Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Jembatan Bally Rantopuran Harus Kaji Ulang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
  • print Cetak

lantai jembatan patah 271112
Truk Fuso Banyak Bertonase Diatas 18 Ton

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan supir mulai mengeluhkan jembatan sementara Rantopuran di Jalur Lintas Sumatera titik Desa Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal yang sudah teramat rawan karena lantainya sering patah.

Para pengguna jalan merasa terancam keselamatannya melewati jembatan jenis bally tersebut jika pemerintah tidak cepat mengkaji kembali kebijakan pelarangan truk bertonase 10 ton ke atas yagng diberlakukan selama ini.

Sebab,berdasar pengakuan para sjupir, truk-truk jenis fuso yang bermuatan berat umumnya berat rata-ratanya 18 ton ke atas, membuat lantai jemabatan itu mudah rusak.

Para supir makin takut setelah satu unit mobil truk fuso bermuatan cangkang kalapa sawit dengan bernomor polisi B 9174 TYT terperosok di jembetan bally ini akibat balok lantai jembatan patah sejak sejak pukul 24.00 WIB, Jum’at (26/10), dan baru bisa jalan sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (27/10) setelah diderek oleh mobil truk lainnya.

“Ini semua gara-gara truk fuso bermuatan berat dibolehkan lewat jembatan ini. Lantai itu tak tahan menahan beban kenderaan di atas 10 ton. Truk fuso yang bermuatan berat itu rata-rata 18 ton ke atas. Apa nggak hancur terus jembatan ini,” keluh Makmur (43) salah seorang supir truk cold diesel, Minggu (28/11).

Iswadi Batubara,tokoh pemuda asal Desa Gunung Tua mengatakan sudah mempridiksi bahwa jembatan ini rawan terjadi kecelekaan, melihat kondisi papan dari jembatan bally yang terbuat dari kayu yang kulitasnya kurang bagus itu.

“Jauh-jauh hari ini sudah kita peridiksi bahwa jembatan ini rawan kecelekaan, hal ini juga kita sampikan kepada Dinas Perhubungan akan tetepi tidak ada tanggapan, konon katanya ini tangung jawab Propinsi dalam hal ini Dinas Jalan dan Jembatan” ungkapnya.

Dikatakannya, anehnya pada waktu jembatan mengalami kerusakan malah diganti dengan mempergunakan batang kelapa, apakah dari hitung – hitungan tekhnisnya itu tahan, atau ada semacam kesengajaan.

Warga setempat lainnya menyatakan pengawasan jembatan bally harus diperketat. Kebijakan pelarangan kenderaan tonase 10 ton ke atas harus dikaji ulang. Pasalnya truk-truk fuso yang bermuatan penuh justru rata-rata seberat 18 ton ke atas. (rir)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelamar CPNS di Madina Padati Warnet

    Pelamar CPNS di Madina Padati Warnet

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir ini para pelamar Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memadati warung internet yang ada di kota Panyabungan untuk mendaftar melalui onlie. Evi, seorang pekerja di Warnet Aikom, Kayu Jati Jum’at (26/9/2014) mengakui pelamar pada umumnya meminta jasa pihak warnet untuk mendaftarkan dirinya melalui […]

  • Lira Minta Pemkab Terbitkan Izin Crumb Rubber

    Lira Minta Pemkab Terbitkan Izin Crumb Rubber

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mengingat potensi bahan baku getah karet yang diproduksi dari perkebunan rakyat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan untuk meningkatkan daya jual tingkat petani, diminta Pemkab Madina untuk menerbitkan izin Crumb Rubber atau pabrik pengolahan karet. Wakil Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Madina, Abdul Waris Ray kepada wartawan, Selasa (15/1) di Panyabungan […]

  • Warga 4 Desa di Natal vs PT.DIS, Bupati Harus Progresif Memediasi

    Warga 4 Desa di Natal vs PT.DIS, Bupati Harus Progresif Memediasi

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Bupati Madina diminta lebih progresif memediasi antara 4 desa di Kecamatan Natal dengan PT. DIS agar kebun plasma yang tak terrealisasi besalan tahun, bisa tuntas. Dan, konflik antara warga Sikara-Kara, Buburan, Bintuas dan Sundutan Tigo dengan PT.DIS bukanlah persoalan yang rumit jika ada kemauan masing-masing pihak untuk menyelesaikannya. Yakni kemauan yang […]

  • 50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara. Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 […]

  • Sumut Wajar Dimerkarkan

    Sumut Wajar Dimerkarkan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Pengamat hukum tata negara Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Akbar, menilai wajar Sumut melepas beberapa daerahnya. Dilihat dari sisi pelayanan pemerintahan, kesenjangan pembangunan yang terjadi, maka selayaknya, kata Faisal, Sumut dipecah menjadi provinsi baru. “Sebenarnya juga kan sudah pernah ada rencana pembentukan provinsi dan kabupaten yang ada di Sumut. Dan rencana itu […]

  • Gempa Kuat Terasa di Padang

    Gempa Kuat Terasa di Padang

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG,(MO)- Gempa dengan kekuatan relatif besar, Kamis (7/2/2013) pagi, terasa di Kota Padang, Sumatera Barat. Guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu mengagetkan sebagian warga yang masih terlelap. Sebagian warga juga terlonjak dari tidurnya menyusul guncangan kuat tersebut. Selama sekitar setengah jam, sebagian warga memperbincangkan gempa tersebut sebelum kembali pada aktivitas masing-masing. Berdasarkan informasi […]

expand_less