Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Takjub pada Al-Qur’an, Wanita Jerman Ini Masuk Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
  • print Cetak

Setelah masuk Islam, ia memiliki nama Aminah Amatullah. Aminah, berasal dari keluarga Protestan. Sebenarnya gadis yang tinggal di Hannover, Jerman, ini tidak merasa terlalu religius. Tetapi ia seperti menyadari ada yang salah dengan keyakinan yang dianut keluarga dan masyarakat umumnya. Dalam berdoa misalnya, Aminah tak mau berdoa kepada Yesus. Dan ia juga meyakini, berdoa bisa dilakukan di mana saja. Karenanya ia tidak merasa perlu datang ke gereja.

“Aku ketika berdoa ditujukan kepada Allah bukan Yesus. Aku juga tidak pernah ke gereja, karena itu tidak perlu,” kenang Aminah seperti dikutip onislam.net.

Memasuki usia 22 tahun, Aminah menikah dengan seorang Katholik. Dari pernikahannya, Aminah memiliki tiga anak. Ia mengajarkan kepada anak-anaknya tentang apa yang diyakininya, bahwa Allah dekat dengan mereka, Allah melindungi keluarganya.

Aminah begitu bahagia dengan keluarga kecilnya. Sayang, kebahagiaan itu perlahan sirna. Sekitar tahun 1998, Aminah memutuskan pindah ke Wernigerode, kota kecil di Timur Jerman. Di sana, ia berharap bisa menyelamatkan pernikahannya. Ia juga mulai kembali bekerja. Di tempatnya bekerja, Aminah bertemu seorang Muslim. Saat itu, Aminah tidak tahu banyak soal Islam dan Muslim. Hari demi hari berjalan, dan setelah berlalu setahun, Aminah mulai menerima perilaku Muslim dan itu membuatnya merasa lebih kuat. Meskipun, saat itu pernikahannya terancam bubar.

Aminah mulai tersentuh hidayah saat dirinya mengunjungi laman pribadi seorang pria Muslim yang dikenalnya melalui internet. Di sana ada link Al Qur’an dan asmaul husna.

Mulai membaca Al Qur’an, Aminah langsung takjub. Kekagumannya terhadap Al Qur’an menjadikan Aminah terus berusaha mendalami ajaran Islam. Saat berpindah ke Macedonia, beberapa pekan berikutnya, niat mendalami Islam itu terlaksana.

Hingga suatu hari… dorongan untuk menjadi Muslim tak terbendung.

“Satu malam, saya bermimpi menemukan kucing kesayangan anak-anak mati. Mimpi itu seolah mengingatkanku untuk segera mengambil keputusan, sebelum Allah Subhanahu wa Ta’ala kembali memanggilku,” kenangnya.

Aminah sudah mantap untuk masuk Islam. Tetapi, ia merasa bingung karena sulit menemukan komunitas Muslim di Macedonia. Ia pun kembali ke Jerman. Di sana ia menyambangi Braunschweig, kota kecil di Barat Jerman. Setibanya, ia menyambangi masjid, untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Momen itu mendapat simpati umat Islam di daerah itu.

Selesai bersyahadat, Aminah berencana memberitahu keluarga dan kerabatnya. Ketika diberitahu, keluarganya sangat terkejut. Tidak ada lagi yang ingin berbicara padanya. Aminah merasa sedih dengan hal tersebut.

“Tapi aku tidak mungkin meninggalkan iman hanya karena keluarga dan teman-teman saya,” kata dia.

Tak lama, Aminah mulai mengenakan jilbab. Gaya berbusana yang serba terbuka perlahan diganti dengan gaya santun dan sopan. Ketika memakai jilbab, Aminah merasakan kenikmatan yang tak bisa diungkap.

“Memang masyarakat Jerman belum sepenuhnya menerima jilbab. Tapi aku tidak menyesali putusan ini,” kenangnya seperti dikutip Republika dari on Islam.

“Tidak menjadi Muslim yang sempurna, tapi aku bersyukur pada Allah atas anugerahnya ini. Semoga Allah memberikan balasan kepada mereka yang membantu saya kembali pada Islam,” ucapnya. (bersamadakwah.com).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD KNPI Madina Hanya Akui Taufan EN Rotorasiko

    DPD KNPI Madina Hanya Akui Taufan EN Rotorasiko

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD KNPI Kabupaten Mandailing Natal menegaskan hanya mengakui DPP KNPI dibawah kepemimpinan Taufan EN Rororasoki di tingkat nasional. Sementara untuk tingkat provinsi hanya diakui DPD KNPI Sumut yang dipimpin H.Ridho Luebis DPD KNPI Madina menolak DPP KNPI pimpinan Akbar Zulfakar yang dinilai tidak sah. Selain itu DPD KNPI Madina mengutuk dengan […]

  • FOMO, Krisis Validasi, dan Resolusi Menjadi “Manusia Unggul”

    FOMO, Krisis Validasi, dan Resolusi Menjadi “Manusia Unggul”

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat Gerep Institute dan Pengurus/Pengajar Madrasah Darussalam Kotasiantar     … Perilaku sejumlah remaja, khususnya generasi muda yang tumbuh bersama media sosial, terus menjadi kegelisahan dan bahan renungan mendalam bagi saya. Ada pola-pola tertentu yang tampak berulang: pencarian pengakuan, kecemasan berlebihan terhadap penilaian orang lain, hingga tindakan yang kadang membahayakan diri […]

  • DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki korupsi di Pemkab Madina, terutama dugaan pemerasan pejabat kepada para kontraktor. “Kita sudah melihat langsung selama ini di lapangan bahwa banyak proyek fisik yang kualitasnya kurang bagus, ini akibat banyaknya kutipan yang dilakukan kepada kontraktor dan juga pengawasan dari pihak PU […]

  • Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada tiga pemain di film Mandailing “Marina” yang dipuja penonton. Ketiganya adalah bocah. Dua bocah laki-laki dan satu bocah perempuan. Ketiganya direkrut dari salah satu desa terdekat dari Rodang Tinapor, Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu. Kedua bocah laki-laki itu bernama Abdul Rosi dan Irpan Raja memerankan Lian dan Makbul. Mereka sehari-hari tak berbaju, dengan kulit […]

  • Resepsi Kenegaraan: Bupati dan Ketua DPRD Sumbangkan Suara Emas

    Resepsi Kenegaraan: Bupati dan Ketua DPRD Sumbangkan Suara Emas

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Malam Resepsi Kenegaraan di Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Rabu (17/8/2022) malam. Kegiatan berlangsung seru dan menarik. Kegiatan Malam Resepsi Kenegaraan itu dimulai dengan pemotongan tumpeng bersama Paskibraka dan dilanjutkan dengan hiburan dari Forkopimda Madina. Hiburan yang dipersembahkan oleh Forkopimda tersebut sebuah […]

  • Mendagri Ngotot Pilkada Tetap Digelar di 2015

    Mendagri Ngotot Pilkada Tetap Digelar di 2015

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jadwal pemilihan kepala daerah tahap pertama tetap digelar di 2015 tidak hanya keinginan pemerintah pusat. Mayoritas dari 204 daerah yang sebelumnya sudah dijadwalkan mengikuti pilkada tahap pertama, juga menolak jika pilkada diundur ke 2016. "Daerah yang 2015 ini (dijadwalkan menggelar pilkada, red) enggak mau mundur. Kalau mundur kan cost (penambahan biaya, red) lagi," ujar […]

expand_less