Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode

Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang datang meski program pemerintah tengah menggalakkan pengambangan koperasi dan UKM. “Hingga September ini tidak ada koperasi yang baru, semuanya koperasi lama termasuk yang tahun 2012,” ucapnya.

Ridoan menambahkan, pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah menggalakkan pengembangan koperasi dan UKM melalui bantuan tambahan modal dan bantuan dana bergulir namun geliat koperasi dan penggiat UKM semakin minim. “Pemerintah pusat tengah mengalakkan kemandirian masyarakat lewat koperasi dan UKM termasuk memberikan bantuan modal. Tapi tidak menjadi respon positif terhadap pertumbuhan koperasi baru,” katanya.

Data terakhir dari 196 koperasi tersebut yang aktif hanya 122 sedangkan 74 lagi sudah tidak aktif. Jenis koperasi tersebut terdiri dari KUD, KSU, KPN, KSP, Kopkar, Kop Pedagang Pasar, Koptan, Kop Angkutan, Kop Wanita, Kop Pemuda, Kop Peternakan, Primkop, Prim Kopabri, Kop Waredakatama, Kop Veteran dan koperasi lainya.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Riswan Panggaben salah seorang pengurus Koperasi KSU-Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Rakyat (K2PR) yang beralamat di Jalan SM Raja, Kelurahan Sitamiang, mengungkapkan minimnya keinginan masyarakat untuk mengembangkan usaha UKM termasuk koperasi disebabkan kurangnya ketersedian modal dan tidak mampu bersaing dengan pasar serta kurangnya pembinaan langsung pemerintah kepada kelompok koperasi dan UKM.

“Para penggiat koperasi dan UKM semakin sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sebab zaman sekarang ini semua butuh modal besar untuk mampu bersaing serta pemerintah juga tidak maksimal dalam memberikan pembinaan termasuk tentang manajemen,” ungkap Ahmad Riswan.
Ahmad Riswan berharap, agar pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk ke depan bisa terjun langsung memberikan pembinaan dan mampu memberikan bantuan baik berupa dana bergulir yang anggarannya tetap akan dikembalikan kepada pemerintah. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata, Al Quran dibakar di Amerika!

    Ternyata, Al Quran dibakar di Amerika!

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah rencana pembakaran Al Quran di Amerika dibatalkan, masyarakat Islam sedunia sempat lega, khususnya di Indonesia karena dilaporkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyurati Presiden Barack Obama. Menurut laporan Tennessean.com, pembakaran kitab suci Islam itu tetap dilakukan, Sabtu lalu di kediaman salah seorang pendeta AS. Dilaporkan bahwa dua pendukung pendeta Terry Jones melakukan aksi […]

  • 2 Truk Terperosok Macet 33 Jam

    2 Truk Terperosok Macet 33 Jam

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dua truk over tonase bermuatan kayu dan cangkang kelapa sawit terperosok di pinggir jalan tikungan tajam dan tanjakan di perbatasan Desa Tombangkaluang, Batang Natal, Madina. Akibatnya arus lalu-lintas macet sekitar 33 jam. Informasi dihimpun METRO, dua truk tersebut melintas dari arah berlawanan, Rabu (10/8) malam sekira pukul 19.00 WIB. Truk bermuatan kayu datang dari […]

  • Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Baru Terus Dikebut

    Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Baru Terus Dikebut

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Jembatan gantung aek batang gadis yang menghubungkan Desa Kampung Baru- Simanondong di Kecamatan Panyabungan Utara ,Mandailing Natal ( Madina ) bernilai Rp.4,6 miliar terus dikebut penyelesaiannya, diperkirakan pertengahan bulan november 2023 jembatan ini sudah bisa di fungsikan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap saat meninjau pembangunannya Selasa 17/10/2023, mengku […]

  • Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sejumlah kalangan menilai calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin.MFin sangat tajam melakukan pemetaan kekuatan potensi ekonomi rakyat. Penilaian itu merangkum hasil wawancara audio visual Atika di Mandailing Online yang ditayangkan pada Senin (9/11/2020). Meski wawacara itu masih sebatas membahas satu bidang yakni perikanan darat, tetapi telah menunjukkan ketajaman pisau akademis […]

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

expand_less