Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Sangketa Tanah, PTPN IV Tak Serius

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

MEDAN : PTPN IV tidak memperlihatkan keseriusannya untuk menyelesaikan masalah sangketa tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU). “Saya melihat tidak ada kesungguhan, malah sebaliknya terkesan menzolimi dan membiarkan kasus tanah eks HGU berlarut-larut,” ujar Ketua Komisi A DPRDSU Isma Fadly kepada pers di Medan, Jumat (13/1).
Menurut politisi Partai Golkar ini, ketidakseriusan itu bukan hanya terlihat dari upaya pelepasan hak tanah kepada rakat, tetapi enggan melakukan komunikasi dengan legislatif, khususnya Komisi A DPRD Sumut untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada di Sumut.
“Dalam rapat dengan rakyat terkait kasus tanah eks-HGU, jajaran direksi PTPN IV malah tidak datang ke Komisi A DPRD Sumut. Bagaimana kita mau memecahkan masalah tanah di Sumut,” jelasnya.
Menurut Isma, sekitar 13.000 hektar tanah rakyat eks HGU PTPN II, III dan IV diduga telah dirampas mafia tanah maupun PTPN dan hingga kini masih terkatung-katung peyelesaiannya.
Seluruh tanah tersebut, yang seharusnya didistribusikan kepada masyarakat tersebar di sejumlah kabupaten/Kota se-Sumut, yaitu 5.830 hektar lebih lahan eks HGU PTPN II, 6000 hektar lebih lahan eks HGU PTPN III dan 2000 hektar lebih lahan eks HGU PTPN IV. Isma mengakui, penyelesaian tanah membutuhkan kesungguhan menyeluruh dari semua pihak. “PTPN IV harus serius, jangan berdiam diri,” katanya.
Menyinggung soal mapping team yang dibentuk Pempropsu dengan melibatkan unsur Muspida Plus, Isma menyebutkan, langkah ini dipandang positip. “Kita beri kesempatan kepada Plt Gubsu, dan pihak terkait lainnya, agar memetakan tanah yang bermasalah. Petakan mana HGU maupun eks HGU. Selama mapping team bertugas selama 6 bulan yakni Mei 2012, kita juga minta kepada PTPN termasuk PTPN IV jangan melakukan okupasi lahan. Biarkan tim bekerja, dan itu akan kita dukung,” ujarnya. Warga yang melakukan demo di DPRD Sumut berulang kali mendesak pendistribusian 5.873 ha tanah eks HGU PTPN2 kepada petani, dan menegaskan menolak perpanjangan HGU PTPN2 atas areal tanah 56.431 ha di Langkat, Binjai, Deliserdang dan Serdang Bedagai. Kemudian, mendesak dicabutnya SK BPN No 51, 52, 53, 57, 58, 42, 43 dan 44 Tahun 2000 dan SK BPN No 10 Tahun 2004, cabut SK Gubsu No 188.44/871/KPTS/2001 tentang Pembentukan Timsus Pematokan, Pengukuran dan Pemetaan Tanah Areal Perpanjangan HGU PTPN2 seluas 56.341 ha. (n P06.portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing Dikukuhkan

    Pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Badan Pemangku Adat Mandailing berhasil menyusun kepengurusan dan mengukuhkan Lembaga Adat Budaya Mandailing (LABM) Kabupaten Mandailing Natal periode 2017-2022, Selasa (28/2) di Bagas Godang Pidoli Lombang, Panyabungan. Berdasar hasil Rapat Kerapatan Adat Raja-Raja Panusunan, Baginda Mangaraja Soaloon yang lebih dikenal dengan Raja Efendi Nasution ditetapkan sebagai Ketua Harian. Pengukuhan Baginda Mangaraja […]

  • LBH: Dahlan berbohong

    LBH: Dahlan berbohong

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    MEDAN – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan PT PLN Wilayah 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah melakukan pembohongan publik terkait penyataan keduanya yang berjanji mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Sumut. Hal itu yang membuat LBH Medan melayangkan somasi kepada kedua instansi tersebut.”Kita mencatat ada dua kali pernyataan yang […]

  • Tak Ada Air, Pasien RSUD Mengeluh

    Tak Ada Air, Pasien RSUD Mengeluh

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan di Jalan FL Tobing, Kecamatan Psp Utara, nyaris mengalami krisis air. Akibatnya, pasien dan pengunjung pun mengeluh atas ketiadaan air di beberapa kamar mandi dalam ruangan perawatan di sana. Kepada wartawan, Rabu (16/10), salah seorang pasien yang dirawat di ruang utama RS tersebut, S […]

  • Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Penyakit masyarakat, seperti judi toto gelap (togel) dan kim mulai menggurita di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Malah untuk mendapatkan permainan haram itu sangat mudah diakses dalam dunia maya ataupun internet. “Saat ini keberadaan judi itu menjadi buah bibir masyarakat di Madina. Dan, apabila ini tidak segera diantisipasi pemerintah, maka dikhawatirkan akan merusak […]

  • Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kebaradaan warung internet (Warnet) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), cukup diminati anak sekolah. Para anak sekolah memadati warnet untuk mengerjakan tugas sekolah. Ada juga yang sekadar main game online. Pantauan beritasumut.com di Panyabungan, Senin (04/10/2010), keberadaan anak sekolah hampir ditemui di tiap warnet. Ada yang main game, ada yang mengerjakan tugas sekolah, ada juga […]

  • Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) bersama PT.Askes Cabang Padangsidimpuan melaksanakan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-Kes) di Panyabungan, Senin (4/11/2013). Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan paska terbitnya Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS, saat ini pemerintah sedang […]

expand_less