Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pelantikan Bupati Madina Diundurkan Jadwalnya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
  • print Cetak


MADINA:
Jadwal pelantikan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal diundur dari jadwal awal, karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri.

“SK-nya belum dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal Jefri Antoni yang dihubungi, Sabtu, 4 Juni 2011.

Awalnya, kata Jefri, pihaknya merencanakan pelantikan itu pada 6 Juni 2011 sesuai tahapan yang ditetapkan KPU Mandailing Natal.

Namun dalam kenyataannya, hasil penetapan KPU atas perhitungan suara akhir pilkada Mandailing Natal digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ternyata, kata dia, pembuktian di MK tersebut cukup memakan waktu sehingga jadwal yang ditetapkan dalam tahapan pilkada tersebut terlewatkan.

“Waktunya tak terkejar lagi,” katanya.

Menurut Jefri, pihaknya memperkirakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal tersebut baru dapat dilaksanakan pada akhir Juni 2011.

Hal itu disebabkan SK yang akan dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri tersebut harus diproses dulu di Pemprov Sumut.

“Perlu dikoneksikan antara waktu DPRD Mandailing Natal dengan Pemprov Sumut. Jadi, mungkin di atas tanggal 20 Juni,” katanya.

Sebelumnya, KPU Mandailing Natal menetapkan pasangan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih.

Penetapan itu dikeluarkan melalui sidang pleno Kamis 28 April 2011, yang dihadiri Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat dan sejumlah saksi pasangan calon.

Dalam pilkada yang diselenggarakan pada Minggu 24 April 2011 itu, pasangan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution yang menempati nomor urut 6 meraih 115.564 (72 persen) dari suara sah yang berjumlah 160.571 suara.

Pasangan itu mengungguli calon lain yakni Zulfarmin Lubis dan Ongku Sutan Nasution (nomor urut 1) yang meraih 5.273 suara (tiga persen), Aswin Parinduri dan Syarifuddin Lubis (nomor urut 2) yang meraih 3.720 suara (dua persen), serta Irwan H Daulay dan Samad Lubis (nomor urut 3) dengan 8.329 suara (lima persen).

Demikian juga dengan pasangan Naharuddin Lubis dan Nuraman Ritonga (nomor urut 4), 4.344 suara (tiga persen), Arsyad Lubis dan Azwar Indra Nasution (nomor urut 5) dengan 10.883 suara (tujuh persen), serta Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution (nomor urut 7) denga 12.458 suara (delapan persen).

Namun penetapan KPU Mandailing Natal itu digugat pasangan Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution ke MK.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Nasehat Kepada Mantan Rekan

    Nasehat Kepada Mantan Rekan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        karikatur nasehat kepada yang menjabat

  • USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Berdasarkan data Webometrics pada Januari 2015, Universitas Sumatera Utara (USU) tidak masuk dalam peringkat 10 besar perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Versi Webometrics, USU berada di peringkat 34. Tidak hanya kalah dengan perguruan tinggi di Jawa, USU peringkat USU juga lebih rendah dibanding sejumlah PT lainnya di Sumatera. Sementara untuk peringkat dunia, USU yang beralamat […]

  • ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Ratusan masyarakat Desa Huta Tinggi Kecamatan Puncak Sorik Marapi menyambut baik kehadiran Tim Safari Ramadhan Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Selasa, 07,07,2015. Acara yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Iman tersebut tiba-tiba ramai dan padat dengan kehadiran tim safari Ramadhan NU. Kepala Desa Huta Tinggi Syarifuddin Nasution mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim safari Ramadhan […]

  • Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sejak 16 Nopember 2010 lalu, Ahmad Patra Hutagalung (14), santri kelas IV Pondok Pesantren (Ponpes) KH Ahmad Dahlan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan meninggalkan ponpes dengan alasan tidak jelas. Bahkan, Ahmad Patra tidak mengantongi izin keluar dari wilayah ponpes. Direktur Ponpes KH Ahmad Dahlan Sipirok, Jalaluddin Pane SH melalui Wakil Direktur Bidang Kesiswaan, Kemis SPd […]

  • Kejari Madina Akui Terima Penanganan Smart Village Dari Kejati Sumut

    Kejari Madina Akui Terima Penanganan Smart Village Dari Kejati Sumut

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )Terkait penanganan kasus dugaan korupsi desa digital smart village tahun 2023, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) mengakui telah menerima perlimpahan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Hal itu dijelaskan Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal, SH, MH melalui Kasi Intelijen, Jupri W Banjarnahor, SH, MH kepada wartawan, Rabu (07/05/2025). Jupri […]

expand_less