Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Mustafa Bakri Batal Maju, Siap Dukung Sofwat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2019
  • print Cetak

 

Sofwat dan Musthafa usai pertemuan di Medan, Minggu dini hari (24/11/2019).

 

MEDAN (Mandailing Online) – H. Mustafa Bakri Nasution menyatakan tak maju sebagai calon bupati Madina di Pilkada 2020.

Pimpinan Pesantren Musthofawiah Purba Baru itu juga mutuskan ikut mendukung penuh pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution.

Sikap ini diungkapkan Musthafa Bakri ketika menerima silaturrahmi Sofwat Nasution di kediamannya di Medan, Sabtu malam (23/11).

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 22.00 hingga Minggu (24/11), sekitar pukul 02.00, berlangsung akrab serta penuh kekeluargaan.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan terhadap saya agar maju pada pilkada Madina. Tetapi setelah saya istikharah dan meminta pendapat banyak pihak, terutama pihak keluarga, saya putuskan tidak ikut jadi calon bupati,” kata Mustafa Bakri.

Musthafa dan Sofwat sempat bercerita mengenai hubungan keluarga, kekerabatan, kondisi Madina masa kini, dan pilkada yang diselenggarakan September 2020.

Menurut Mustafa Bakri, selama melaksanakan umrah belum lama ini, dia sudah solat istikharah minta petunjuk dari Allah Swt, dan meminta pendapat dari para alumni Musthafawiyah yang sudah puluhan tahun tinggal di Mekah.

“Pertama setelah istikharah saya memutuskan tidak maju pilkada. Kedua, para alumni senior Musthafawiyah itu berharap dan memberikan saran agar saya lebih fokus dalam melakukan pembinaan dan memajukan pondok pesantren. Mereka menaruh harapan agar kedepan Musthafawiyah lebih maju dan berkembang,” katanya.

Suara serupa juga juga datang dari para ulama, alumni, ustad, dan tokoh-tokoh yang ada di Madina.

“Mereka menyatakan sangat mencintai saya, dan berharap saya jangan ikut pilkada demi masa depan Mustahawiyah,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, “Karena itu, saya mohon pengertian dari pihak-pihak yang mengharapkan saya maju pilkada Madina. Ini keputusan final. Dan, saya memutuskan bergabung dan mendukung pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution demi kebaikan dan membangkitkan kembali marwah kabupaten yang kita cinta,” kata Mustafa Bakri.

Ia juga mengajak semua pihak yang selama ini mendukungnya untuk ikut bersama-sama mendukung pencalonan Sofwat Nasution.

“Mendukung saya, sama dengan mendukung Sofwat Nasution. Dia aset kita untuk memperbaiki Madina agar lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Menanggapi pernyataan Mustafa Bakri, M.Sofwat Nasution menyampaikan terima kasih dan ia siap bekerjasama dengan keluarga besar Musthafawiyah dan semua elemen masyarakat untuk memajukan Madina.

“Semoga putusan Bang Mustafa Bakri yag terbaik bagi kita semua,” katanya.

Sumber : Beritahuta
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina Digugat ke MK

    Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina Digugat ke MK

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemungutan Suara Ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina) pada 24 April 2011 lalu yang dimenangkan pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Madina Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution sesuai penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina pada 29 April 2011 lalu, digugat ke Mahkamah Konsitusi (MK). Ketua KPU Kabupaten Madina Jefri Antoni SH yang dikonfirmasi melalui telepon mengakui pihaknya mendapatkan […]

  • Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri

    Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri

    • calendar_month Senin, 25 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Diduga karena cemburu, AH (25) warga Desa Simangambat TB Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, menikam istrinya SN (22 ) sehingga menyebabkan meninggal dunia. Peristiwa terjadi di rumah mereka, Senin (25/6) sekira pukul 08.00 WIB. Menurut saksi mata R ( 22 ) yang merupakan tetangga korban,  kronologi kejadian berawal dari pertengkaran dan […]

  • Bentrokan di Kebun Limau Mungkur Tukang Sayur Tewas Dikeroyok

    Bentrokan di Kebun Limau Mungkur Tukang Sayur Tewas Dikeroyok

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM HILIR-Areal Perkebunan Sawit Limau Mungkur STM Hilir milik PTPN II kembali bergejolak. Jumat (13/1) sore jelang malam, dua kubu pemuda perang. Seorang yang diketahui sebagai tukang sayur tewas dikeroyok dan sedikitnya 18 orang lainnya luka-luka. Pertempuran berdarah itu, dikabarkan terjadi antara kubu Pendi Kesi dan Lingga. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya bentrokan tersebut. Informasi […]

  • Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan itu dengan hal-hal yang bermakna. Di tengah hingar-bingar perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, sering kali kita lupa bahwa salah satu pilar utama kemerdekaan adalah pendidikan. Sayangnya, ketika kita […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 23)

    MARSIDAO-DAO (episode 23)

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dua bolas ari Si Imran nagulung i, ima namarsituhuk malaria, ngada pe adong tarida tu murakna. Mangalao aruar bagas pe ngada tolapsa. Dai ni indahan les paet do ilalasa. Imaia, namatondik i ngada be ro. Marnyiang marsik muse do tarida pamatangna. Ima dalannna so ioban dadaboru nia ia tu […]

  • Dinilai Curang, Massa Minta Ketua KPU Dicopot

    Dinilai Curang, Massa Minta Ketua KPU Dicopot

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga melakukan aksi protes di Kantor KPU, mereka menuding Komisi Pemilihan Umun ( KPU ) melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah, Ratusan personil kepolisian dari Polres setempat pun diturunkan untuk menjaga aksi warga. Kericuhan sempat terjadi, aksi massa hendak menerobos brigade kepolisian yang menjaga kantor KPU, untuk memukul mundur pengunjuk […]

expand_less