Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran.

Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf Dongoran kepada wartawan, Rabu (15/4).

Sejauh ini pihaknya masih mendampingi petani di enam desa akibat keterbatasan dana dan jumlah personil pendamping. Jika kelak dana sudah memadai maka akan ditambah jumlah desa yang akan didampingi.

Diungkapnya, pendanaan program ini bersumber dari program TFCA Sumatera yang merupakan program Debt Nature Swap antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat.

Sedangkan pelaksananya  adalah  Konsorsium SRI dalam rentang waktu 2015-2017 untuk propinsi Sumatera Utara.

“Salah satu program TFCA Sumatera ini adalah membantu petani Indonesia yang berada di pedesaaa pinggir hutan untuk mampu mengelola pertanian rakyat secara akrab lingkungan. Sehingga antara kepentingan ekologi dan ekonomi menjadi seimbang dan terjaganya kualitas alam dan meningkatnya perekomian masyarakat,” kata Rasyid.

Untuk Mandailing Natal, lanjut Rasyid, SRI akan fokus pada program pengembangan kopi. Pasalnya, peluang pasar kopi sangat menggiurkan dan dinilai mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi petani.  Selain itu,  kopi Mandailing sendiri telah diklaim oleh daerah lain, yang mengakibatkan petani kopi di Mandailing dan para penikmat kopi Mandailing dirugikan.

“Berangkat dari hal tersebut, maka kita akan bergerak membantu petani Mandailing melalui program TFCA Sumatera, namun butuh komitmen kuat dari pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi serta pihak swasta lainnya untuk bahu membahu menolong kondisi dan akserasi pertumbuhan produksi kopi Mandailing yang bermutu ekspor ke depan,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Buka Kompetisi Suzuki Cup I

    Bupati Madina Buka Kompetisi Suzuki Cup I

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) melalui Kadispora Pariwisata dan Budaya Drs Ansor Nasution MM membuka kompetisi Sepak Bola Suzuki Cup I Panyabungan Barat. Acara pembukaan berlangsung di lapangan hijau Kelurahan Longat Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat sore (6/1). Bupati Madina melalui Kadispora Pariwisata dan Budaya Drs Ansor MM dalam arahannya mengatakan agar kompetisi ini dijadikan sebagai […]

  • Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas Mapolres Madina, Mandailingonline Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat […]

  • Tapsel, Madina, Paluta, Palas dan Padangsidimpuan Kekurangan Guru Agama

    Tapsel, Madina, Paluta, Palas dan Padangsidimpuan Kekurangan Guru Agama

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN Wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),Mandailing Natal (Madina), Padanglawas Utara (Paluta),Padanglawas (Palas) dan Kota Padangsidimpuan masih kekurangan tenaga guru dan kesehatan. Kondisi tersebut diketahui setelah Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi kabupaten dan kota di Tabagsel.Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumut Rahmiana Pulungan, Senin 16 Mei 2011, mengatakan, umumnya […]

  • BACALON PEMIMPIN MADINA

    BACALON PEMIMPIN MADINA

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.M.Daud Batubara, MSi Pembahasan tentang masa depan daerah saat ini semakin gencar oleh rakyat di daerah dalam konteks antara harapan dan kekhawatiran terhadap keberadaan daerah dan rakyatnya. Bukan saja di Mandailing Natal (Madina), diyakini rakyat yang kapasitas budaya politiknya pada di level partisipan, jauh-jauh hari telah menjadikan pilihan topik Pilkada ketika kongko-kongko di berbagai […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

  • Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOMENTAR pedas dilontarkan Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin terkait kebijakan negara-negara Barat terhadap dunia Islam. Ia menyebut Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu telah bertingkah layaknya “monyet bergranat”. “Sikap Barat terhadap dunia Islam seperti seekor monyet yang membawa granat” tulis Rogozin di akun Twitter miliknya, Selasa (27/8). Pernyataan keras ini dilontarkan seiring menguatnya ancaman intevensi […]

expand_less