Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
  • print Cetak

Panda – Akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda perairan Pantai Barat Sumatera Utara sejak 3 tahun terakhir, menyebabkan produksi penangkapan ikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga tidak stabil atau kembali merosot. Jika pada tahun 2012 lalu, total produksi/pendaratan ikan mampu mencapai 38.290 ton, kemudian turun menjadi 34.573 ton pada tahun 2012, lalu tahun 2014 jumlah tersebut kembali naik tipis menjadi hanya 35.227 ton.

Namun pada tahun 2015 ini, produksi pendaratan ikan dipastikan akan lebih merosot. Sebab, hingga akhir September 2015, produksi pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan di daerah ini baru mencapai 22.458 ton atau menurun sekitar 17% dari periode yang sama pada tahun lalu mencapai 26.081 ton.

Demikian disampaikan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Henry M Batubara SPi MSi selaku perpanjangan tangan Kementerian Kelautan dan Perikanan di wilayah Pantai Barat Sumut kepada MedanBisnis di kompleks PPN Sibolga, kemarin.

Disebutkan, cuaca buruk yang kerap melanda perairan pantai barat Sumatera atau sekitar wilayah Samudera Hindia, menjadi faktor utama tidak stabilnya jumlah produksi pendaratan atau hasil tangkapan nelayan di daerah ini.

“Naik turunya produksi itu juga disebabkan pola migrasi ikan yang tidak menentu, disamping faktor lainnya semisal kerusakan ekosistem terumbu karang yang kian parah, sehingga mengakibatkan perkembangbiakan ikan menjadi terganggu dan menyebabkan ikan menjadi langka. Hal ini juga disebabkan sempat naiknya harga BBM solar yang menjadi bahan bakar utama kapal-kapal penangkap ikan,” terangnya sembari menyampaikan bahwa data di atas diambil berdasarkan data laporan dari dokumen Logbook kapal penangkap ikan.

Dikatakan, akibat cuaca buruk yang berkepanjangan, menyebabkan tingkat aktivitas operasional kapal-kapal penangkap ikan menjadi menurun dari biasanya. Hal ini dibuktikan dengan pengurusan berbagai kelengkapan dokumen kapal penangkap ikan di kantornya yang terus mengalami penurunan, seperti Logbook, Surat Persetujuan Berlayar (SPB), maupun Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI).

Disebutkan, jika pada tahun 2012 lalu, pihaknya masih menerbitkan 10.305 unit dokumen Logbook, pada tahun 2013 turun menjadi 8.636 unit, tahun 2014 terus merosot menjadi 6.205 unit. Hingga September tahun 2015 ini, kapal perikanan yang mengurus Logbook sebagai dokumen wajib yang harus dilengkapi oleh kapal-kapal penangkap ikan jika hendak beroperasi baru mencapai 5.466.

Begitu juga dengan SPB yang tahun 2012 lalu mencapai 10.305 unit, kemudian meningkat sedikit pada tahun 2013 menjadi 10.363 unit, kembali menurun menjadi 9.044 unit pada tahun 2014, pada tahun ini diperkirakan akan kembali merosot. Pasalnya, hingga September 2015, hanya 5.071 unit kapal yang beroperasi.

Tak jauh berbeda dengan dokumen SHTI yang juga terus mengalami penurunan. Pada tahun 2012 lalu, PPN Sibolga masih menerbitkan 403 lembar SHTI, pada tahun 2013 sampai tahun 2014 mengalami penurunan menjadi 400 dan 171 lembar SHTI saja. Jumlah ini dipastikan akan kembali menurun, karena hingga September tahun ini, PPN Sibolga baru menerbitkan 63 lembar SHTI saja.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

  • Saifullah-Atika Nomor 2, Kedepankan Gagasan Pembangunan 

    Saifullah-Atika Nomor 2, Kedepankan Gagasan Pembangunan 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (Saipullah-Atika) mendapat nomor 2 dalam pengundian, Senin. Sementara itu pasangan Harun Nasution-Ichwan Nasution memperoleh nomor 1. Pengundian nomor diselenggarakan KPU Madina di Gedung Serbagunan, Panyabungan, Senin (23/9/2024). Usai penetapan nomor urut, masing-masing calon diberikan […]

  • KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan, belum ada penghitungan suara dilakukan di luar negeri. Penghitungan suara baru dimulai tanggal 9 Juli nanti bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri. "Kalau ada yang rilis hasil penghitungan apa memang itu ada?, kalau quick count ga mungkin," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, tadi malam (Sabtu, 5/7). Pernyataan ini terkait […]

  • Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios. Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua […]

  • Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis. Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan […]

  • Melirik Industri Jala di Desa Gunung Tua Julu

    Melirik Industri Jala di Desa Gunung Tua Julu

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Industri jala di Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Panyabungan dalam dua tahun terakhir kian bergairah. Kerajinan jala di desa ini tak terlepas dari kebutuhan jala di kalangan penghobi Lubuk Larangan. Ini menunjukkan bahwa keberadaan Lubuk Larangan di berbagai sungai di Mandailing Natal tak lagi melulu dipandang sebagai kearifan lokal masyarakat Mandailing […]

expand_less