Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Komisi II : Izin Lokasi PTPSU 2 Ribu Hektar Masuk HPT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi II DPRD Mandailing Natal (Madina)

Teguh W Hasahatan Nasution mensinyalir PT Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) diduga melakukan pengalihfungsian lahan. Sebab dari enam ribu hektar izin lokasi yang mereka miliki, di dalamnya ada sekitar dua ribuan hektar yang masuk Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Itu diungkapkannya usai rapat dengar pendapat Komisi II dengan manajemen PTPSU, Senin (17/11) di ruang komisi II.

“Dari penjelasan pihak perusahaan, kami menangkap ada sejumlah permasalahan yang dilakukan perusahaan itu sejak awal berdirinya,” katanya.

Yang pertama, izin lokasi perkebunan berada di HPT sekitar 2 ribuan Ha, jika dikaitkan dengan Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, juga berkaitan dengan Peraturan BPN nomor 2 tahun 1999, serta SK 44 tahun 2005 Kementerian Kehutanan RI tentang penunjukan kawasan hutan di Provinsi Sumut.

“Berdasarkan peraturan dan undang-undang itu, izin lokasi PTPSU dari 6 ribu Ha, ada sekitar 2 ribuan Ha yang berada di kawasan hutan, dan itu sudah melanggar ketentuan undang-undang,” sebut politisi dari PDI-Perjuangan dapil Pantai Barat ini.

Selain masalah pelanggaran undang-undang kehutanan, Teguh juga menyebut ada beberapa masalah lain seperti pengolahan limbah, pencaplokan lahan dan sebagainya.

Karena itulah, Teguh memandang DPRD Madina perlu memanggil Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemkab Madina untuk memintai keterangan seputar pemberian rekomendasi perizinan kepada PTPSU, Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanahan (BLH KP) juga dipandang Teguh perlu memberikan penjelasan mengenai teknis pengolahan limbah yang meresahkan masyarakat, apakah benar-benar sudah sesuai dengan ketentuan atau belum.

“RDP dengan PTPSU bukan berarti sudah selesai, karena kami kemungkinan akan memanggil beberapa SKPD seperti Dishutbun dan BLH KP‎ untuk memberikan penjelasan, kemungkinan juga kami akan memanggil Direktur Utama PTPSU Darwin Nasution, karena beliau merupakan pengambil keputusan diperusahaan itu, dan dia yang paling tahu mengenai sejumlah permasalahan yang ada,” tambahnya

Dalam RDP ini hadir Manager PTPSU, Darwin Sembiring bersama dua orang stafnya. Sementara dari Komisi II ada Ketua Komisi Sahirman dan Sekretaris Wildan Nasution, bersama anggota dewan lainnya seperti Teguh W Hasahatan Nasution, HM Dahler Nasution, dan beberapa orang lainnya.

 

Peliput : Ridwan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cukong Perkebunan Liar Madina Lari

    Cukong Perkebunan Liar Madina Lari

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Investor asing di kabupaten Madina melarikan diduga melarikan diri Setelah gagal mengupayakan berbagai cara berkelit dari ancaman sangsi hukum pidanda dalam kasus kejahtan perambahan huta. Kamis (18/11). Pernyataan ini diungkapkan Mornif hutasuhut dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ALARM Tapanuli Selatan dan Tunggul Panggaabean LSM Samudra Tapteng. Menurut mereka kenakalan ulah investor di Kabupaten Madina,Setelah […]

  • Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Partai Nasdem menyumbang perspektif baru dalam perkembangan pembahasan revisi UU Pemilihan Presiden (Pilpres) yang kini sedang berproses di parlemen. Terkait dengan syarat pengusulan pasangan capres-cawapres, partai yang akan mengikuti pemilu kali pertama pada 2014 itu mengusulkan agar penentuan tidak lagi didasarkan pada persentase perolehan suara atau kursi. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai […]

  • Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 19 elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mandailing Natal Bersatu (FMMNB) meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution untuk bersedia menjadi calon bupati Kabupaten Madina priode 2016-2020. Elemen-elemen tersebut antara lain ulama, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna, mahasiswa madina, etnis Jawa, etnis Minang, etnis Toba, naposo […]

  • Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

    Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Bayi penderita jantung bocor sejak lahir membutuhkan bantuan biaya operasi di rumah sakit. Bayi itu bernama M. Rizky Halomoan Lubis (1,8 tahun) anak dari pasangan Napjali Lubis dengan Nuriah Siregar warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina. Kondisi keluarga ekonomi yang sangat terbatas menyebabkan kendala untuk mengobati Rizky […]

  • Dibekuk, Spesialis Pembius Penumpang Pesawat

    Dibekuk, Spesialis Pembius Penumpang Pesawat

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membekuk sindikat spesialis pembiusan yang mengincar sasaran penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yakni tersangka Sugiyanto dan Sutikno. “Pelaku mengincar penumpang pesawat yang akan keluar dari Bandara Soekarno-Hatta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Rabu. Baharudin […]

  • Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para guru madrastah di Kabupaten Mandailing Natal belum menerima honor mereka sejak Januari 2016 alias 7 bulan. Kemana uang mereka? Tak diketahui.  Yang jelas, gaji dalam bentuk honor itu bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal yang dikelola Pemkab Madina. Jumlah guru madrastah ini tak tanggung-tanggung, sekitar 2000-an orang. Tiap guru […]

expand_less