mempergunakan batang kelapa, apakah dari hitung – hitungan tekhnisnya itu tahan, atau ada semacam kesengajaan.

Warga setempat lainnya menyatakan pengawasan jembatan bally harus diperketat. Kebijakan pelarangan kenderaan tonase 10 ton ke atas harus dikaji ulang. Pasalnya truk-truk fuso yang bermuatan penuh justru rata-rata seberat 18 ton ke atas. (rir)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mari Membangun Negara Bersama Pajak

    Mari Membangun Negara Bersama Pajak

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Jony, SE, M.Si, CA, CPMA, CPHCM Halo Seluruh pembaca Mandailing Online. Salah satu elemen terpenting penerimaan negara adalah pajak. Penerimaan negara dari pajak ini menjadi tulang punggung negara dalam belanja negara, pembiayaan pembangunan dan gaji untuk Aparatur Negara. Sebagai inti dari roda perekonomian negara, penerimaan pajak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah negara ini melalui […]

  • Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Mulai Sabtu (11/4), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel yang dimulai dari Kota Padangsidimpuan sudah bisa mencairkan dana kompensasi yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Selanjutnya akan disusul oleh  kabupaten lainnya, seperti  Tapsel, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) dan Mandailing Natal (Madina) di Kantor Pos setempat. “Untuk […]

  • Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Berdasar pemeriksaan terhadap jejak telapak kaki harimau di Kecamatan Tambangan, jejak itu belum dapat dipastikan jejak harimau atau bukan. Oleh karenanya, Kepala Seksi Wilayah II TNBG Laru Kotanopan, Manaf menghimbau kepada warga desa-desa di Kecamatan Tambangan untuk tidak panik dan tetap tenang serta waspada juga tetap beraktifitas seperti semula. Itu dikakatakan […]

  • Operasional RSU Panyabungan Panatapan Ditarget Tahun Ini

    Operasional RSU Panyabungan Panatapan Ditarget Tahun Ini

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution menegaskan pada masa awal pemerintahannya bersama Wabup Atika Azmi Utammi Nasution RSUD Panyabungan di Panatapan wajib difungsikan tahun ini. “Ini tidak ditunda-tunda lagi, wajib harus ditempati di tahun 2025 ini,” lanjut bupati usai meninjau rumah sakit tersebut didampingi Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Direktur dr. […]

  • RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Rumah Sakit Umum Panyabungan terus berupaya meningkatkan Klass C menuju Klass B. Untuk meningkatannya, RSU Panyabungan terus melakukan pembinaan pelayanan. Demikan dikatakan Kepala RSU Panyabungan drg Bidasari di Panyabungan, Selasa (21/02/2012). Dikatakannya, saat ini pihaknya masih fokus kepada penambahan sarana dan prasarana, karena untuk menuju Klaas B maksimal kamar rawat di RSU harus […]

  • KPK Awasi Dana BOS 2011

    KPK Awasi Dana BOS 2011

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna menghindari penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2011, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi penyaluran serta penggunaannya. “Bagaimana bentuk perngawasannya, KPK lebih tahu,” kata Menteri Pendidikan Nasional Muhamad Nuh seusai bertemu pimpinan KPK di kantor KPK, Jakarta, Rabu (22/12). Selama ini, dana BOS disalurkan dari Kemenkeu ke […]

expand_less