Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang datang meski program pemerintah tengah menggalakkan pengambangan koperasi dan UKM. “Hingga September ini tidak ada koperasi yang baru, semuanya koperasi lama termasuk yang tahun 2012,” ucapnya.

Ridoan menambahkan, pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah menggalakkan pengembangan koperasi dan UKM melalui bantuan tambahan modal dan bantuan dana bergulir namun geliat koperasi dan penggiat UKM semakin minim. “Pemerintah pusat tengah mengalakkan kemandirian masyarakat lewat koperasi dan UKM termasuk memberikan bantuan modal. Tapi tidak menjadi respon positif terhadap pertumbuhan koperasi baru,” katanya.

Data terakhir dari 196 koperasi tersebut yang aktif hanya 122 sedangkan 74 lagi sudah tidak aktif. Jenis koperasi tersebut terdiri dari KUD, KSU, KPN, KSP, Kopkar, Kop Pedagang Pasar, Koptan, Kop Angkutan, Kop Wanita, Kop Pemuda, Kop Peternakan, Primkop, Prim Kopabri, Kop Waredakatama, Kop Veteran dan koperasi lainya.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Riswan Panggaben salah seorang pengurus Koperasi KSU-Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Rakyat (K2PR) yang beralamat di Jalan SM Raja, Kelurahan Sitamiang, mengungkapkan minimnya keinginan masyarakat untuk mengembangkan usaha UKM termasuk koperasi disebabkan kurangnya ketersedian modal dan tidak mampu bersaing dengan pasar serta kurangnya pembinaan langsung pemerintah kepada kelompok koperasi dan UKM.

“Para penggiat koperasi dan UKM semakin sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sebab zaman sekarang ini semua butuh modal besar untuk mampu bersaing serta pemerintah juga tidak maksimal dalam memberikan pembinaan termasuk tentang manajemen,” ungkap Ahmad Riswan.
Ahmad Riswan berharap, agar pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk ke depan bisa terjun langsung memberikan pembinaan dan mampu memberikan bantuan baik berupa dana bergulir yang anggarannya tetap akan dikembalikan kepada pemerintah. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution   SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu […]

  • Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

    Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Satu lokasi yang diduga satu situs candi ditemukan di hutan Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Bongkahan jenis batu bata itu ditemukan Budayawan Mandailing dari Tympanum Multi Media, Askolani Nasution dan kawan-kawan, Jum’at (25/12). Lokasi temuan berada pada titik koordinat 1.021337, 99.502128. Titik situs ini awalnya ditemukan para pekerja jalan ketika […]

  • LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan terus melawan kebijakan kepolisian dalam menyelesaikan konflik di PT Sorik Merapi Mas,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Setelah melaporkan kasus ini kepada presiden, kapolri dan pimpinan lembaga tinggi negara,LBH Medan kini meminta bantuan dari lembaga HAM internasional. ”Ya, amnesti Internasional yang mendukung tentang Hak Asasi Manusia (HAM),” ucap Direktur LBH […]

  • 4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum yang mengaku LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Aksi mereka dikabarkan sudah sering memeras pihak sekolah di berbagai kawasan di Madina dengan memaksa pihak sekolah memberikan uang. “Mereka dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal […]

  • Terkait Jambore PKK Siabu, Inspektorat Madina Tahap Klarifikasi

    Terkait Jambore PKK Siabu, Inspektorat Madina Tahap Klarifikasi

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– terkait kegiatan jambore TP.PKK Kecamatan Siabu tahun 2023 yang dikerjakan kegiatannya awal tahun 2024, Kepala Inspektur Pemkab Mandailing Natal Rahmad Daulay mengaku kasus ini masih pensalaman dan sedang dilakukan klarifikasi ke Camat Siabu Syukur Soripada. ” terkait jambore TP.PKK Siabu, kami sedang klarifikasi ke camat nya,” kata Rahmad Daulay lewat […]

  • Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

    Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Cipta Karya Madina Fahrial memilih bungkam terkait rusaknya sarana air bersih di Masjid Agung Nur Alan Nur. Fahrial saat dijumpai di kantornya, Rabu (6/10) tidak berhasil. Menurut ajudannya sedang rapat. Sementara pesan singkat (sms) yang sudah dua kali dilayangkan tidak pernah dibalas. Dari data dihimpun di lapangan, sarana fisik pembangunan air […]

expand_less