Selasa, 4 Agu 2026
light_mode

Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang datang meski program pemerintah tengah menggalakkan pengambangan koperasi dan UKM. “Hingga September ini tidak ada koperasi yang baru, semuanya koperasi lama termasuk yang tahun 2012,” ucapnya.

Ridoan menambahkan, pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah menggalakkan pengembangan koperasi dan UKM melalui bantuan tambahan modal dan bantuan dana bergulir namun geliat koperasi dan penggiat UKM semakin minim. “Pemerintah pusat tengah mengalakkan kemandirian masyarakat lewat koperasi dan UKM termasuk memberikan bantuan modal. Tapi tidak menjadi respon positif terhadap pertumbuhan koperasi baru,” katanya.

Data terakhir dari 196 koperasi tersebut yang aktif hanya 122 sedangkan 74 lagi sudah tidak aktif. Jenis koperasi tersebut terdiri dari KUD, KSU, KPN, KSP, Kopkar, Kop Pedagang Pasar, Koptan, Kop Angkutan, Kop Wanita, Kop Pemuda, Kop Peternakan, Primkop, Prim Kopabri, Kop Waredakatama, Kop Veteran dan koperasi lainya.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Riswan Panggaben salah seorang pengurus Koperasi KSU-Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Rakyat (K2PR) yang beralamat di Jalan SM Raja, Kelurahan Sitamiang, mengungkapkan minimnya keinginan masyarakat untuk mengembangkan usaha UKM termasuk koperasi disebabkan kurangnya ketersedian modal dan tidak mampu bersaing dengan pasar serta kurangnya pembinaan langsung pemerintah kepada kelompok koperasi dan UKM.

“Para penggiat koperasi dan UKM semakin sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sebab zaman sekarang ini semua butuh modal besar untuk mampu bersaing serta pemerintah juga tidak maksimal dalam memberikan pembinaan termasuk tentang manajemen,” ungkap Ahmad Riswan.
Ahmad Riswan berharap, agar pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk ke depan bisa terjun langsung memberikan pembinaan dan mampu memberikan bantuan baik berupa dana bergulir yang anggarannya tetap akan dikembalikan kepada pemerintah. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor. Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online […]

  • Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk. Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang. Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam […]

  • FKMJ : Jadikan Mandailing Julu Barometer Pendidikan di Madina

    FKMJ : Jadikan Mandailing Julu Barometer Pendidikan di Madina

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Komunikasi Mandailing Julu (FKMJ) Daud Batubara,S.Sos menyatakan jika ingin membangun, harus di awali dengan perbaikan pendidikan. Dia juga mengharapkan seluruh pihak di Mandailing Julu berjuang agar kawasan Mandailing Julu menjadi barometer pendidiikan dan motor penggerak untuk meningkatkan pendidikan di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, pekan lalu pada acara pertemuan […]

  • Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berhasil Menutup Galian C BINJAI- Masyarakat Tanah Merah Lingkungan III, IV dan V Binjai Selatan punya cara unik untuk mengucapkan terimakasih. Senin (22/11) kemarin, ratusan warga tersebut memberikan hadiah berupa ayam kampung kepada Kapolresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting. Tanda terimakasih itu dialamatkan warga karena kepolisian akhirnya menutup aktivitas galian C di Kelurahan Bhakti Karya, […]

  • TKI Didiskon di Malaysia, DPR Geram

    TKI Didiskon di Malaysia, DPR Geram

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembiaran beredarnya iklan itu tidak pantas dilakukan pemerintah Malaysia yang mengaku menjunjung tinggi HAM. Anggota DPR RI dari Komisi IX Poempida Hidayatullah menyesalkan adanya selebaran iklan tenaga kerja Indonesia (TKI) didiskon di Malaysia. Iklan itu dinilai merupakan pelecehan bernuansa perbudakan modern. “Pemerintah Indonesia harus menuntut pertama yang pasang iklan, kedua mempertanyakan keseriusan pemerintah Malaysia dalam […]

  • Caleg dan Pemilih

    Caleg dan Pemilih

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Menelisik Niat – Tujuan dan Perbuatan) oleh : M. Daud Batubara, Dr.MSi Inda rai katua….. adalah kalimat pendek yang sering terdengar pada masa-masa pencalonan ketika membicarakan strategi memenangkan kursi perwakilan rakyat. Ternyata ilmu pengetahuan, pengalaman, wawasan, pengabdian,  kepedulian dan popularitas yang dimiliki anggota masyarakat yang selama ini diagungkan dalam teori merebut hati masyarakat, tidaklah menjadi […]

expand_less