Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Kapolresta: ‘Geng Motor’ sudah diamankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Kombes Tagam Sinaga, mengatakan sebanyak 10 orang “geng motor” yang membuat kerusuhan Senin, sekitar pukul 05.45 WIB di Petronas Jalan Patimura, telah diamankan petugas kepolisian.

“Mereka (geng motor,red) yang sempat melarikan diri di sejumlah tempat, setelah peristiwa tersebut telah kita tangkap dan proses secara hukum yang berlaku,” katanya, tadi siang.

Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polresta Medan Polsekta Medan Baru telah menangkap 10 tersangka yang melakukan penganiayaan terhadap orang lain, pengrusakan, serta membuat keonaran di jalanan.

Bahkan, petugas juga mengamankan satu buah senjata tajam berupa samurai. Ke-10 tersangka yang diamankan itu, beberapa diantaranya Josapat Simanjutak Ketua RNR di hotel Arimbi kamar 39 A Jalan Samanhudi Gang Swakarsa Lingkungan I Kelurahan Satria Binjai, Kota Binjai Sumatera Utara.

Kemudian Andi Siahaan dari kelompok RNR, Ahmad Yudha, M. Reza (SMAN 4 Medan), Kevin, Nimrod, Wilson dan Oscar (SMA Santho Thomas Medan). Para tersangka itu, saat ini masih diamankan di Mapolsekta Medan Baru.

Tagam mengatakan, dengan diringkusnya kelompok atau geng motor yang selama ini selalu meresahkan masyarakat, diharapkan tidak akan ada lagi pemuda-pemuda yang ngebut atau melakukan aksi hura-hura di jalan raya.

Kelompok geng motor yang terdiri dari para remaja itu, selama ini selalu membuat keributan di Jalan Ring Road dan di Medan Sunggal dengan melakukan kebut-kebutan, sehingga mengganggu bagi pemakai jalan lainnya.

“Tindakan para geng motor itu, sudah berlangsung cukup lama. Pihak kepolisian terus aktif melakukan razia terhadap kegiatan balapan liar tersebut,” katanya.

Disinggung mengenai penangkapan ke-10 tersangka itu, Tagam mengatakan, terus diproses secara hukum. Ini jelas tindakan pelanggaraan dan membuat keributan dengan melakukan perkelahian antara kelompok geng motor.

Penangkapan itu, agar dapat membuat efek jera bagi geng-geng motor yang selama ini selalu membuat keributan.

“Kita tidak ingin ada geng-geng motor yang membuat rusuh di Kota Medan ini. Saya akan tetap bersihkan kota Medan dari segala bentuk kejahatan dan termasuk geng-geng motor ini,” kata Tagam.

Sebelumnya Kapolresta Medan, Kombes Tagam Sinaga, menegaskan pihaknya akan menindak tegas kelompok pemuda “geng motor” yang kelihatan mulai meresahkan masyarakat.

“Kita tidak akan pernah kompromi dengan pelaku kejahatan yang menimbulkan rasa tidak nyaman di tengah-tengah masyarakat,” katanya di Medan, kemarin, menanggapi tindakan sekelompok geng motor yang sering mengganggu pengemudi yang melintas di Jalan Ring Road dibelakang kompleks Perumahan Setia Budi Indah itu.

Pada Minggu (19/12) malam, sebuah mobil yang melintas di Jalan Ring Road, tiba-tiba digangggu kelompok geng sepeda motor, dengan cara meneror, dan memaki-maki pengendara mobil tersebut.

Bahkan, para kelompok geng motor itu juga merusak mobil yang sedang melintas di lokasi tempat berkumpulnya para remaja dan pelajar yang mengendarai sepeda motor tersebut. Kelompok geng itu sering kumpul di belakang kampus Universitas Sumatera Utara.

Tagam mengatakan tidak akan tinggal diam dengan tindakan kelompok geng sepeda motor yang mulai “mengusik” keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Medan.
Sumber :Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padi Nuklir Masuki Masa Panen

    Padi Nuklir Masuki Masa Panen

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Program pengembangan tanaman padi nuklir memasuki tahap panen di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Program ini merupakan hasil rekayasa Litbangyasa Iptek Nuklir Bidang Pertanian dan Peternakan yang dilaksanakan di Sumut bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perternakan Madina. Varietas yang di panen adalah Inpari Sineduk. Plt.Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Senin […]

  • Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Madina, Sumatera Utara, hidup dalam ketakutan. Kepala Desa (Kades) Riswan Haedy diduga memaksa mereka menyerahkan material pasir dan batu kali untuk membangun kembali jalan lingkungan yang dirusaknya sendiri. “Katanya kalau gak bawa, kena sanksi dari tokoh masyarakat dan desa,” kata seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya. […]

  • Ibu-ibu Tantang Bupati

    Ibu-ibu Tantang Bupati

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak. Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung […]

  • Tak Ada Rambin, Warga Bergelayut di Tali Kawat

    Tak Ada Rambin, Warga Bergelayut di Tali Kawat

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tak ada jembatan, tak ada rambin alias titi gantung, warga terpaksa bergelayut di kawat menyeberangi sungai agar sampai ke areal persawahannya. Itu terjadi di Desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. Selama ini, warga sangat mengharapkan pembangunan titi gantung, tetapi belum pernah terealisasi. Warga terpaksa memasang kawat di atas sungai Batang […]

  • Mahasiswa Minta Kejaksaan Periksa Kadis PMD Madina

    Mahasiswa Minta Kejaksaan Periksa Kadis PMD Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) Didemo sejumlah Mahasiswa. Mereka menuntut Kejari Madina periksa Kepala Dinas PMD Ahmad Mainul Lubis dan mafia Bimtek  Jum’at 6/10/2023. Dengan membawa sejumlah poster bertulisan “rakyat menderita mafia bimtek tertawa” mahasiswa berorasi di depan pintu masuk kantor Kejaksaan Madina. Ada beberapa tuntutan mahasiswa mengatas namakan […]

  • Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik. Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2). “Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja […]

expand_less