Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang datang meski program pemerintah tengah menggalakkan pengambangan koperasi dan UKM. “Hingga September ini tidak ada koperasi yang baru, semuanya koperasi lama termasuk yang tahun 2012,” ucapnya.

Ridoan menambahkan, pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah menggalakkan pengembangan koperasi dan UKM melalui bantuan tambahan modal dan bantuan dana bergulir namun geliat koperasi dan penggiat UKM semakin minim. “Pemerintah pusat tengah mengalakkan kemandirian masyarakat lewat koperasi dan UKM termasuk memberikan bantuan modal. Tapi tidak menjadi respon positif terhadap pertumbuhan koperasi baru,” katanya.

Data terakhir dari 196 koperasi tersebut yang aktif hanya 122 sedangkan 74 lagi sudah tidak aktif. Jenis koperasi tersebut terdiri dari KUD, KSU, KPN, KSP, Kopkar, Kop Pedagang Pasar, Koptan, Kop Angkutan, Kop Wanita, Kop Pemuda, Kop Peternakan, Primkop, Prim Kopabri, Kop Waredakatama, Kop Veteran dan koperasi lainya.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Riswan Panggaben salah seorang pengurus Koperasi KSU-Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Rakyat (K2PR) yang beralamat di Jalan SM Raja, Kelurahan Sitamiang, mengungkapkan minimnya keinginan masyarakat untuk mengembangkan usaha UKM termasuk koperasi disebabkan kurangnya ketersedian modal dan tidak mampu bersaing dengan pasar serta kurangnya pembinaan langsung pemerintah kepada kelompok koperasi dan UKM.

“Para penggiat koperasi dan UKM semakin sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sebab zaman sekarang ini semua butuh modal besar untuk mampu bersaing serta pemerintah juga tidak maksimal dalam memberikan pembinaan termasuk tentang manajemen,” ungkap Ahmad Riswan.
Ahmad Riswan berharap, agar pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk ke depan bisa terjun langsung memberikan pembinaan dan mampu memberikan bantuan baik berupa dana bergulir yang anggarannya tetap akan dikembalikan kepada pemerintah. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditolak di RUSD Adam Malik Sahrini, bayi berusia 10 bulan yang lahir tanpa batok kepala sejak dilahirkan ibunya, Eliana (24) akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo atau RSCM di Jakarta. Keberangkatan bayi malang yang sempat ditolak RS Adam Malik, Medan, Oktober 2011 lalu, akan difasilitasi Dewan Pimpinan Daerah Golongan Karya Sumatera Utara (DPD […]

  • DCS Dapil 3 PKP Madina

    DCS Dapil 3 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PKP Madina

  • Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPI TAK BERANI MEMBEBERKAN PENYEBABNYA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal mengakui bahwa realisasi kebun plasma dari PT. Palmaris kepada warga Batahan I belum ada. Itu dikatakan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal, Nirwan,SH menjawab Mandailing Online, Kamis (14/4/2016) di ruang kerjanya. Nirwan mengaku bahwa kebun plasma belum ada […]

  • MENGGAGAS PERTAMBANGAN RAKYAT MERAH PUTIH : TRANSFORMASI PERTAMBANGAN LIAR MENJADI PERTAMBANGAN RAKYAT LEGAL

    MENGGAGAS PERTAMBANGAN RAKYAT MERAH PUTIH : TRANSFORMASI PERTAMBANGAN LIAR MENJADI PERTAMBANGAN RAKYAT LEGAL

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay   PENDAHULUAN Pertambangan emas rakyat merupakan aktivitas ekonomi yang telah berlangsung lama di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah pedalaman dan kawasan pegunungan yang memiliki potensi mineral tinggi. Bagi sebagian masyarakat, kegiatan ini menjadi sumber penghidupan utama karena terbatasnya kesempatan kerja di sektor formal. Namun dalam perkembangannya, sebagian besar aktivitas pertambangan […]

  • PSMS Medan kalah lagi

    PSMS Medan kalah lagi

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BONTANG – Bontang FC sukses menuai angka penuh di kandang setelah menundukkan PSMS Medan 2-0 di Stadion Mulawarman dalam lanjutan Liga Prima Indonesia (IPL) 2011/12, Sabtu (18/2). Raihan tiga angka mengangkat posisi Bontang FC ke peringkat tujuh klasemen sementara usai mengumpulkan poin sepuluh dari sembilan laga. Bontang FC menggeser Persiraja Banda Aceh, PSM Makassar dan […]

  • Pemuda 1928 Hingga Pemuda Masa Kini

    Pemuda 1928 Hingga Pemuda Masa Kini

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Askolani Nasution Dimensi Sumpah Pemuda adalah cara pandang pemuda melihat Indonesia sebagai satu uniti totalitas yang visioner, zonder kepentingan personal atau kelompok. Itu yang dilakukan para generasi terdahulu dari Angkatan 1928 dan 45. Soekarno, Hatta, dan lain-lain bisa hidup senang dan kaya kalau mereka mau berdamai dengan kekuasaan, karena mereka memiliki pendidikan […]

expand_less