Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pembangunan Pelabuhan di Madina dipercepat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya untuk mempercepat realisasi pembangunan Pelabuhan Palimbungan untuk mendukung berbagai aktivitas perekonomian dan kemasyarakatan di daerah itu.

Wakil Bupati Mandailing Dahlan Nasution di Medan mengatakan, upaya percepatan dilakukan dengan mengadakan pertemuan bersama sejumlah pengusaha yang memiliki aktivitas bisnis, terutama perkebunan dan pertambangan di Mandailing Natal.

Pelabuhan Palimbungan yang sedang dalam pembangunan tersebut berlokasi di Kecamatan Batahan dan direncanakan mampu menerima sandaran kapal dengan muatan 15 ribu ton.

Keberadaan pelabuhan itu dimaksudkan untuk mendukung distribusi hasil perkebunan di Madina yang memiliki luas sekitar 110 ribu hektar perkebunan, termasuk beberapa perusahaan pertambangan.

Pembangunan pelabuhan yang dilaksanakan satuan kerja dari Kementerian Perhubungan itu telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan dengan penyiapan berbagai bagian pelabuhan.

Namun proses pembangunan tersebut memiliki sedikit kendala karena belum adanya akses jalan yang memperdekat jarak menuju pelabuhan yang berada pinggiran samudera luas itu.

Belum tersedianya akses jalan tersebut menyebabkan selama ini pihaknya harus menempuh jalan PTPN IV yang melintasi wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Salah satu solusi atas masalah itu adalah pembangunan jalan baru dari Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal menuju lokasi pelabuhan dengan panjang sekitar lima km.

Jika akses jalan tersebut tidak disediakan, pihaknya khawatir pemerintah pusat akan memberikan sansksi dengan menghentikan pembangunan pelabuhan itu.

Disebabkan keterbatasan anggaran Pemkab Mandailing Natal, pihaknya mengharapkan kalangan pengusaha di daerah itu Madina untuk dapat membantu pembangunan jalan tersebut. Apalagi berbagai perusahaan itu memiliki alat berat yang dibutuhkan untuk membanguan jalan tersebut.

“Kami membutuhkan bantuan ‘tangan-tangan keras’ (alat berat) itu untuk membantu kami” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengoordinasikan kelanjutan pembangunan pelabuhan itu kepada Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang memberikan saran pembangunan pelabuhan tersebut.

Selain pembangunan pelabuhan, pihaknya Mandailin Natal juga mengharapkan Kementerian Perhubungan untuk membangun dan memperbesar bandara yang ada di Mandailin Natal.

Untuk itu, pihaknya akan mendatangi langsung Menhub AA Mangindaan di Jakarta untuk menjelaskan mengenai pentingnya mengenai realisasi pembangunan bandara di Mandailing Natal.

Pembangunan dan pengembangan bandara di Mandailing Natal itu sangat dibutuhkan agar bisa dimasuki pesawat berbadan lebih besar sehingga mempermudah berbagai aktivitas bisnis dan pemerintahan di daerah tersebut.

Pihaknya mengapresiasi dukungan kalangan pengusaha dalam pertemuan itu yang menyatakan kesiapannya untuk membangun jalan sepanjang lima km tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan Sumut yang juga mantan Pejabat Bupati Mandailing Aspan Sofian Batubara mengatakan, pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Palimbungan tersebut merupakan ide dan usulan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho untuk mendukung berbagai aktivitas perekonomian di Mandailing Natal.

Usulan iu didasari keberadaan Mandailing Natal yang menjadi salah satu pusat aktivitas perkebunan dan pertambangan yang lokasinya cukup jauh dari Kota Medan sehingga diperlukan infrastruktur pendukung yang memudahkan.

Dengan keberadaan bandara dan pelabuhan itu, Gubernur Gatot Pujo Nugroho mengharapkan distribusi berbagai hasil perkebunan lebih mudah dilakukan, termasuk mempermudah kunjungan bisnis ke Mandailing Natal.

“Jadi, distribusinya tidak harus selalu menggunakan jalan darat yang memakan belasan jam” kata Aspan.

Kepala Pelabuhan Kelas 3 Sikarakara Fried Alamsyah yang menjadi satker pembangunan Pelabuhan Palimbungan mengatakan, pelabuhan yang sedang dalam pembangunan itu memiliki multifungsi, baik untuk naik turun penumpang kapal, transit, mau pun bongkar muat.

Dengan dermaga yang memiliki panjang 1.650 meter, pelabuhan tersebut mampu melayani sandaran kapal dengan bobot 6.500 GWT.

Namun pembangunan pelabuhan itu akan dihentikan karena dianggap sia-sia jika belum tersedia akses jalan yang mempermudah berbagai transportasi menuju pelabuhan.

Hal itu disebabkan pihaknya tidak ingin menjadi “sasaran tembak” BPK karena mengeluarkan anggaran negara untuk proyek yang dianggap sia-sia.

Pihaknya pernah merasakan kondisi yang kurang menyenangkan tersebut pada tahun 2012 dengan tidak berfungsinya beberapa pelabuhan di bagian timur Indonesia meski telah selesai dibangun.

“Pada tahun 2012 itu, kami “babak belur” dalam pemeriksaan BPK,” katanya.(antara)
Comments

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ali Moectar Ngabalin resmi menyandang marga Nasution. Marga dari suku Mandailing di Sumatera Utara. Penabalan marga Nasution itu secara resmi ditabalkan oleh sejumlah raja di Kabupaten Mandailing Natal, berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Mandailing Natal, Jum’at malam (31/8/2018). Acara penabalan itu dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, tokoh masyarakat serta […]

  • Peserta UN SD/MI Se-Madina Tercatat 9.473 Siswa

    Peserta UN SD/MI Se-Madina Tercatat 9.473 Siswa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita) : Kabid Dikdas Pendidikan Madina Jamila, SH mengatakan Pendidikan milik bangsa dan tanggung jawab kita bersama baik itu pemerintah, masyarakat maupun orang tua. Maka dukungan yang seimbang dari ketiga unsur ini sangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita ini. Apalagi dalam menghadapi UN yang tidak lama lagi akan diselenggarakan secara serentak tutur […]

  • Jakfar Sukhairi : Jujur Ikhlas Kunci Utama Memimpin Madina

    Jakfar Sukhairi : Jujur Ikhlas Kunci Utama Memimpin Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution menyatakan kunci kepemimpinan di Madina adalah jujur dan ikhlas. Pemimpin yang nihil kejujuran dan keikhlasan tidak akan melahirkan kemakmuran bagi rakyat. Itu diungkapkannya menjawab wartawan usai menyampaikan visi misi di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di aula hotel Rindang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Selasa […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari : Rabu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000001 ALWIN HAMDANI BATUBARA 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung […]

  • Ratusan Orang Berseragam OKP Serang Polantas

    Ratusan Orang Berseragam OKP Serang Polantas

    • calendar_month Senin, 9 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN –  Ratusan orang mengenakan atribut Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK), menyerang tiga orang petugas Polisi Lalu Lintas Polresta Medan yang sedang bertugas di Jalan Balaikota perempatan Jalan Raden Saleh Kecamatan Medan Barat, Sabtu (7/12) sore. Bahkan, ratusan orang mengenakan atribut IPK yang mengendarai sepeda motor itu sempat menyerang Pos Lalu Lintas di […]

  • Ari Rayo 1980

    Ari Rayo 1980

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution Rabu, 13 Agustus 1980 Subuh terdengar nyaring takbir di mesjid. Bertalu-talu dengan suara bedug. Anak-anak berebut memukulinya dengan dua stik rotan yang sudah disiapkan. “Allohu Akbar Walillahilhamdi….” Tanpa dibangunkan, aku langsung duduk. Tentu saja, sejak semalaman tak nyenyak tidur karena menunggu hari raya. Tikar pandan sudah digelar. Karung-karung berisi beras juga […]

expand_less