Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

UKS dan Apotik Hidup di SD Negeri 080 Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
  • print Cetak

Kepala SD Negeri 080 Torkis, S.Pd, M.Pd di ruang UKS, Sabtu (23/10/2021). Foto: Mandailing Online/Ojie

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum ada pandemi covid-19, keberadaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sudah menjadi sesuatu yang penting untuk menangani kesehatan siswa.

Siswa yang kurang enak badan bisa langsung dibawa ke UKS untuk mendapat penanganan pertama.

Keberadaan UKS makin penting dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi covid-19 seperti saat ini.

Adanya UKS akan menjadi motor penggerak di dalam membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di sekolah.

Kepala SD Negeri 080 Torkis, S.Pd, M.Pd menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Sabtu (23/10/2021) mengatakan, pentingnya peran  manajemen UKS sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran kasus covid-19 dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas.

“Anak-anak harus diberi pemahaman agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan di manapun berada,” katanya.

UKS memberikan edukasi, pemahaman tentang  perilaku  hidup sehat. untuk mewujudkan generasi hebat dan sehat terutama di masa pandemi covid-19 ini.

Peran UKS juga berguna mensukseskan dan mendukung perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS). Pihak sekolah pun telah menyediakan wastafel atau tempat cuci tangan di masing-masing  depan kelas.

“Terlebih saat pandemi ini kami juga  menyediakan hand sanitizer dan thermogun untuk cek suhu siswa, selain itu setiap pelajar diwajibkan memakai masker,” ungkapnya.

Ketika disinggung tentang ruangan UKS, Torkis mengatakan akibat keterbatasan ruangan maka ruang guru dijadikan sebagai ruang UKS, dan ruang perpustakaan di gabung dengan ruang guru.

Pantauan Mandailing Online, dalam ruang UKS tersedia tiga tempat tidur, kotak lemari P3K, lemari administrasi, poster-poster UKS dan poster perilaku hidup sehat.

“UKS ini di dukung  2 dokter kecil dan satu perawat binaan dari Puskesmas Panyabungan Jae,  dan UKS SD Negeri 080 sudah memiliki kepengurusan terstruktur, ketuanya adalah Torkis S.Pd, M.Pd; Sekretaris Mangaraon Zazzali dan didukung 20 anggota yang merupakan guru pada sekolah tersebut.

Selain itu di halaman sekolah juga tersedia apotek hidup dengan 78 jenis tumbuhan.

Peliput : Ismail Ojie

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prospek Bandara Mandailing Natal

    Prospek Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Cukup menarik perhatian mengikuti perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) Bukit Malintang yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), provinsi Sumatera Utara. Hingga dengan pekan lalu dikhabarkan, progres atau laporan kemajuan pembangunan bandara itu sudah mencapai 50 persen. Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Nasution juga sempat meninjau pembangunan bandara pekan lalu. […]

  • FKI-1 Unjuk Rasa Desak Bupati Berhentikan Kadis Perhubungan

    FKI-1 Unjuk Rasa Desak Bupati Berhentikan Kadis Perhubungan

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Kabupaten Mandailing Natal melakukan unjuk rasa meminta bupati memberhentikan Kepala Dinas Perhubungan Madina yang sudah menjadi tersangka korupsi. Unjuk rasa dimulai di Kantor Dinas Perhubungan Madina dan kemudian berpindah ke kantor bupati Madina lalu berlanjut ke gedung DPRD Madina, Selasa (23/2). […]

  • YRKI Desak Pemprovsu Dorong Kemandirian Desa

    YRKI Desak Pemprovsu Dorong Kemandirian Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) mengusulkan agar Pemerintah Sumatera Utara melahirkan semacam regulasi atau peraturan gubernur untuk mendorong percepatan kemajuan dan kemandirian desa. Ketua YRKI, Amir Hamdani Nasution SHI,MH menyatakan perkembangan dan kondisi desa di Sumatera Utara pasca pemberlakuan UU Desa masih miris dan mengecewakan. Usulan itu disampaikan YRKI dalam pertemuan […]

  • Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

    Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Toke atau pengumpul kulit manis, Sugeng Rajamin (24), ditemukan tewas di dalam saluran air di pinggir Jalan Abdul Haris Nasution, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Batunadua, Kota Psp, Minggu (27/1) sekitar pukul 10.00 Wib. Diduga, korban tewas akibat dihantam linggis. Informasi yang dihimpun wartawan dari Polres Tapsel, kemarin menyebutkan, sesuai laporan […]

  • KPU Madina mulai lipat suara

    KPU Madina mulai lipat suara

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN –  Mulai hari ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina), Sumatera Utara (Sumut), mulai melaksanakan pelipatan surat suara di Gudang KPU Madina, Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Madina. Pelipatan kertas suara dipantau langsung oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Madina Henri Pulungan. “Kita akan terus memantau kegiatan kelipatan kertas suara yang […]

  • Terisolir, Kaum Ibu Desa Batahan Hanya Dua kali Setahun Melihat Pasar

    Terisolir, Kaum Ibu Desa Batahan Hanya Dua kali Setahun Melihat Pasar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Berkunjung ke pasar Kotanopan bagi kaum ibu di Desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) adalah kesempatan langka. Pasalnya angkutan umum hanya sekali dalam seminggu mesuk ke desa ini kaibat parahnya infrastruktur jalan. Perongkosan pun sangat mahal, 50.000 rupiah per orang. Ditengah kemiskinan, uang 50.000 adalah nilai yang sangat mahal sehingga […]

expand_less