Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Usai Ribuan Massa Blokir Jalan Selama 21 Jam, 62 Warga Dibebaskan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
  • print Cetak

Akhirnya, 62 warga Desa Tolang Jae,Kecamatan Sayur Matinggi,Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang ditahan polisi karena diduga membakar 10 rumah di Dusun Adian Goti, dibebaskan.

Pembebasan mereka dilakukan setelah ribuan warga dari 3 desa yaitu Tolang Jae, Sipange Godang, dan Sipange Julu, memblokir jalan negara atau Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) antara Tapsel ke Kabupaten Mandailing (Madina) selama 21 jam. “Semua warga yang ditahan sudah dikeluarkan Polres Tapsel, Rabu (25/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Saya ikut langsung dalam proses pengantarannya,” kata Anggota DPRD Tapsel yang juga sebagai mediator, Ali Imran Hasibuan.

Menurut Ali Imran, sebanyak 15 warga yang dinyatakan tidak bersalah telah dibebaskan Polres Tapsel pada Selasa (24/12) sore. Namun, atas kesepakatan bersama, ke-15 orang tersebut diinapkan di Kantor Golkar Tapsel, Jalan Ade Irma Suryani, Kota Padangsidimpuan. Dan, baru sekitar pukul 23.00 WIB. Semuanya dikembalikan ke keluarga masing-masing bersama dengan 47 orang lainnya.

Blokir Jalan Negara Selama 21 Jam
Sebelumnya, sekitar seribuan warga dari 3 desa yaitu Tolang Jae, Sipange Godang, dan Sipange Julu, Kecamatan Sayur Matinggi Tapsel, mulai Selasa (24/12) sekitar pukul 19.00 WIB, memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) antara Tapsel ke Kabupaten Mandailing (Madina) selama 21 jam.

Warga meletakkan meja, kursi, teratak (tenda), membakar ban bekas, hingga memasak di tengah jalan. Aksi tersebut adalah buntut dari penangkapan 62 warga yang diduga telah melakukan pembakaran terhadap 10 rumah (7 hangus terbakar dan 3 hanya pada bagian dapur) di Dusun Adian Goti beberapa waktu lalu. Mereka menuntut kepada pihak terkait untuk membebaskan semuanya.

Tak pelak pemblokiran jalan negara ini membuat arus lalu lintas lumpuh total. Dan, Rabu (25/12) sekitar pukul 15.30 WIB, setelah dilakukan mediasi yang alot, warga akhirnya membuka jalan dan kendaraan pun dapat melintas.(metrotabagsel)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Meluap Terjang Sawah, Jembatan, Rumah

    Sungai Meluap Terjang Sawah, Jembatan, Rumah

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANDAILING NATAL (Mandailing Online) – Sejumlah sungai meluap di Kabupaten Mandailing Natal pada Sabtu, 3 Nopember 2012 akibat curah hujan cukup ekstrim yang turun secara terus menerus sejak siang hingga malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Mandailing Natal, Rizfan Juliardy Hutasuhut, ST kepada wartawan mengungkapkan, sawah dan kebun penduduk di sejumlah kawasan dilanda banjir, […]

  • Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada berbagai aktor dan faktor yang menyebabkan perpindahan manuskrip-manuskrip Islam ke tangan Barat. Sebagian manuskrip diperoleh lewat perampokan dan penjarahan pada masa kolonialisme. Yang lain, melalui proses transaksi jual-beli. Tapi, ada pula yang sengaja dihadiahkan oleh penguasa Muslim. Stefanie Brinkmann dari Institute of Oriental Studies, University of Leipzig, mengatakan, banyak koleksi naskah Islam berasal […]

  • BACALON PEMIMPIN MADINA

    BACALON PEMIMPIN MADINA

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.M.Daud Batubara, MSi Pembahasan tentang masa depan daerah saat ini semakin gencar oleh rakyat di daerah dalam konteks antara harapan dan kekhawatiran terhadap keberadaan daerah dan rakyatnya. Bukan saja di Mandailing Natal (Madina), diyakini rakyat yang kapasitas budaya politiknya pada di level partisipan, jauh-jauh hari telah menjadikan pilihan topik Pilkada ketika kongko-kongko di berbagai […]

  • Dua Pelajar Mompang Julu Dapat Penangguhan Tahanan

    Dua Pelajar Mompang Julu Dapat Penangguhan Tahanan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap dua pelajar kasus kerusuhan Mompang Julu. Kedua pelajar dan masih dibawah umur itu berinisial IAH (16) dan RN (17) dikembalikan kepada orang tua mereka, Rabu (8/7/2020). Penangguhan penahanan dikabulkan setelah dilaksanakan pertemuan antara Muspika Panyabungan Utara, Kadis PPPA, tokoh masyarakat dengan Kapolres […]

  • Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sudah menjadi rahasia umum, banyak sekali oknum-oknum dari ormas-ormas yang tidak jelas kiprahnya, membuat resah masyarakat dan instansi-instansi pemerintah, termasuk kalangan swasta. Menanggapi masalah tersebut, Kasubdit Ormas Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Bahtiar, menjelaskan, dengan adanya UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan diharapkan hal-hal buruk tersebut bisa dieliminir. “Karena Undang-undang Nomor […]

  • Pemkab Madina Tetap Komit Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Pemkab Madina Tetap Komit Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut menyatakan komitmennya untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Pemkab Madina juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam berbagai upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, mengungkapkan bahwa peningkatan hasil panen petani […]

expand_less