Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Mustafa Bakri Batal Maju, Siap Dukung Sofwat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2019
  • print Cetak

 

Sofwat dan Musthafa usai pertemuan di Medan, Minggu dini hari (24/11/2019).

 

MEDAN (Mandailing Online) – H. Mustafa Bakri Nasution menyatakan tak maju sebagai calon bupati Madina di Pilkada 2020.

Pimpinan Pesantren Musthofawiah Purba Baru itu juga mutuskan ikut mendukung penuh pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution.

Sikap ini diungkapkan Musthafa Bakri ketika menerima silaturrahmi Sofwat Nasution di kediamannya di Medan, Sabtu malam (23/11).

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 22.00 hingga Minggu (24/11), sekitar pukul 02.00, berlangsung akrab serta penuh kekeluargaan.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan terhadap saya agar maju pada pilkada Madina. Tetapi setelah saya istikharah dan meminta pendapat banyak pihak, terutama pihak keluarga, saya putuskan tidak ikut jadi calon bupati,” kata Mustafa Bakri.

Musthafa dan Sofwat sempat bercerita mengenai hubungan keluarga, kekerabatan, kondisi Madina masa kini, dan pilkada yang diselenggarakan September 2020.

Menurut Mustafa Bakri, selama melaksanakan umrah belum lama ini, dia sudah solat istikharah minta petunjuk dari Allah Swt, dan meminta pendapat dari para alumni Musthafawiyah yang sudah puluhan tahun tinggal di Mekah.

“Pertama setelah istikharah saya memutuskan tidak maju pilkada. Kedua, para alumni senior Musthafawiyah itu berharap dan memberikan saran agar saya lebih fokus dalam melakukan pembinaan dan memajukan pondok pesantren. Mereka menaruh harapan agar kedepan Musthafawiyah lebih maju dan berkembang,” katanya.

Suara serupa juga juga datang dari para ulama, alumni, ustad, dan tokoh-tokoh yang ada di Madina.

“Mereka menyatakan sangat mencintai saya, dan berharap saya jangan ikut pilkada demi masa depan Mustahawiyah,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, “Karena itu, saya mohon pengertian dari pihak-pihak yang mengharapkan saya maju pilkada Madina. Ini keputusan final. Dan, saya memutuskan bergabung dan mendukung pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution demi kebaikan dan membangkitkan kembali marwah kabupaten yang kita cinta,” kata Mustafa Bakri.

Ia juga mengajak semua pihak yang selama ini mendukungnya untuk ikut bersama-sama mendukung pencalonan Sofwat Nasution.

“Mendukung saya, sama dengan mendukung Sofwat Nasution. Dia aset kita untuk memperbaiki Madina agar lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Menanggapi pernyataan Mustafa Bakri, M.Sofwat Nasution menyampaikan terima kasih dan ia siap bekerjasama dengan keluarga besar Musthafawiyah dan semua elemen masyarakat untuk memajukan Madina.

“Semoga putusan Bang Mustafa Bakri yag terbaik bagi kita semua,” katanya.

Sumber : Beritahuta
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Banjir Belasan Hektar Tanaman Padi di Dua Kecamatan di Madina Alami Kerusakan

    Akibat Banjir Belasan Hektar Tanaman Padi di Dua Kecamatan di Madina Alami Kerusakan

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat curah hujan tinggi lahan persawahan yang ada di Kecamatan Ulu Pungkut dan Kecamatan Kota Nopan Mandailing Natal (Madina) tergenang banjir dan rusak. Kamis, (16/11/2023). Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Pertanian Madina sejak Senin kemarin hingga Hari ini, Kamis 16/11/2023, ada 2 (Dua) Desa Serta 1 (Satu) Kelurahan di 2 […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 1

    Pengolahan Kakao Bagian 1

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biji Kakao merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Produksi biji kakao secara signifikan terus meningkat, namun mutu yang dihasilkan sangat rendah dan beragam, antara lain disebabkan karena belum difermentasi, belum cukup kering, ukuran biji tidak seragam, kadar kulit tinggi, keasaman tinggi,cita rasa sangat beragam dan tidak konsisten. Hal tersebut […]

  • Harga Karet Tocom 4 November Anjlok Kembali

    Harga Karet Tocom 4 November Anjlok Kembali

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Aksi profit taking masih terus berlangsung pada perdagangan karet di sebagian bursa komoditas internasional hingga memicu penurunan harga yang signifikan. Harga karet Tocom dan juga Shanghai akhir perdagangan hari Rabu (4/11/2020) anjlok ke posisi terendah 2 pekan. Penurunan di Tocom (Tokyo Commodity Exchange) ini diperkirakan akan berdampak pada penurunan harga karet di Indonesia termasuk […]

  • Kementerian Luar Negeri Sudah Tahu Menteri Malaysia Perkosa TKI Tahun 2007

    Kementerian Luar Negeri Sudah Tahu Menteri Malaysia Perkosa TKI Tahun 2007

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Kasus dugaan TKI Robingah (46) diperkosa menteri Malaysia sebenarnya sudah diketahui Kementerian Luar Negeri sejak 2007. Namun, penanganan terhambat karena korban tidak ingin kasusnya dilanjutkan. “Saya mendengar, memperhatikan dan membaca laporan mengenai masalah ini. Namun berdasarkan keterangan anggota kami berdasarkan ingatan di tahun 2007, ketika masalah ini ditanyakan, (korban) memilih untuk tidak menindaklanjutinya […]

  • Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan  Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Titik panas yang muncul di Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, tidak terkait dengan peningkatan status Gunung Sorik Marapi. Jarak antara masjid dan gunung api sekitar 13 km, sehingga kemungkinan besar penyebabnya adalah kebocoran instalasi listrik. “Penyebabnya bisa bermacam macam, salah satunya setelah aliran listrik dipadamkan, suhu sempat mengalami penurunan,” […]

  • Menunggu Lemang

    Menunggu Lemang

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution   Selasa, 12 Agustus 1980. Pagi-pagi pancuran sudah ramai. Anak-anak berebut delapan bilah pancuran di sebelah mesjid. Semua membawa bambu untuk memasak lemang. Sudah dipotong-potong setiap ruasnya, lalu diikat dengan tali dari kulit batang pisang. Kami menyebutnya “sarisir”, dan tentu cukup kuat untuk mengikat 6-10 ruas bambu. Anak-anak riuh. Ada yang […]

expand_less