Senin, 20 Apr 2026
light_mode

PT Virco ‘Usir’ Anggota Dewan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Tinjau Perusahaan, Tak Ada Pemberitahuan
SIDIMPUAN

Petugas keamanan PT Virco tidak memperbolehkan tujuh anggota DPRD Padangsidimpuan yang hendak masuk ke perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet tersebut, Jumat (25/3). Para wakil rakyat itu hendak melakukan tinjauan lapangan seputar bocornya pipa limbah PT Virco beberapa waktu lalu.
Hal ini sontak membuat gerah tujuh anggota DPRD Padangsidimpuan (Psp) dari Komisi II tersebut yang dikoordinatori Waki Ketua DPRD Taty Aryani Tambunan, Ketua Komisi II Ashari Harahap, Sekretaris Sopian Harahap, dan anggota Erwin Nasution, Indar Sakti Tanjung, Frans Mico Lubis, serta Isnandar Nasution.
Kemudian dengan kesal, tujuh anggota dewan itu kembali ke kantor. Dalam waktu dekat, mereka berencana akan memanggil pihak Kantor Dampak Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (Kapedalda) Psp serta manajemen PT Virco untuk menanyakan seputar kejadian bocornya pipa limbah PT Virco.
Sebelumnya, Jumat (25/3), dilangsungkan rapat kerja antara Komisi II DPRD dengan Kapedalda. Namun, karena Kakanpedalda Imran Hasibuan tidak hadir dengan alasan sedang ada tugas di Jakarta dan diwakilkan oleh stafnya, maka raker tersebut dibatalkan. Sebab, staf Kapedalda itu tidak bisa membuat keputusan.
Komisi II DPRD Psp pun memutuskan melakukan tinjauan lapangan ke PT Virco di Jalan Tapian Nauli, Kelurahan Aek Tampang untuk melihat langsung sistem pengolahan limbah PT Virco. Namun, ketika masih di gerbang pintu masuk, tujuh anggota DPRD ini tidak diperbolehkan masuk oleh petugas keamanan PT Virco.
Ketua Komisi II DPRD, Ashari Harahap menegaskan, apa yang dilakukan oleh PT Virco sudah mencederai dan merusak martabat anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat. Kedatangan mereka ke PT Virco juga dalam rangka menyahuti keluhan dan pengaduan masyarakat soal limbah PT Virco.
Diutarakan Ashari, jika masih dalam wilayah kerja DPRD Psp, semua tempat di Kota Psp bisa dilakukan tinjauan langsung tanpa harus ada pemberitahuan resmi kepada yang bersangkutan.
“Penolakan ini kesannya ada yang ditutup-tutupi perusahaan, belum lagi Kapedalda yang tidak hadir saat kita undang raker. Kita menduga ada kesepahaman antara PT Virco dan Kapedalda. Kita ini anggota DPRD, untuk melakukan tinjauan ke suatu tempat tidak harus pakai surat pemberitahuan segala. Kalau sudah dikasih tahu duluan apalagi ini bermasalah, ya tentunya yang baik-baik sajalah nantinya ditunjukkan kepada kita, untuk apa,” kesalnya.
Oleh karena itu, sebut Ashari, mereka merencanakan akan memanggil PT Virco dan Kapedalda pekan depan untuk membahas masalah limbah dan persoalan di PT Virco. Juga solusi apa yang diambil agar jangan ada kejadian yang sama terulang lagi seperti beberapa waktu lalu.
Kemudian, Komisi II DPRD juga akan mendesak Kapedalda untuk segera mempublikasikan hasil uji laboratorium limbah PT Virco yang sudah diambil sampelnya dan dikirimkan ke laboratorium di Medan.
“Kita akan usut persoalan PT Virco ini sampai tuntas, bukan karena penolakan mereka atas kunjungan kita ini. Tapi lebih kepada bagaimana agar masyarakat tidak lagi mengeluhkan soal limbah PT Virco dan persoalan lainnya yang merugikan masyarakat sekitar, termasuk keberadaan PT Virco yang ada di tengah-tengah pemukiman masyarakat,” tegasnya.
Herman: Harus Ada
Surat Pemberitahuan
Sementara itu perwakilan PT Virco, Herman kepada METRO, Jumat (25/3) melalui telepon selulernya mengatakan, dirinya tidak mengetahui sama sekali terkait kedatangan anggota DPRD Psp ke perusahaannya.
Diutarakan Herman, saat petugas keamanan tidak mengizinkan anggota DPRD Psp masuk untuk melihat sistem pengolahan limbat PT Virco, dirinya tidak berada di kantor.
“Tapi itu sudah disampaikan kepada saya. Cuma waktu kejadian itu saya tidak berada di kantor tapi sedang di rumah,” ungkapnya.
Terkait penolakan itu, kata Herman, merupakan hal yang wajar. Sebab dalam sistem administrasi, seharusnya DPRD Psp sebelum melakukan kunjungan harus membuat surat pemberitahuan resmi kepada pihaknya, sehingga bisa mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk pertanyaan yang nantinya diajukan oleh DPRD.
“Seharusnya ada surat pemberitahuan dululah, mana bisa main datang-datang gitu aja. Kita kan punya administrasi juga. Jadi kalau mau kunjungan harus buat surat pemberitahuan dulu,” elaknya.
Sementara itu, Kakanpedalda Psp Imran Hasibuan tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya. Dari pengakuan stafnya yang hadir saat raker dengan Komisi II DPRD Psp, Imran Hasibuan sedang berada di Jakarta.
Sekretaris Komisi II DPRD Psp Sopian Harahap menambahkan, Komisi II akan mengawasi hasil uji laboratorium tersbeut dan mengklarifikasinya sekali lagi untuk kepastiannya jika sudah dipublikasikan. “Kita tak mau ada permainan. Kita tak ingin kejadian serupa terjadi berulang-ulang yang dapat merugikan warga,” tuturnya. (phn)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution diminta segera mengajukan 2 nama calon wakil bupati kepada DPRD. Keharusan ini terkait ketentuan dan peraturan bahwa masa jabatan masih lebih dari 21 bulan lagi. Selain itu, kesibukan bupati serta jarangnya bupati di Madina menjadi faktor pentingnya kehadiran wakil menjalankan roda pemerintahan. Itu […]

  • KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) akhirnya mengembalikan uang Pemkab Langkat Rp75 miliar lebih. Dana tersebut sebelumnya disita guna keperluan pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Syamsul Arifin. Pengembalian uang sitaan dilakukan pada Senin (2/7) lalu sekira pukul 16.00 WIB di kantor Bupati Langkat. Pengembalian itu disaksikan Kapolres Langkat AKB Eric Bhismo dan beberapa […]

  • Wali Kota Bersepeda ke Kantor

    Wali Kota Bersepeda ke Kantor

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ingin melihat wali kota yang tak terlalu memikirkan mobil dinas? Bacalah media-media tentang Eric Adams. Dia adalah Wali Kota New York, Amerika Serikat. Yang mengucapkan sumpah jabatan pada malam tahun baru 2022. Eric Adams ke kantor naik kendaraan pribadi: sepeda. Atau naik kendaraan umum: kereta bawah tanah. Gaya Eric ini tidak sama dengan mayoritas bupati atau wakil […]

  • Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kumpul Bukti SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Psp tahun 2010. Pengumpulan bukti-bukti ini sesuai permintaan dan informasi yang diterima dari beberapa pelamar CPNS. “Kita belum bisa beritahukan formasi apa dan siapa nama CPNS yang lulus […]

  • Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai BINJAI- Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7). Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang […]

  • Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Saat ini babiat (harimau) berkeliaran di kawasan Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Warga ketakutan, resah. Banyak yang takit mangguris (menyadap) karet di kebun. Dalam dua pekan terakhir ini tercatat sudah tiga kali babiat tersebut muncul di areal perkebunan warga. “Dalam dua pekan ini tercatat sudah tiga […]

expand_less