Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Oleh-oleh yang Dibawa PDM dari Pesta Sains Nasional di IPB

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Masuk Kategori 3 Besar Guru Terbaik dan Segudang Pengalaman

BORNEO-TAPSEL; Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) bersaing ketat di Pesta Sains Nasional IPB Bogor, pada Jumat (12/11) sampai Minggu (14/11) lalu. Pada ajang bergengsi tersebut, guru Darul Mursyid atas nama Lailina SP masuk 3 besar kategori guru terbaik pada Workshop Cara Belajar Sains yang Menyenangkan.

Keikutsertaan PDM tersebut juga memastikan sebagai satu-satunya pesantren yang bertanding dari Pulau Sumatera. Keikutsertaan PDM ini tak bisa dipandang sebelah mata, mengingat event tersebut berskala nasional dan termasuk salah satu ajang kompetisi sains yang paling bergengsi di Indonesia.

Sekembalinya dari Bogor, pimpinan kontingen Darul Mursyid yang juga Wakil Direktur PDM, Drs HM Syarifuddin Nasution, bercerita, kalau rombongan yang terdiri dari 30 siswa/siswi dan 4 pendamping dari guru dan pimpinan PDM tidak hanya mengikuti Pesta Sains Bogor saja, tapi juga mengunjungi ITB Bandung dan Observatorium BOSSCHA di Lembang. Bahkan, kedatangan rombongan disambut langsung oleh Prof Ihsan Setya Putra selaku Kepala Satuan Penjamin Mutu (SPMP) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga pernah datang dan menginap di PDM beberapa bulan yang lalu.

“Anak-anak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terlebih ketika bertanding. Meskipun kita datang dari jauh, dari Tapsel, tapi semangat juang anak-anak sungguh mencengangkan. Mereka dengan tekun dan serius bertanding di ajang super sains Indonesia tersebut. Alhamdulillah, kita bisa bersaing dan mensejajarkan diri dengan sekolah-sekolah unggulan tingkat nasional yang lain,” ujar HM Syarifuddin Nasution kepada METRO, Senin (22/11).

Beberapa nama utusan Darul Mursyid yang menunjukkan potensi yang dapat diasah untuk dapat menjuarai kompetisi tersebut pada tahun depan, sambung Syarifuddin, antara lain Chainur Rasyid Cabang Lomba Jajak Pendapat Statistika raih peringkat 19, Abdul Aziz Siregar Cabang Lomba Fisika pada urutan 30, Multazimah Siregar Cabang Lomba Matematika Ria pada urutan 34, serta beberapa nama lain yang juga menunjukkan potensi yang cukup baik.

“Rata-rata jumlah peserta pada hampir setiap perlombaan di atas 100 Orang. Jadi ini menunjukkan potensi yang masih dapat digali untuk mampu menjuarai kompetisi tersebut tahun mendatang mengingat jumlah seluruh peserta Pesta Sains 2010 tersebut adalah 1.600 orang,” ujar Syarifuddin.

Pada kesempatan yang sama ungkap Wakil Direktur, satu guru Darul Mursyid atas nama Lailina SP juga masuk sebagai 3 kategori guru terbaik pada Workshop Cara Belajar Sains yang Menyenangkan. Workshop tersebut diselenggarakan di IPB dengan pembicara Wijaya Kusumah.

“Atas prestasi guru PDM tersebut, Direktur PDM, Bapak H Jafar Syahbuddin Ritongan SE MBA memberikan uang pembinaan sebesar Rp2 juta kepada saudari Lailina,” tutur Syarifuddin.

Ketika koran ini berkunjung ke lokasi PDM di Desa Sidapdap-Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapsel beberapa hari lalu ,bertemu langsung dengan Direktur PDM, Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA. Laki-laki kelahiran medan yang menamatkan S2-nya di Amerika tersebut dengan antusias menjelaskan target-target prestasi PDM ke depan.

“Kami bersyukur dan bangga dengan prestasi siswa/i kami di Pesta Sains Nasional 2010 IPB Bogor. Tapi, sebagai sekolah yang terus melangkah maju dan punya visi, tentu kami tak puas begitu saja dengan prestasi ini. Setelah mengevaluasi dan melihat perolehan nilai dan potensi anak-anak, kami berani menargetkan bahwa pada Pesta Sains tahun berikutnya, PDM akan sudah berada pada posisi 10 besar se-Indonesia. Hal ini perlu kami raih mengingat visi terbaru kami sebagai Pesantren Terbaik di Pulau Sumatera dalam hal Prestasi dan Fasilitas pada tahun 2013,” tegas H Jafar Syahbuddin.

Ketika koran ini bertanya tentang kiat H Jafar mengelola pesantren yang dipimpinnya, dengan gamblang H Jafar bertutur tentang konsep yang diterapkannya di PDM yaitu menerapkan konsep learn and fun yang berfokus pada prestasi akademik.

“Di PDM, seluruh aktivitas anak hanya berorientasi pada belajar dan bermain. Jadi, anak-anak sama sekali tidak diberi beban-beban yang tidak bernilai pendidikan. Tujuannya agar siswa/siswi benar-benar memiliki waktu yang banyak dan fasilitas yang cukup untuk menggenjot pengetahuan mereka,” terang H Jafar.

Selain itu, lanjutnya, PDM secara terus-menerus meng-upgrade teknologi pendidikan yang diterapkan di PDM. Kalau pada waktu-waktu sebelumnya beberapa guru menggunakan projector in focus di kelas untuk mengajar.

“Pada semester depan kami memastikan seluruh kelas Aliyah akan terpasang TV LCD 40 inch untuk mewujudkan niat kami menjadikan kelas Aliyah sebagai kelas multimedia. Selain konsep kelas multimedia, kami juga akan menambah dua (2) buah Laboratorium Sains sebagai pelengkap dari laboratorium sebelumnya. Ini akan sangat menunjang aktifitas dan minat anak-anak kami dalam bereksperimen di laboratorium. Harapan kami, mereka akan lebih mencintai dan merasa fun dengan berlama-lama bereksperimen di laboratorium,” bebernya.

Menutup perbincangan, Jafar menyampaikan harapannya kepada seluruh warga Tapsel dan warga Sumut secara umum untuk mendukung dan mendoakan PDM agar lebih maju ke depan, sebab PDM adalah aset berharga milik warga Tapsel yang membanggakan. (*)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution PENDAHULUAN Dalam berbagai kesempatan diskusi dengan Kasubbag Program BPBD Madina, Raja Nasution-bisa disebut kami tidak lupa membicarakan gagasan untuk melakukan kajian tentang urgensi pendirian pusat studi kebencanaan di Panyabungan sebagai jantung urat nadi pemerintahan dan juga sosial kemasyarakatan. Saya selalu menekankan bahwa persoalan ini bukan terletak pada soal kelayakan atau tidak, […]

  • Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sumbangan kemanusiaan untuk Rizky Wasiah, bayi 10 bulan penderita usus keluar karena tak ada anus, terus mengalir. Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal berhasil mengumpulkan Rp. 4.602.500 untuk disumbangkan kepada keluarga Rizky Wasiah yang kini menjalani operasi di RSU Pringadi, Medan. Uang sumbangan masyarakat Sinunukan itu disampaikan Indra Budiman Lubis perwakilan warga […]

  • Ditemukan Lagi Ladang Ganja

    Ditemukan Lagi Ladang Ganja

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina untuk ke sekian kalinya berhasil memusnahkan ladang ganja. Kemarin, sekitar 600 batang ganja siap panen dari ladang seluas dua hektare di gunung Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, yang dimusnahkan. Selain itu, pihaknya juga mengamankan ganja kering siap edar sebanyak 100 kilogram. Hujan yang mengguyur Rabu (14/9) dini hari, tidak menyurutkan langkah 150 personel gabungan […]

  • RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    RSU Panyabungan Akan Jadi RS Rujukan di Tabagsel

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan di Panatapan, disiapkan sebagai hub regional dan rujukan bagi pasien dari kabupaten/kota di sekitar Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Direktur RSUP H. Adam Malik Medan dr. Zainal Syafri usai meninjau progres pembangunan RSUD Panyabungan di Mandailing Natal, bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Direktur dr. Muhammad […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 47)

    MARSIDAO-DAO (episode 47)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Laing ikusandarkon dadaboru ni Muklan i do sibuk ni Si Siti tu indorana painte becak masin marobanna. Dadaboru ni Mahlil margoso palagut parabiton ni Siti nangkan obanon tu ruma sakit. Si Rahim iambit ombar balok ni alai. Poso-poso na manjalahi becak i, marlojong maripas tu dalan godang an. Dung […]

  • Pilkada Madina, DPS 359.240 Pemilih, TPS 908 Unit

    Pilkada Madina, DPS 359.240 Pemilih, TPS 908 Unit

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Madina 2015 sebanyak 359.240 pemilih. Sedangkan (Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 908 unit tersebar di 404 desa dan kelurahan. Demikian hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara yang ditetapkan KPU Mandailing Natal (Madina), Rabu, (2/9) dalam rapat pleno terbuka. Rapat pleno […]

expand_less